Headlines News :

Kapolda Kaltim : Kumpulkan Bukti Kelalaian Runtuhnya Jembatan Kutai

Written By NTMC on Selasa, 29 November 2011 | 12.57


SAMARINDA - Kapolda Kaltim Irjen Pol Bambang Widaryatmo menegaskan, runtuhnya jembatan Kutai Kartanegara akibat faktor kelalaian dan polisi akan menetapkan tersangka atas kejadian ini.
Namun polisi masih melakukan investigasi mendalam mengumpulkan bukti-bukti terjadinya faktor kelalaian. "Sejauh ini, belum ada penetapan tersangka. Karena harus kita lakukan (selidikii) semuanya, termasuk aspek pengumpulan dan penelitian dokumen-dokumen sejak awal hari kejadian sampai sekarang," kata Bambang.
Bambang mengetahui jembatan Kukar dibangun oleh PT Hutama Karya (HK). Selanjutnya, pemeliharaan jembatan oleh PT Bukaka. "Nah, kita investigasi lebih dalam lagi, PT Bukaka apakah sub pekerjaannya ke kontraktor lain atau tidak. Kita juga nggak mau sembarangan investigasi karena menyangkut masalah besar yang menimbulkan korban banyak," katanya.
Bambang memastikan kasus runtuhnya jembatan Kukar, polisi akan menetapkan tersangkanya yang dijerat pasal 359 dan pasal 360 KUHP tentang kelalaian menyebabkan orang meninggal dunia dan luka-luka. "Tetapi sebelum menetapkan tersangka, polisi jalani investigasi untuk mengumpulkan bukti-bukti faktor kelalaian," katanya.

Operasi Zebra Oleh Ditlantas Polda Metro Jaya Mulai 28 November


JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI yang menyiagakan sebanyak 200 personel untuk mendukung Operasi zebra yang dilakukan Ditlantas Polda Metro Jaya mulai tanggal 28 November-11 Desember 2011.
Seperti disampaikan Kadishub DKI, Udar Pristono, di mana menurutnya 200 personel tersebut sebagai wujud dukungan terhadap kegiatan operasi zebra yang bertujuan menertibkan kendaraan saat berlalu-lintas. Dikatakannya, ratusan personel ini akan membantu polisi untuk melakukan penertiban, khususnya pada angkutan umum. "Kita kemarin juga ikut apelnya. Tentu kita dukung. Kalau tidak, untuk apa saya terjunkan ratusan personel saya," ujar Pristono, Selasa (29/11/2011).
Menurutnya penertiban dalam operasi zebra juga telah berkoordinasi dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI. Mengingat di Jakarta saat ini terdapat 859.692 unit angkutan umum dari berbagai jenis. "Koordinasi antar instansi ini penting. Termasuk dengan Organda agar program ini berjalan lancar," ucapnya. Sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya menyatakan dukungannya terhadap razia seragam dan kartu identitas para sopir angkot yang dilakukan Dishub DKI.
Ditlantas menyatakan turut membantu dengan menindak angkutan umum yang membawa penumpang melebihi kapasitas. Misalnya angkutan umum yang membawa suporter bola sampai ke atap kendaraan, bakal kena tilang karena dinilai bisa membahayakan keselamatan penumpang.

Jadwal Baru KRL Mulai Desember 2012

Dalam waktu dekat ini, PT Kereta Api Commuter Jabodetabek (KJC) akan menerapkan jadwal baru perjalanan kereta. Hal ini dilakukan karena ada penambahan perjalanan yang semula 467 menjadi 531 perjalanan setiap hari.

Tapi perubahan jadwal atau pola perjalanan yang bertujuan untuk penyederhanaan rute untuk mengurangi overlapping perlu disosialisasikan lebih lama.

Jadwal baru KRL akan diberlakukan mulai diujicoba pada mulai tanggal 1 sampai 4 Desember 2011. Senin, 5 Desember 2011, seluruh jadwal akan resmi diberlakukan.

Kereta dari Serpong yang biasanya sampai Manggarai, nantinya hanya akan sampai Stasiun Tanah Abang, dan kembali lagi ke Serpong.

Jadi, penumpang yang akan menuju ke Sudirman dan Manggarai, harus ikut kereta dari Jatinegara yang akan menuju Bogor. Sementara kereta dari Tangerang yang biasanya ke Kota, hanya akan sampai Stasiun Duri.

Kemudian untuk kereta dari Bekasi ke Kota yang biasanya akan melewati Stasiun Senen dan Kemayoran, sekarang sudah tidak ada lagi. Khusus dari Bekasi, hanya ada kereta ke Kota melalui Manggarai.

Kereta dari Bogor dan Depok nantinya ada dua rute, yaitu Bogor-Manggarai-Sudirman-Tanah Abang-Kemayoran - Jatinegara PP, dan Bogor - Depok - Manggarai - Cikini - Kota PP. 

Hanya saja jumlahnya akan lebih banyak yang ke Jatinegara. Para penumpang yang akan ke Kota siap-siap transit di Manggarai, dan naik KRL dari Bekasi.

Kereta jurusan Tangerang - Kota hanya sampai Stasiun Duri dan belum bisa dipastikan kelancaran transitnya. "Semoga masih ada kebijaksanaan. Kereta mengemban amanah untuk melayani masyarakat dengan baik." Ujar Mamat, pengguna kerata asal Tangerang.

Dalam perubahan ini, PT KCJ memangkas 37 rute yang ada menjadi enam rute. Ini dilakukan agar tidak terjadi lagi crossing (persilangan) yang mengakibatkan antrean dan memakan waktu cukup lama.

Adapun enam rute yang efektif beroperasi yaitu rute 1 melintas Bogor-Manggarai-Tanah Abang-Duri-Jakarta Kota-Jatinegara. Rute 2 melintas Parung-Panjang-Serpong-Tanah Abang. Kemudian Rute 3 melewati Tangerang-Duri. Rute 4 melintas Tanjung Priok-Jakarta Kota.

Rute 5 melintas Bekasi-Jatinegara-Manggarai-Jakarta Kota, dan 6 Bogor- Manggarai-Jakarta Kota. "Rute untuk lintas Bogor ditambah mengingat penumpang untuk jurusan ini paling besar," terang dia.

Kereta tujuan stasiun Kota hanya berhenti di stasiun Manggarai. Setelah itu penumpang yang ingin menuju Kota, Tanah Abang, Bekasi dan lainnya berganti kereta.

Korban Jembatan Ambruk Ditemukan 18 Tewas dan 40 Luka

SAMARINDA - Hingga, Selasa (29/11/2011) siang, korban tewas ditemukan 18 orang dan luka-luka 40 orang.

Tim DVI (Disaster Victim Identification) juga sedang memeriksa jenazah korban di tenda post mortem RS AM Parikesit Kutai Kartanegara, Selasa (29/11/2011). Tim ini melaksanakan sejumlah pemeriksaan dan identifikasi serta penanganan jenazah sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Untuk evakuasi korban yang belum ditemukan, jembatan Kukar akan ditarik agar tidak mencelakai ponton batubara bermuatan besar yang ingin melintas di lokasi kejadian itu. Sedangkan untuk mengeluarkan muatan mobil dimana tempat korban terjebak, kini tim Basarnas dan TNI AL akan melakukan penyelaman.

25 Penyelam Dikerahkan Cari Korban Jembatan Ambruk

TENGGARONG - Pencarian korban tenggelam ambruknya Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, dilanjutkan lagi hari ini, Selasa (29/11/2011). Sebanyak 25 penyelam diturunkan ke Sungai Mahakam.

Para penyelam terdiri dari VICO 4 orang, Linmas Bontang 2, tim Sarnas 6, Kopaska TNI AL 4, Brimob Polda Kaltim 6, Polairud 2 dan KPC 1.

Para penyelam hari ini bertugas melakukan pengecekan kedalam air, dan melakukan penyelaman khusus untuk mencari korban di antara reruntuhan jembatan.

Sementara ini, Berikut data 13 korban tewas yang sudah teridentifikasi:
1. M. Fariuz, laki, 22, Jl. Danau Aji Tenggarong
2. Agus, laki, 25, Gang Wakab Tenggarong
3. Alisyah, perempuan, 6 bulan Kecamatan Loa Kulu, Tenggarong.
4. Fadlan, laki, 17, Desa Jongkang Tenggarong Seberang
5. Iskandar alias Kondoy, laki, 35, Kelurahan Timbau Tenggarong
6. Samsul, laki, 24, Tenggarong Seberang
7. Supriyadi, laki, 31, MT. Haryono, Kecamatan Loa Kulu, Tenggarong
8. Huzairi 40 warga Samarinda Perumahan Puri Sungai Kapih
9. Erli Erlianah 39 tahun, Jl Seluang Tenggarong
10 Alisha 9 tahun, Jl Jend Ahmad Yani Loa Kulu
11. Rusmini (30), Loa Kulu
12. Robiansyah, Teluk Dalam
13. Aldi (12 tahun), Loa Kulu.

Dalam 2 Bulan, Kecelakaan Telan 30 Korban Nyawa


PURWAKARTA – Akibat kecelakaan di wilayah hukum Polres Purwakarta selama dua bulan terakhir, sebanyak 30 nyawa orang melayang dijalan raya. Sebanyak 33 orang luka berat dan 157 luka ringan, dengan kerugian materiil ditimbulkan dari 123 kasus kecelakaan mencapai Rp 525,6 juta.
“ Data dua bulan Oktober dan Nopember ini, kecelakaan didominasi kendaraan roda 2 (sepeda motor) sebanyak 121 unit sepeda motor dan kendaraan R4 (mobil) 78 unit. Angka kecelakaan di Tol Cipularang menurun.
Kecelakaan banyak terjadi dijalan arteri Purwakarta-Bandung,” ungkap Kapolres Purwakarta AKBP Bahtiar UP didampingi Kasatlantas AKP Herbas Sudewo, usai apel akbar operasi zebra di Mapolres Purwakarta, Senin (28/11).
Sudewo menjelaskan, tujuan pelaksanaan operasi zebra lodaya 2011 ini menekan angka kecelakaan dijalan raya,mengatur tingkat kesemrawutan dan menyosialisasi UU 22 tentang lalu lintas.
“ Sasaran akhir operasi zebra tumbuhnya kesadaran pengguna jalan berlalu lintas yang baik dengan tetap memerhatikan aspek keselamatan seperti melengkapi atribut berkendara seperti berhelm SNI dan lainnya .Bila kesadaran memaknai berkendara yang baik ini tumbuh, niscaya angka kecelakaan menurun,” ujarnya.
Disebutkan, pada Operasi Zebra Lodaya 2011 lebih dikedepankan tindakan preventif  80 persen. “ 20 persen lagi tindakan pre-entif semisal memberi penyuluhan kepada pengguna jalan,” imbuh Sudewo seraya menambahkan, tingginya angka kecelakaan ini karena factor manusia yakni bersikap lalai dan tak menaati ketentuan berlalu lintas dijalan raya.
“ Berkendara ugal ugalan dan tak melengkapi diri dengan safety body berlalu lintas seperti berhelm SNI. Pengguna jalan alami kecelakaan dari berbagai lapisan usia remaja sampai orang tua,” ungkapnya.
Guna mengawasi prilaku ugal ugalan remaja dipelosok pedesaan, lanjut Sudewo, pihaknya mengandalkan satlantas yang berada di polsek polsek dengan kendali di kapolsek.
“ Di Polsek polsek sekarang kan sudah ada, satlantasnya. Kita telah berkoordinasi dengan para Kapolsek agar menyosialisasi UU 22 tentang lalu lintas. Supaya tak ada lagi pengendara motor tak berhelm dan tak lagi berkendara ugal ugalan . Dengan pengawasan ketat ini, diharapkan perilaku mereka berkendara menjadi lebih baik,” tandasnya

Polres Purwakarta Bekuk 5 Maling Motor


PURWAKARTA  – Jajaran Polres Purwakarta berhasil membekuk komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) yang beroperasi di sejumlah tempat di wilayah hukum Polres Purwakarta. 5 tersangka berhasil dibekuk dan disita 3 unit sepeda motor hasil curian.
Kelompok ‘Cikampek’ berhasil dibekuk petugas Buru Sergap di Cikampek,Karawang, Minggu (27/11). Mereka adalah, Roh bin Efik (18), warga Kp Sukaseuri, Cikampek, Karawang dan UD bin Rumtoat (18), warga Kp Cijalu, Desa Cikampek Selatan, Karawang. Dari dua ‘kelompok Cikampek’ ini, petugas menyita satu unit sepeda motor Honda Beat yang mereka curi di sekitar Desa Ciwareng,Purwakarta.
” Roh cs mengaku telah 4 kali melakukan tindak curanmor di Purwakarta ini,” jelas Kapolres Purwakarta AKBP Bahtiar UP didampingi Kasatreskrim AKP Irfan Nugraha, Selasa (29/11).
Saat menjalani pemeriksa, Roh mengaku aksinya dilakoni berkelompok hingga menyebut satu persatu kawan seprofesinya yang kini dalam pengejaran petugas Buser Polres Purwakarta. Mereka adalah Tom, Buy, Ceb dan Kup.
Sebelumnya Jumat (25/11), petugas Polsek Plered, Purwakarta, meringkus dua pelaku curanmor warga Cianjur, yakni SM, 21 dan HM, 20. Mereka diringkus beberapa saat setelah mencuri sepeda motor Suzuki Satria No Pol T 5569 BK milik seorang warga Plered. Korban cepat berteriak hingga massa pun mengejar dan berhasil ditangkap disekitar area PLTA Cirata, Kec Maniis,Purwakarta.
Sedangkan, petugas Polsek Bungursari menangkap pelaku curanmor yang beroperasi di kawasan industri Bukit Indah City (BIC) Kec Bungursari. Pelaku EH, 35, diringkus setelah menyabet sepeda motor Yamaha Mio No Pol T 6359 BB milik Yayan Nuryanti. Selain motor Mio, disita dari tangan pelaku, satu lembar STNK,1 buah anak kunci dan kunci leter ‘T’.
” Kita tidak kompromi dengan tindak kejahatan curanmor. Jadi jangan berani bertindak jahat di Purwakarta karena kami siap melibas kawanan curanmor,”tegas Bahtiar.
Keberhasilan jajarannya, diakui Kapolres, tentunya tidak lepas dari peran aktif masyarakat dalam upaya mendukung polisi menjaga ketertiban dan keamanan diwilayah ini. ” Kami sadar betul peran aktif masyarakat tentunya sangat membantu dalam upaya menciptakan iklim kondusif di Purwakarta,” pungkas Kapolres

Lokasi SIM & STNK Jakarta, Hari ini Selasa 29 Nov 2011


Masyarakat yang ingin  perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Selasa, 29 November 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gedung Thamrin City
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Depan Graha GAPEMBRI Jl. Boulevard Barat Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk
STNK : Mall Citra Land

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Masjid AT'TIN TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 14:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-5276001
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Mogok, Bus PPD Ditabrak Kereta


JAKARTA – Sebuah bus PPD 43 jurusan Cililitan – Tanjung Priok ditabrak kereta di pintu perlintasan Cipinang Lontar, Jl. I Gusti Ngurah Rai, Cipinang, Jaktim, Senin (28/11) sekitar pk. 21:00 Wib.
Menurut keterangan sopir, Kurdi (45) “Waktu pas melewati rel kereta api, tahu-tahu koplingnya jebol, makanya busnya ngga bisa jalan lagi,” kata Kurdi.
Menurut Kurdi bus yang kala itu tidak berpenumpang tengah melintas untuk menuju pol di kawasan Pulogadung. Ketika bus tak bisa bergerak lagi, pintu perlintasan kereta mulai berbunyi yang menandakan kereta akan melintas. Sang sopir pun langsung lompat untuk menyelamatkan diri.
“Pas kereta mau lewat yang jaraknya kira-kira 60 meter saya langsung lompat aja, yang penting nyawa saya selamat,” ujarnya.
Mobil bus yang beratnya diperkirakan 5 ton itu, langsung terseret kereta sejauh 100 meter oleh kereta yang menuju ke arah Bekasi. Bus yang ringsek itu langsung di derek petugas satlantas satwil Jaktim.
Sementara itu Kasat Lakalantas Satwil Jaktim, AKBP Sudarsono mengatakan kalau kecelakaan tersebut disebabkan dari kelalaian manusia, pasalnya bus yang sudah tidak layak jalan itu masih beroperasi.
“Akibat bus yang tidak layak jalan menjadi penyebab kecelakaan tersebut,” tutur Sudarsono.

Kecelakaan Proyek Perbaikan Jembatan


SURABAYA – Peristiwa naas menimpa seorang pekerja perbaikan jembatan di Situbondo, Jawa Timur. Jembatan tiba-tiba saja roboh saat besi penyangga yang hendak dipasang ke tiang penyangga. Akibatnya, satu orang tewas dan melukai empat pekerja lainnya.
Korban tewas akibat jembatan roboh di Desa Bantungan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, diketahui bernama Dedy Firmansyah (25). Dia meregang nyawa setelah tertimpa besi penyangga jembatan tersebut.
Kecelakaan kerja ini bermula saat para pekerja menaikkan besi jembatan menggunakan katrol. Diduga karena tak kuat menahan beban besi jembatan sepanjang 300 meter, tiang penyangga derek tiba–tiba saja patah dan menimpa para pekerja yang sedang menarik katrol. Aparat polisi yang tiba di lokasi kejadian, langsung mengamankan lokasi.
Selain menyebabkan seorang pekerja tewas, kecelakaan kerja ini juga menyebabkan empat pekerja lain, masing–masing Ahmad Hariyanto, warga Bondowoso, serta Imam Hariyadi, Fendi dan Syaiful.
Keempatnya merupakan warga Situbondo yang menderita luka berat patah tulang tangan dan kaki. Mereka pun harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit Elizabeth Situbondo.
Janazah Dedy Firmansyah kemudian langsung dibawa ke kamar jenazah RSU Abdurrahem, Situbondo.
Akibat peristiwa ini, beberapa orang dari Dinas PU Bina Marga dan pengairan Situbondo dimintai keterangan polisi

BBM Channel

Anda Pengunjung Ke

Arsip Berita

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. NTMC KORLANTAS POLRI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger