Headlines News :

Perbaikan Jalur Pantura Masih Terus Berlangsung

Written By Mediaatas on Sabtu, 28 Juli 2012 | 13.27

 
KARAWANG- Arus kendaraan tersendat di sekitar lokasi perbaikan di jalur utama pantai utara Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (28/7/2012) pagi tadi. Penutupan satu jalur serta aktivitas masuk kerja di beberapa pabrik memaksa pengendara bergerak perlahan akibat penyempitan jalan.

Satu jalur di ruas sepanjang 2,6 kilometer menuju arah Cikampek masih ditutup karena dalam proses perbaikan. Penutupan dimulai dari daerah Purwasari hingga Dawuan Barat. Sejumlah alat berat terparkir di badan jalan.

Selain itu, terdapat juga urukan material di sepanjang ruas tersebut. Satu jalur ditutup sehingga ruas jalan menyempit dari empat lajur menjadi dua lajur untuk dua arah kendaraan.

Selain ruas Purwasari-Dawuan Barat yang masih dikerok beton dan aspal lamanya, perbaikan ringan juga terlihat di Purwasari-Kosambi. Sejumlah pekerja terlihat memperbaiki tanggul selokan, trotoar, dan median jalan.

Arus juga tersendat di sekitar Pasar Kosambi. Adanya pedagang yang menggelar lapak dan parkir kendaraan di bahu jalan membuat arus tersendat, terutama di jalur menuju Jakarta.

Pelapisan aspal jalan juga masih berlangsung di ruas Cikopo-Sadang yang menghubungkan jalur pantai utara dengan jalur tengah Sadang-Kalijati-Subang. Pekerja tengah mengaspal jalan di ruas Desa Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta.

Kepolisian Resor Purwakarta, dalam rapat koordinasi lintas intansi terkait persiapan arus mudik dan balik Lebaran 2012, meminta instansi berwenang seperti dinas bina marga serta dinas perhubungan untuk menyelesaikan proyek sebelum H-10.

Perbaikan dankerusakan dikhawatirkan mengganggu arus lalu lintas, terutama di Kawasan Cikopo-Cikampek yang menjadi titik krusial pengaturan lalu lintas.

Lebaran, Perbaikan Jalan Penghubung di Karanganyar Dikebut

 
KARANGANYAR,  – Menjelang lebaran, beberapa jalan penghubung antarkecamatan dikebut untuk diperbaiki. Diharapkan perbaikan sudah selesai paling tidak H-7 lebaran, sehingga pemudik yang lewat jalan tersebut akan nyaman.

"Kami sudah melakukan perbaikan dan juga pemeliharaan berkala sejak sebulan terakhir. Mudah-mudahan tidak sampai lebaran semua sudah rampung," kata Priharyanto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Karanganyar.

Dia menambahkan, beberapa ruas jalan saat ini masih dalam proses perbaikan. Antara lain Kebakkramat – Tasikmadu, yang menjadi jalur alternative pengendara dari arah Sragen yang akan ke Karanganyar Kota, dan sebaliknya. Selain itu ruas jalan Banyuanyar – Colomadu atau Jl Adisucipto yang selama ini selalu dikeluhkan warga di sana.

Saat ini juga sedang dalam proses dan menjelang lebaran selesai. Ruas jalan itu sangat ramai karena juga menjadi jalan utama dari dank ke Bandara, di samping Jl Adisumarmo. Ada lagi jalan Jatipuro – Jatiyoso yang juga langsung tembus ke wilayah Wonogiri.

Jalan itu selama ini menjadi jalan alternatif utama bagi warga Karanganyar yang akan ke Wonogiri atau sebaliknya. Karena lewat jalan itu lebih dekat dibanding lewat jalan utama Solo – Sukoharjo yang memutar.
"Kami juga memperbaiki jalan Matesih – Tawangmangu, yang juga menjadi alternative ke lokasi wisata itu, terutama bagi warga sekitar wilayah selatan Karanganyar. Jalan itu juga alternative untuk pemudik selain jalan utama Solo – Tawangmangu lewat Karangpandan," kata Priharyanto.

Masih ada beberapa rugas jalan lagi yang diperbaiki, dan sudah selesai pengerjaannya, meski belum semua rugas diperbaiki. Ada yang hanya diberi jatah perbaikan 2.000 meter, ada yang seluruhnya, dan ada yang hanya 1.000 meter.

Selain itu, perbaikan, pemeliharaan rutin dan berkala, maupun peningkatan jalan juga dalam proses lelang. Antara lain jalan Dagen – Tasikmadu, Grompol – Jambangan, serta banyak lagi yang lain. Namun diprediksi lelang baru selesai menjelang lebaran, bahkan bisa akhir Agustus.

Lebaran, Jembatan Langon Dipastikan Belum Selesai

 
TEGAL - Proses pembangunan Jembatan Langon yang menghubungkan wilayah Kota dan Kabupaten Tegal, yang sempat terhenti beberapa bulan terakhir kini kembali dilanjutkan. Bahkan, untuk pembangunan pelebaran jalan di sekitar jembatan telah dilaksanakan Pemkot Tegal sejak bulan Juni 2012. 

Kepala DPU Kota Tegal, Ir Gito Mursriyono,  mengatakan, untuk kelanjutan pembangunan jembatan tersebut pihaknya pada tahun 2012 mengalokasikan anggaran sebesar Rp 900 juta. Saat proses lelang ternyata dimenangkan oleh CV Cempedak Jaya dengan nilai Rp 860 juta.  “Untuk pekerjaan fisik telah dimulai sejak Juni dan ditargetkan selesai November 2012. Sehingga dipastikan pada saat Lebaran pembangunan belum selesai seluruhnya,” ujarnya.

Menurut dia, anggaran sekitar Rp 860 juta tersebut antara lain digunakan untuk pengurukan dan pembangunan tanggul beton di sekitar jembatan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan DPU Kabupaten Tegal. Sebab, dari Kabupaten Tegal sesuai informasi untuk pembangunan jalan tersebut juga menyiapkan anggaran untuk kelanjutan pembangunan. “Pelaksanaan pembangunan harus dilakukan bersama-sama dengan Pemkab Tegal agar Jembatan Langon bisa segera digunakan untuk akses jalan masyarakat.” 


Dijelaskan, koordinasi dengan DPU Kabupaten Tegal dimaksudkan agar bentuk pembangunan jalan bisa sama karena untuk sebelah barat jembatan, pembangunan jalannya menjadi kewajiban Pemkot Tegal. Sedangkan sebelah timur jembatan menjadi wewenang Pemkab Tegal.  (H17-48)

Urai Kemacetan, Polisi Datang Lebih Pagi

BATANG - Mengantisipasi rawan macet di Pasar Batang, Polres sudah menyiapkan langkah-langkag antisipatif. Di antaranya penempatan anggota lebih pagi sebelum kedatangan pedagang.

‘’Anggota nantinya akan datang ke pasar pagi-pagian atau sekitar pukul 04.00 supaya lalu lintas lancar. Sekaligus menjaga jangan sampai ada pedagang jualan di tepi jalan,’’ ujar Kapolres AKBP Tony Harsono. Persiapan lainnya, penutupan jalan dengan menggunakan barikade. Hal itu dilakukan agar kedatangan arus mudik dari arah barat bisa mengalir ke timur meski padat merayap namun tetap lancar.

Kasatlantas AKP Sumiarta menambahkan, langkah lainnnya adalah pengaturan bagi penyeberang jalan di depan pasar. Mereka nantinya akan dikumpulkan dalam jumlah yang banyak, termasuk yang diseberang pasar. ‘’Tidak diperkenankan menyeberang jalan sendirian atau seenaknya. Nanti akan dibatasi dengan tambang besar. Saat warga akan menyeberang arus lalu lintas ditutup sementara. Baru yang masyarakat yang sudah berbelanja yang ada di utara maupun yang akan membeli keperluan memasak di selatan disebebarangkan secara serentak,’’ tandasnya.

Alternatif lain, saat arus di jalur pantura padat akan diantisipasi dengan pengalihan arus lalulintas melalui jalur alternatif. Adapun kendaraan yang datang dari arah barat sesampainya dialihkan ke kiri masuk Jl Letjen Suparman depan Stadion M Sarengat-Jl Majen Sutoyo-Jl Yos Sudarso-belok kanan lewat Jembatan Seturi-Jl Pantai Sigandu ke kanan Jl Sultan Agung kembali jalur pantura Sambong.(ar-90)

”Dadi Lurah Aja Udat-udut...’’

MENJELANG akhir masa jabatannya Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo kemarin mengadakan silaturahmi dengan para kepala desa, lurah, kepala dinas, dan pejabat di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Pendapa Rumah Dinas Bupati, itu Bibit minta agar para kades dan lurah bekerja serius memperhatikan rakyatnya. ‘’Dadi lurah kudu etang-eteng, ojo udad-udud (Menjadi lurah harus rajin jangan hanya merokok/bermalasan),’’ ujarnya.

Jika lurah atau kadesnya rajin bekerja, Bibit yakin masyarakat akan sejahtera dan berbagai potensi desa bisa dikembangkan. Namun jika lurahnya tak mau kerja ya rakyatnya akan sengsara.
‘’Kalau tidak mampu ya segera bikin surat pernyataan (pengunduran diri-red),’’ tandasnya.

Kunci dari keberhasilan pemerintahan kata dia, adalah loyalitas dari mulai kepala desa, bupati/wali kota, gubernur hinga presiden, hal itu sudah jalan namun belum begitu baik. Dia mencontohkan dengan tindakan bupati dan wali kota yang sering tidak hadir saat diundang rapat oleh gubernur. Banyak yang diwakilkan oleh wakilnya dan akhirnya diminta pulang.

‘’Saat bupati dan wali kota saya undang rapat adalah untuk membahas masalah rakyat yang penting dan seharusnya tidak diwakilkan.’’  Dia mengaku tak peduli dikirik karena dirinya tidak bekerja untuk partai tapi untuk rakyat. ‘’Aku ora nduwe partai, ora partai-partaian, aku purnawirawan TNI mimpin Jawa Tengah,’’ tegasnya.

Proses pemerintahan harus disengkuyung bersama sehingga loyalitas mutlak diperlukan dalam berbangsa dan bernegara. Terkait pemilihan gubernur mendatang, Bibit mengaku belum memikirkan dan ikhlas saja. ‘’Aku ikhlas ae ora kepikiran nang batuk (Saya ikhlas saja tidak terpikir.’’

Hingga mendekati 2013 dia mengaku harus menerima ‘’hantaman’’ kritik dari kanan dan kiri. Padahal gaji Gubernur hanya Rp 8.400.000. ‘’Ora ono sepiro-pirone karo Bapak yang terhormat itu,’’ ujarnya sambil menunjuk anggota DPRD yang ada di depannya diselingi tawa hadirin.

Perbaikan Ciregol Diminta Dipercepat

 

BUMIAYU- Sejumlah anggota DPRD Brebes sepekan terakhir ini dibanjiri keluhan mengenai penutupan jalur utama Tegal-Purwokerto di Ciregol.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ciregol ditutup pada 8 Juli dengan target 15 hari. Namun 22 Juli kemudian, penutupan diperpanjang hingga H-10 Lebaran. , penanganan Ciregol memasuki pengaspalan.
Anggota Fraksi Demokrat Ahmad Jazuli, mengatakan,’’Keluhan itu berkisar mengenai biaya transportasi masyarakat yang membengkak setelah ditutupnya Ciregol. Mereka berharap, penanganan bisa dipercepat sehingga lalu lintas kendaraan dan barang bisa dibuka sebelum H-10 Lebaran.’’

Keluhan rata-rata datang dari pengguna jasa transportasi antara lain pedagang, buruh , guru dan pelajar. “Keluhan datang setelah penutupan jalan diperpanjang. Ada yang langsung datang ke rumah, ada juga yang disampaikan lewat SMS,’’ kata dia.

Menurut Jazuli, biaya transportasi membengkak setelah Ciregol ditutup. Tarif Kutamendala-Pasar Linggapura yang biasanya Rp 2.000 naik menjadi Rp 5.000 sampai Rp 7.000 karena harus melalui jalur memutar. Adapun untuk Kutamendala-Bumiayu naik menjadi Rp 10.000 dari semula Rp 5.000.
’’Ini dialami warga sejak Ciregol ditutup,’’ kata Jazuli. Di samping, membengkaknya biaya transportasi masyarakat juga mempertanyakan kondisi jalan alternatif yang semakin rusak.

Direspons

Pihaknya berharap, keluhan masyarakat bisa direspons oleh pihak terkait dalam hal ini Bina Marga dan kontraktor dengan cara mempercepat penyelesaian perbaikan jalan Ciregol.
’’Saya kira kalau pekerjaan pengaspalan dilembur, tidak perlu menunggu H-10 Lebaran. Istilahnya, kalau bisa dipercepat mengapa diperlama,’’ tandasnya.

Terkait adanya kekhawatiran terjadi kerusakan Ciregol sebelum arus mudik berlangsung, Jazuli yakin Bina Marga memiliki jaminan atas desain konstruksi yang telah diambil dalam menangani Ciregol.
Menurut dia, mengingat kapasitasnya sebagai jalan nasional, maka jalur tersebut harus bisa dilalui seluruh jenis kendaraan. ’’Sebaliknya kalau baru dilewati kendaraan kemudian rusak lagi berarti ada yang salah dalam penanganannya,’’ kata dia.
Ketua Fraksi PPP Imam Sairi menyatakan hal senada. ’’Banyak SMS perihal Ciregol. Kami sudah berupaya mendesak agar dilakukan percepatan perbaikan Ciregol, misalnya dengan cara dilembur pengerjaannya,’’ kata dia.

Sosialisasi Keselamatan Berkendara

 lantas-4
DI SISI lain, selain melakukan tindakan tilang dan teguran, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga intes melakukan sosialisasi keselamatan. Selama, Operasi Patuh Jaya 2012, Dikmas Lantas intens melakukan Penerangan Keli¬ling, Penyebaran spanduk dan leaflet keselamatan lalu lintas, dan menjalankan program Nasional Keamanan dan keselamtan lantas.

”Selama Ops Patuh Jaya ini, jajaran Dikyasa Dit Lantas PMJ intens menggelar sosiali¬sasi keselamatan. Baik itu ke sekolah-sekolah maupun ke kantong-kantong angkutan umum,” ujar Kasubdit Dikyasa PMJ AKBP Nurul Megawati.

”Sosialisasi keselamatan juga intens dilakukan melalui penerangan keliling, baik itu melalui media elektronik se¬perti talk show di radio maupun langsung di tempat-tempat rawan laka lantas,” te¬rangnya.

Sementara itu, jajaran Dikyasa Seksi Sarana dan Angkutan juga intens menggelar sosialisasi pengujian persyaratan teknis dan laik jalan kendaraan bermotor. Sosialisasi ini digelar dari satu depo ke depo angkutan umum yang lain.

Setelah pekan lalu me¬nggelar sosialisasi di depo big bird dan mayasari, Seksi Sarana dan angkutan kembali menggelar sosialisasi di depo PO Sinar Jaya.

”Sosialisasi pengujian ini dilakukan di depo-depo de¬ngan tujuan ketika persyaratan teknis dan laik jalan tidak sesuai dapat segera dilakukan pembenahan,” ujar Kom¬pol Husaima, SH, MH, Kepala Seksi Sarana dan Angkutan Subdit Dikyasa Polda Metro Jaya.

”Dari emisi gas buang, kondisi rem, lampu, spion, knal¬pot yang bising, fungsi sen kiri dan kanan, hingga kondisi ban depan kami cek. Hal ini untuk terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” terangnya.

Operasi Patuh Jaya Depok Jaring 2.421 Pelanggar

 lantas-3

DEPOK  – Selama dua pekan operasi Patuh Jaya  berjalan, Sat Lantas Polresta Depok menjaring 2.421 kendaraan bermotor.

Menurut Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Ristro Samudro,  paling banyak yang melanggar adalah sepeda motor melawan arus di Jalan Margonda ruas depan dealer Toyota sampai Margo City.

Ristro mengatakan, data yang dikumpulkan dari 7 wilayah, sebanyak 1.615 motor pelanggar yang paling banyak melanggar.  Lalu urutan kedua kendaraan roda empat baik itu pribadi,dan angkutan umum, dengan jumlah 573 pelanggaran.

“Angkot yang suka ngetem sembarangan, dan melanggar rambu lalu lintas,” ujarnya  di ruang kerjanya, Sabtu (28/7).

Sementara itu, korban meninggal dalam kecelakaan lalu lintas ada 8  jiwa,  luka berat 5, dan luka ringan 8 orang. “Kerugian ditaksir mencapai Rp. 20 juta untuk kendaraan yang rusak akibat kecelakaan lalu lintas,”kata Ristro.

Operasi digelar di sejumlah titik rawan yang ada di Depok yaitu sepanjang ruas Jalan Margonda sering sepeda motor melawan arus, pertigaan Ramanda Jalan Arif Rahman Hakim, lalu Jalan Nusantara, dan pertigaan Ramanda hingga Depok Mall Jalan Margonda.

Ristro menambahkan, operasi patuh berlangsung selama dua minggu, sejak Senin (16/7) sampai 29 Juli. “Anggota akan bertindak tegas bagi siapa saja yang melanggar, pemberian sanksi tilang untuk kendaraan yang tidak memakai kelengkapan berkendara, angkot yang suka ngetem, dan larang parkir yang tidak dihiraukan,” tegasnya.

Waspadai Mudik Dengan Bus

JAKARTA---Untuk mengantisipasi tindak kriminal seperti pembiusan dan hipnotis, Kepala Terminal Tanjungpriok, Pattikawa, mengimbau kepada calon penumpang agar tidak menerima pemberian makanan dan minuman dari orang yang tidak dikenal.

Imbauan itu akan disampaikan lewat pengeras suara sepanjang waktu di terminal ini. Tak hanya itu, Pattikawa juga memastikan pihaknya akan menyampaikan imbauan agar tidak memakai perhiasan secara berlebihan. "Hal ini dilakukan untuk mencegah pembiusan dan hipnotis di Terminal Tanjungpriok," tandasnya.
Sebanyak 170 armada bus disiapkan pengelola Terminal Tanjungpriok, Jakarta Utara, untuk melayani arus mudik tahun ini. Banyaknya jumlah armada yang disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, karena tahun ini diprediksi terjadi kenaikan jumlah penumpang sekitar 5 persen dibandingkan tahun 2011 lalu yang hanya sebanyak 27.682 penumpang dengan jumlah keberangkatan 2.547 perjalanan.

Pattikawa mengatakan, 170 armada bus yang disiapkan memiliki 23 trayek untuk melayani pemudik tahun ini. Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan 10 bus cadangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. "Puncak arus mudik di Terminal Tanjungpriok diprediksi terjadi pada H-3 hingga hari H lebaran," ujar Pattikawa.

Jelang Arus Mudik, Lima Titik Macet di Pantura Mulai Diperbaiki

 Jelang Arus Mudik, Lima Titik Macet di Pantura Mulai Diperbaiki
INDRAMAYU -- Sekitar lima titik kerusakan jalan di daerah Pantura Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang menyebabkan kemacetan terus diperbaiki.

Dilaporkan di Indramayu, Sabtu bahwa terlihat aktivitas para pekerja yang membenahi kerusakan pada infrastruntur perhubungan darat itu, yakni di Kecamatan Sukra,Patrol, perbatasaan dengan Subang, Eretan kecamatan Kandanghaur dan arah jalur baru Widasari kini terus diperbaiki.

Jacky, salah seorang pekerja proyek perbaikan jalan di Pantura Kabupaten Indramayu mengakui bahwa perbaikan jalan disepanjang lima titik kemacetan Pantura yakni Kecamatan Sukra, Patrol, Eretan kecamatan Kandanghaur, arah Widasari tujuan Jatibarang.

"Perbaikan jalan rencananya akan selesai sebelum H-10, sehingga arus mudik dari arah Jakarta tujuan Jawa Tengah melalui Pantura Kabupaten Subang, Indramayu, Cirebon, Brebes, Tegal, hingga Solo lancar,"katanya.

Sementara itu Kabag Ops Polres Cirebon Komisaris Polisi Joner SH Sik menuturkan, perbaikan sepanjang jalur utama Pantura mulai dari Ciasem Kabupaten Subang hingga perbatasan Brebes, ditargetkan selesai sebelum lebaran sehingga arus mudik tidak terganggu, karena kepadatan arus lalu lintas akan terjadi disejumlah titik kemacetan.

Ia menjelaskan, selain titik kemacetan yang sedang diperbaiki, perlu diwaspadai oleh semua pemudik yakni pasar tumpah yang sering menjadi penghambat lalu lintas seperti di Eretan, Karangampel, Celancang Cirebon, pertigaan Pilang Sari, perlu diperhatikan oleh pengendara roda dua supaya memahami jalur alternatif.

Dikatakannya, kendala dalam mengatasi arus mudik di Pantura antara lain berbedanya frekuensi alat komunikasi petugas kepolisian antara Polres, seperti Polres Indramayu dengan Polres Cirebon, namun semua bisa diatas dengan berkoordinasi.

Rany, warga Pantura mengaku, perbaikan jalan di sejumlah titik kemacetan Pantura seperti perbatasan Subang dengan Kabupaten Indramayu harus segera selesai, karena bulan Ramadhan sudah berjalan sekitar satu pekan, waktu arus mudik sudah mendesak jika terlambat akan terjadi penumpukan kendaraan.

Pemprov Jawa Barat Pasang Rambu-rambu Darurat

 
Dalam rangka memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat yang akan mudik lebaran 2012, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan memasang rambu darurat lalu lintas di sepanjang jalur mudik.

Pemasangan rambu-rambu tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta kemanan bagi masyarakat yang akan berlebaran di kampung halamam. Selain itu, juga untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik.

Demikian dikatakan Wakil Gubernur Jabar H Dede Yusuf kepada LICOM saat ditemui dalam acara buka puasa bersama dan silaturahmi dengan beberapa tokoh masyarakat dan 15 pengurus DPC Partai Demokrat di Hotel Grand Aquila Bandung.

Turut hadir dalam acara itu Ketua DPRD Jabar Ir Irfan Suryanagara dan beberapa anggota DPRD Jabar diantaranya, Irwan K, Sugianto N, Zulkipli C.

Dikatakan, kondisi jalur mudik lebaran di wilayah Jabar dalam kondisi mantap 90 %, termasuk juga jalur alternatif. Memang jalur mudik tidak terlepas dari jalur utama, yaitu jalan nasional dan jalan provinsi.
Sampai saat ini, pihak Dinas Bina Marga Jabar maupun Satuan Kerja (Satker) PU Nasional kini masih terus bekerja siang malam memperbaiki jalan-jalan nasional maupun jalan provinsi yang akan dijadikan jalur mudik.

Baik itu jalur Pantura, jalur tengah maupun jalur selatan. Diharapkan, semua jalur mudik tersebut dapat terselesaikan paling lambat H-7 semuanya sudah selesai.

Untuk mengetahui sampai sejauh mana kesiapan jalur mudik, Pemprov, DPRD dan Polda Jabar serta instansi terkait akan meninjau langsung kelapangan, yaitu pada H-20, H-10 dan H-3 menjelang lebaran.

Lebih lanjut dikatakan, kondisi jalan yang mantap tentunya harus didukung dengan rambu-rambu lalin yang memadai, termasuk juga lampu penerangan jalan.

Dede mengakui, memang saat ini cukup banyak lampu penerangan jalan yang mati. “Untuk itu, kita minta kepada Dinas Perhubungan Jabar untuk berkoordinasi dengan pihak PLN agar PJU yang sudah mati dapat segera diperbaiki. Hal ini, demi memberikan rasa aman, nyaman bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik lebaran di kampung halamannya,” jelasnya.

Berdasarkan data Bina Marga Jabar, bahwa di sepanjang jalur mudik Jabar ada sebanyak 14 lokasi rawan kemacetan. Baik itu disebabkan adanya penyempitan jalan, persimpangan maupun adanya pasar tumpah.

Untuk mengantisipasi kemacetan, Pemprov Jabar sudah koordinasi dengan Pemkab/Pemkot se Jabar, kepolisian dan instansi terkait agar disenjang lokasi kemacetan untuk diantisipasi.

Untuk jalur yang menyempit tentunya perlu diambil tindakan seperti jalur buka tutup, sedangkan untuk pasar tumpah, kita minta agar pada H-3 pasar tumpah harus sudah masuk pasar. Dalam kesempatan tersebut Wagub juga menghimbau kepada masyaarakat yang akan mudik terutama yang menggunakan kendaraan pribadi baik roda 2 muapun roda empat hendaknya sebelum melakukan perjalan, terlebih dahulu memeriksa kendaraannya, baik rem, ban, lampu-lampu, kotak P3K termasuk juga kelengkapan surat-surat kendaraan.

Selain itu, dihimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalan kalau sudah lelah hendaknya beristirahat sejenak di tempat rest area yang disediakan di sepanjang jalur mudik. Demi kemanan dalam perjalan. “Selamat mudik semoga selamat sampai di kampung halamam, amin,” paparnya

Jelang Lebaran, Enam Polres Lakukan MoU Lintas Jalur

 
Jajaran Polres Ciayumajakuning Jawa Barat menandatangani Memorandum of Understhanding (MoU) deklarasi pengamanan terpadu dalam menghadapi “Pengamanan Lebaran-Idhul Fitri 1433 H”.

Penandatanganan MoU tersebut mengambil tempat di Gedung Negara Badan Koordinator Wilayah (Bakorwi) Cirebon yang dihadiri enam Polres, Korem 063 serta intansi terkait. Keenam Polres se-Ciayumajakunging, yakni, Polres Cirebon, Polres Cirebon Kota, Polres Majalengka, Polres Kuningan dan Polres Indramayu serta Polres Brebes Jawa Tengah.

Kepala Bakorwil H Ano Sutrisno mengatakan, adanya deklarasi pengamanan terpadu dalam menghadapi pengamanan lebaran Idhul Fitri 1433 H. “Ini sangat baik, dengan membangun kerjasama yang sangat signifikan. Pasalnya, rakor Lintas Batas Lanjutan atas nama Gubernur Jawa Barat, bahwa menyambut baik karena di wilayah lain belum ada justru Cirebon mengawali program tersebut,” tandasnya.

Sementara, penggagas Rakor Lintas Batas, AKBP Hero Henrianto Bachtiar mengatakan, operasi ketupat tersebut dalam tiap tahun tentu kemacetan pasti ada. Pasalnya, tiap tahun kendaraan tetap meningkat. Berawal kordinasi lintas batas antar Polda Jabar dan Polda Jateng menjelang arus mudik dan arus balik Idhul Fitri, menurut Hero, dirinya menyiapakan pelayanan terhadap masyarakat pemudik yang melintasi wilayah Ciayumajakungin.

Pihaknya akan menurunkan 1582 personel yang akan terbagi di 14 Pospam, 114 Pos Gatur di 6 titik. Selain itu, Polres Cirbon menyediakan 25 Prodit Hunter Motor, dengan kata lain Sistem Lompat kodok. Itu untuk mencegah kemacetan di jalur alternatif.

Permasalahan yang akan dihadapi pada arus mudik dan arus balik, pengaturan lalulintas di titik rawan kemacetan dan rawan kriminal seperti halnya di Pegagan Kapetakan, Kedawung, Beber serta Losari. Sehingga, menyiapkan buka tutup di sentral jalur alternatif. 

Penyebab Tabrakan Beruntun 6 Mobil di Tasikmalaya

 (Foto:Asep)
TASIKMALAYA- Penyebab tabrakan beruntun yang melibatkan 6 Mobil di Tanjakan Gentong Kecamatan Kadipaten Tasikmalaya Jawa Barat diduga karena rem blong yang dialami oleh truk tronton bernopol D 8976 DL.

Truk yang dikendarai oleh Samsudin warga Bandung, yang bermuatan besi beton seberat 10 ton untuk pengerjaan jalan baru Tanjakan Gentong itu pun langsung menabrak lima buah kendaraan yang datang dari arah yang berlawanan.

Awalnya, truk bermuatan besi yang datang dari arah Bandung ini mengalami rem blong sehingga truk terus melaju turun dan kemudi truk tidak dapat dibelokan sehingga menabrak lima kendaraan yang datang dari arah berlawanan. Mobil yang ditabrak adalah mobil Mitsubishi SS bernopol Z 8699 WA bermuatan kelapa yang dikendarai oleh Olis. Akibatnya Olis dan keneknya Wawan mengalami luka robek pada bagian wajahnya. Keduanya langung dibawa ke Puskesmas Ciawi untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sementara itu, mobil lain yang ditabrak ialah Mobil Kijang Kapsul bernopol B 1397 MQ yang dikendarai Rudi, mobil Grand Max nopol D 8384 XK yang dikendarai oleh Hari dan mobil Avanza nopol B 1519 PVA yang dikendarai oleh Endang Misbah serta truk bermuatan pasir nopol Z 9178 KA yang dikendarai oleh sopir ujang. Semuanya diketahui hanya mengalami luka ringan lecet-lecet

Kelima mobil yang ditabrak truk bermuatan besi ini datang dari arah Tasikmalaya menuju Bandung sementara Truk dari arah Bandung menuju Tasikmalaya. 

Menurut Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota AKP Muhammad Rano, berdasarka hasil olah TKP penyebab sementara kecelakaan ialah saat truk turun mengalami hilang kendali dan kondisi mobil tidak stabil. “Untuk mengetahui penyebab pasti, kami akan melakukan pemeriksaan lebih mendalam dan akan melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan truk,” kata Rano.

16 Titik Rawan Kecelakaan di Jalur Mudik Lampung

 foto
BANDAR LAMPUNG: Kepolisian Daerah Lampung mengidentifikasi 16 titik rawan di jalur mudik Lampung. Titik rawan kecelakaan itu berupa tikungan tajam, jalan berkelok-kelok atau letter “S” dan jalan rusak.

“Seluruh titik rawan kecelakaan itu berada di empat kabupaten yang nantinya akan ramai arus mudik yaitu, Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Tengah dan Lampung Utara,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Sulistyaningsih, Kamis, 27 Juli 2012.

Sulistyaningsih mengatakan polisi akan menitikberatkan pada jalur mudik ruas Bakauheni – Bandar Lampung yang selalu padat arus mudik. Di ruas itu titik rawan kecelakaan lalu lintas berada di Kilometer 16 – 17, Kilometer 24 – 25, Kilometer 52 – 53 dan Kilometer 81 – 82.

“Nantinya akan dibangun pos pelayanan di setiap titik rawan itu. Pemudik harus berhati-hati karena setiap tahun tingkat kecelakaan di daerah itu cukup tinggi,” katanya.

Jalur mudik di Provinsi Lampung memiliki panjang 930,85 kilometer. Jalur itu membentang dari Pelabuhan Bakauheni di Lampung Selatan dan berujung di perbatasan Sumatera Selatan serta Bengkulu. “Tidak hanya rawan kecelakaan, ada sejumlah titik rawan kriminalitas seperti pemalakan dan pelemparan batu di Simpang Gayam, Lampung Selatan. Itu akan kita waspadai,” katanya.

Dinas Perhubungan Provinsi Lampung berjanji memasang lebih banyak rambu-rambu lalu lintas di titik yang diduga rawan kecelakaan. Pemasangan itu akan dilakukan sebelum tujuh hari menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Agar pengemudi lebih berhati-hati,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Albar Hasan.

H-7, Gerbang Tol Cikopo Ditutup untuk Bus Lebaran

  foto

Purwakarta: Pintu gerbang tol Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, mulai H-7 menjelang lebaran, tertutup buat bus angkutan umum yang keluar Jakarta menuju Jawa, Nusa Tenggara, dan Bali.

Semua bus angkutan mudik lebaran, ujar Agus, mulai dari kilometer 68 dialihkan keluar melalui pintu gerbang Kalihurip, Dawuan. “Selanjutnya masuk Cikampek-permpatan Jomin dan bablas menuju Pantura Subang kea rah Jawa,” tutur Agus, Jumat, 27 Juli 2012.

Pengalihan seluruh bus angkutan mudik lebaran melalui pintu gerbang Kalihurip tersebut, dimaksudkan buat mengurangi beban arus mulai dari pintu gerbang Cikopo, koridor mulut tol Cikopo-pertigaan Mutiara hingga pertigaan Jomin. Sebab, setiap puncak arus mudik lebaran, kawasan itu selalu mengalami kemacetan.

“Dengan melakukan pengalihan mulai di kilometer 86 tersebut, diharapkan tak terjadi lagi kemacetan di koridor Cikopo-Jomin sepanjang empat kilometer itu,”ujar Agus.

Kepolisian Resor Purwakarta, kata Agus, secara khusus juga akan melakukan contraflow jika terjadi kemacetan di sepanjang koridor Cikopo-pertigaan Mutiara. Kepolisian Resor Purwakarta juga melakukan pengalihan arus mulai gerbang tol Cikopo menuju jalur tengah Sadang-Kalijati-Subang-Cikamurang.

Terminal Jatibening Mulai Ada Kesepakatan Antara Jasa Marga dan Warga

 Demo di ruas tol Jatibening
Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Jawa Barat, terus mencari solusi permasalahan "terminal bayangan" Jatibening di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Dishub Kota Bekasi akan turun ke lapangan untuk melakukan kajian, Sabtu 28 Juli 2012.

"Untuk kajian berdasarkan hasil kesepakatan antara warga dan Jasa Marga, kami sudah buat rekayasa lalu-lintas," kata Kepala Dishub Kota Bekasi, Sopandi Budiman.

Sopandi menambahkan, kajian lapangan akan dilakukan bersama Kepala Cabang Jasa Marga Tol Jakarta-Cikampek. Dishub Kota Bekasi menargetkan, seluruh hasil kajian sudah bisa diserahkan pada Selasa pekan depan.

Menurut dia, hasil kajian dari lapangan itu nantinya akan dikumpulkan dan dijadikan data penunjang untuk merealisasikan rekayasa lalu-lintas di Jatibening. Kajian ini juga untuk mencari solusi masalah naik-turunnya penumpang di terminal bayangan itu.

"Semua yang kami dapat di lapangan serta rekayasa lalu lintas yang ada, akan diserahkan ke direktur utama Jasa Marga dengan tembusan Badan Pengatur Jalan Tol serta Muspida Kota Bekasi," tutur Sopandi.

Selama kajian dilakukan, Jasa Marga sudah mengizinkan terminal bayangan Jatibening dibuka untuk sementara. Keputusan itu merupakan kesepakatan Jasa Marga dengan warga.

"Kami sudah buat solusi, di antaranya untuk ke arah Jakarta, kendaraan bisa masuk ke rest area di sisi selatan, untuk mengurangi kemacetan. Karena kendaraan tidak lagi berhenti di jalur cepat, tapi masuk ke dalam," terangnya.

Sementara itu, dia melanjutkan, untuk yang menuju arah Cikampek, kendaraan juga diperbolehkan berhenti sebentar untuk proses naik-turun penumpang. "Itu untuk sementara," kata Sopandi.

"Untuk ke depan, kami akan buat pelebaran jalan permanen, memanfaatkan lahan milik Jasa Marga yang selama ini ditempati tukang ojek," tuturnya.

Menurut dia, untuk solusi permanen, yang saat ini tengah dikaji adalah pemotongan taman yang memisahkan antara jalur cepat dengan rest area. Taman akan dipotong sepanjang 20 meter untuk dijadikan jalan tambahan.

"Dipotong untuk penyodetan di sisi selatan yang ke arah Jakarta, supaya jalan semakin lebar dan tidak menimbulkan kemacetan bila kendaraan mengantre," tutur dia.

Sopandi menambahkan, Dishub Bekasi sudah menawarkan lahan milik Pemkot untuk dijadikan rest area terbatas, jika lokasi di Jatibening tidak bisa lagi digunakan sebagai terminal bayangan. Lahan itu, dia melanjutkan, terletak di perbatasan antara DKI dan Kota Bekasi. Lahan seluas 4.000 meter persegi itu, tepatnya berada di sisi barat selepas Tol Jatibening.

"Sekitar satu kilometer selepas tol, lahan itu ada di sebelah kiri. Pemakaian lahan itu sudah disetujui walikota. Bila disetujui, tinggal dikoneksikan saja," katanya. Seluruh usulan itu sudah diajukan ke Badan Pengatur Jalan Tol selaku pihak yang ikut melakukan kajian.

Sebelumnya, ratusan warga melakukan unjuk rasa menolak penutupan terminal bayangan di kawasan Jatibening. Jalan tol dari arah Jatibening menuju Jakarta pun sempat ditutup warga. Demonstrasi ratusan warga ini berasal dari pedagang, sopir angkutan umum, serta tukang ojek.

512 Anggota Polres Cilegon Dikerahkan Untuk Pengamanan Mudik Lebaran

 iluspolres
CILEGON  – Sebanyak 512 personil Kepolisian Resor (Polres) Cilegon dikerahkan untuk mengamankan mudik Lebaran 2012. Seluruh personil tersebut akan ditempatkan di sepanjang jalur mudik, Pelabuhan Merak serta lokasi wisata di sepanjang Pantai Anyer.

“Fokus Polres Cilegon menghadapi Lebaran ini ada 2 kegiatan, yakni pengamanan mudik Lebaran dan tempat wisata,” ujar Kompol Tris

Supriadi, Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polres Cilegon dalam rapat Koordinasi Angkutan Lebaran 2012 di Aula Walikota Cilegon.

Rapat Koordinasi tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Cilegon H. Abdul Hakim Lubis, Asda I Hj. Ati Marliati, Asda II Tatang Mufthadi, serta berbagai tamu undangan dari seluruh SKPD, dan BUMD se-Kota Cilegon.

Lebih lanjut Kompol Tris menambahkan, lima pos pengamanan (pospam) bakal disiagakan pada saat arus mudik dan wisata pasca Lebaran. “Lima pospam tersebut berada di jalur perkotaan yakni di PCI, Pelabuhan Merak, Ciwandan, Mercusuar dan Cinangka,” terang Kompol Tris.

Terkait pengamanan di Pelabuhan Merak, lanjut Kabagops, pihaknya akan menurunkan sekitar 250 personil yang akan ditempatkan disejumlah titik rawan kemacetan dan kejahatan mulai dari Cikuasa Atas sampai bawah dan sekitar gerbang Tol Merak. “Sistem pengaturan personil berada Gedung Bundar Pelabuhan Merak, hal ini sesuai dengan rapat kesepakatan ASDP,” ujarnya.

Dua Pekan Operasi Patuh Jaya, Polantas Jaring 63.371 Pelanggar

 lantas-3
SEPANJANG Operasi Pa¬tuh Jaya 2012 dari tanggal 16 hingga 26 Juli 2012, Direkto¬rat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menindak 63.371 pelanggaran lalu lintas.

Sebanyak 46.170 kendaraan di¬tindak dengan ditilang, ada¬pun sisanya dengan teguran.

Dari data yang dihimpun Posko Patuh Jaya 2012, ma¬yoritas pelanggaran didominasi oleh kendaraan roda dua yakni sebanyak 30.815 pe¬langgaran.

Selanjutnya, ang¬kutan umum yang terjaring pelanggaran sebanyak 11.341 dan kendaraan pribadi 4.014.
Adapun jenis pelanggaran terbesar yang dilakukan kendaraan roda dua adalah lajur kiri dan nyala lampu yakni sebanyak 5.500 pelanggaran.

Disusul kemudian adalah tidak memakai helm seba¬nyak 5.019 dan melawan arus 4.178 kali.
Sedangkan untuk angkutan umum, jenis pelanggaran yang paling dominan adalah melanggar rambu larangan parkir letter P sebanyak 4.377 kali. Disusul kemudian adalah menaik turunkan penumpang tidak pada tempatnya seba¬nyak 3.605 kali.

Untuk jumlah kecelakaan selama ops Patuh Jaya 2012 ini juga dapat ditekan. Selama 11 hari operasi Patuh Jaya 2012, angka kecelakaan tercatat 167 kejadian. Dari jumlah tersebut mengakibatkan 31 korban meninggal dunia, 67 luka berat, dan 103 luka ringan.

Jalur Alternatif Jangga Cikamurang Masih Berlubang

 
INDRAMAYU : Jalur alternatif mudik Lebaran Jangga Kabupaten Indramayum Jawa Barat, melintasi Cikamurang arah Cijelag Sumedang hingga kini masih berlubang dan bergelombang tampaknya cukup membahayakan bagi pengendara terutama roda dua.

Jalur alternatif tersebut cukup membantu mengurai arus lalu lintas sepanjang jalur utama yakni Indramayu menuju Jatibarang melintasi perbatasan Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebonarus karena padat dan sering terjebak kemacetan panjang.

Kompol Joner SH Sik Kabag Ops Polres Cirebon, dalam acara koordinasi arus balik Lebaran di Bakorwil Cirebon,  mengatakan jalur alternatif membantu mengurai kepadatan arus mudik lebaran, terutama dijalur utama Pantura Kabupaten Subang melalui Eretan tembus Jati Barang.

Setiap jalur alternatif, kata dia, cukup berperan mengatasi kemacetan disemua titik jalur Pantura Indramayu hingga Cirebon tembus perbatasan Losari dengan Brebes, jalur tersebut biasanya terhidar dari pasar tumpah.

Karsim seorang pengendara di Jalur alternatif Cikamurang Jangga menuturkan, jelang arus mudik lebaran Idul Fitri 1433 Hijriyah, kondisi jalan masih berlubang dan bergelombang cukup membahayakan.

Jalur alternatif Cikamurang, kata dia, saat arus mudik cukup padat karena dari arah Cikampek diarahkan melalui Subang tembus Kabupaten Sumdeng yakni dipertigaan Cijelag.. "Jalur alternatif dari Jangga menuju Cikamurang melewati pasar tradisional Terisi hingga keperkebunan kayu putih bisa memudahkan pemudik, selain itu jalur tersebut sepi karena masih jauh dari pemukiman warga, meski kini kondisi jalan rusak dan bergelombang," katanya

Perbaikan Jalur Pantura Dihentikan pada H-7

 Perbaikan Jalur Pantura Dihentikan pada H 7
Perbaikan jalur mudik di ruas pantai utara Pulau Jawa (Pantura) akan dihentikan sementara mulai H-7.

Hal itu dikatakan Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah II Direktorat Jenderal Bina Marga, Winarno, di Jakarta.

Perbaikan jalan di Pantura dilakukan sepanjang tahun, mulai Januari hingga Desember. "Namun karena volume lalu lintas di Pantura yang melonjak mulai H-7 Lebaran, maka pekerjaan perbaikan akan dihentikan sementara," kata dia.

"Penghentian pekerjaan perbaikan ini sifatnya hanya sementara, karena akan dilanjutkan kembali setelah Lebaran," ujarnya menjelaskan.

Jalur Pantura merupakan salah satu jalur utama mudik Lebaran, dengan panjang yang mencapai 1.100 kilometer.

Sebagai jalur yang sangat penting, Pantura merupakan lintasan yang sangat krusial bagi perekonomian dan transportasi.

"Itu sebabnya jalur ini tidak boleh rusak, dan harus ada pemeliharaan khusus secara rutin," kata Winarno.

Untuk tahun ini, anggaran perbaikan dan pemeliharaan Pantura mencapai Rp1,03 triliun.

Perbaikan dilakukan salah satunya dengan penambahan lajur dari Semarang-Kudur dan Kudus-batas Jawa Timur dengan lebar jalan yang hampir semuanya sudah tujuh meter.

SIM Keliling Ada di Dunkin Donuts

 
Bandung - Mobil pelayanan SIM Keliling Polrestabes di Dunkin Donuts Dago, Sabtu (28/7/2012). Bagi Anda yang ber-KTP Bandung bisa memperpanjang masa berlaku SIM A dan SIM C.

Untuk mempercepat proses, siapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan fotocopy. Selain itu, tunjukkan masa berlaku SIM yang sudah habis masa berlakunya.

Layanan SIM keliling ini hanya akan melayani warga ber-KTP Bandung dan yang SIM-nya dikeluarkan Polrestabes Bandung. SIM keliling akan mulai beroperasi mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Jadwal Layanan SIM Keliling Surabaya dan Daerah Lain

 
Bagi Anda yang ingin  memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya, bisa mendatangi layanan SIM keliling.

Jadwal SIM Keliling hari Sabtu 28 Juli 2012 :

1. Polrestabes Sby :
a. Taman Bungkul, pkl 09.00 s/d selesai.
b. Royal Plaza, pkl 10.00 s/d selesai.
c. Sim Corner, pkl 10.00 s/d selesai.
2. Polres Banyuwangi, Ramayana Mall, pkl 08.00 s/d selesai.
3. Polres Tuban, Supermarket Bravo, pkl 08.00 s/d selesai.
4. Polres Lamongan, Ds. Lojong Kec. Glagah, pkl 08.30 s/d selesai.
5. Polres Gresik, Bundaran GKB, pkl 08.00 s/d selesai.
6. Polresta Kediri, Kediri Town Square, pkl 16.00 s/d selesai.
7. Polres Sidoarjo, Alun2 Pendopo, pkl 15.00s /d selesai.

SIM Keliling melayani perpanjangan Sim A dan C yang jatuh temponya habis sebelum 12 bulan.

Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Penjaringan

 
Jakarta Seorang pengendara motor tewas terlindas truk di daerah Penjaringan, Jakarta Utara. Korban tewas karena terlindas truk di bagian kepalanya.

"Kejadian sekitar Pukul 21.00 WIB, di Jl Raya Kapuk Kamal, Penjaringan, Jakarta Utara," jelas Kanit Laka Lantas Jakarta Utara AKP Daud Iskandar, saat dikonfirmasi , Sabtu (28/7/2012).

Pengendara motor itu diketahui bernama Tjung Kong Hiung, warga Tegal Alur, Jakarta Barat. Kejadian tersebut akibat pengendara motor hendak menyalip mobil namun dirinya malah menabrak truk yang berlawanan arah.

"Sopirnya atas nama Mutaqin sudah kita amankan," ucap Daud.

Jasad Tjung Kong Hiung langsung dilarikan ke RSCM. Motor korban Yamaha Mio dengan Nopol B 6969 BWU juga mengalami kerusakan.

Persyaratan SIM Internasional

 
1. KTP asli & Foto copy
2. Paspor asli & Foto copy
3. SIM yg masih berlaku
4. KITAP asli & Foto copy (Utk WNA)
5. Materai Rp. 6.000
6. Pas Foto 4x6 3 lembar terbaru (untuk Pria berdasi & Wanita menggunakan Blezer. Latar belakang photo biru)

Berdasarkan PP 50 Tahun 2010 tentang PNBP yang berlaku di Kepolisian Negara Republik Indonesia
SIM Internasional Baru: Rp. 250.000
SIM Internasional Perpanjang: Rp. 225.000 

Lokasi pembuatan:
Korlantas Polri
Jl. Letjen Haryono MT Kav 37-38 
Jakarta 12770
Telp: 021-7989702

Lokasi SIM Keliling Wilayah Depok

 
Jadwal lokasi SIM keliling wilayah Depok:
1. Senin: Honda Motor Care Jl. Raya Sawangan Pancoran Mas Depok
2. Selasa: Perum Mutiara Depok Jl. Raya Tole Iskandar Sukmajaya
3. Rabu: DTC Maharaja Jl. Raya Sawangan Pancoran Mas Depok
4. Kamis: Ramayana Cinere (Perempatan Dinasti)
5. Jumat: Detos Jl. Raya Margonda
6. Sabtu: Margocity Jl. Raya Margonda
7. Minggu: Ruko Pesona Khayangan Jl. Raya Juanda

Persyaratan :
1. Surat keterangan sehat jasmani & rohani dari Dokter
2. KTP asli dan 4 copy
3. SIM lama

Pelayanan dimulai Pukul 08.00 s/d 13.00 WIB


- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling.

Lokasi SIM & STNK Keliling Sabtu, 28 Juli 2012

 

Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Sabtu, 28 Juli 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM :  LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi sartika cawang
STNK: TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 12:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Asap Keluar Dari Kap, Land Rover Terbakar

20120728-072543.jpg


JAKARTA – Sebuah mobil Land Rover B 27 CYN warna putih terbakar di depan Pasar Baru Jakpus, Sabtu (28/7) dinihari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Diduga sumber api berasal dari arus pendek dimesin mobil. Hingga kemudian menimbulkan percikan api dan kemudian menjalar ke bagian mesin depan.
Informasi di lokasi kejadian api berasal dari kap mobil. Namun karena petugas pemadan cepat datang akhirnya api bisa langsung dipadamkan. Sehingga tidak menjalar ke bagian belakang mobil.

Kejadian tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa dan saat kejadian keadaan jalanan sepi. Sehingga tidak menimbulkan kemacetan. Kini mobil naas tersebut langsung diderek ke Unit Lakalantas Polres Jakpus.

512 Personil Cilegon Akan Amankan Titik Rawan Macet Dan Kejahatan


iluspolres
CILEGON – Dalam rangka persiapan untuk mengamankan arus mudik sebanyak 512 personil Kepolisian Resor (Polres) Cilegon dikerahkan. Seluruh personil tersebut akan ditempatkan di sepanjang jalur mudik, Pelabuhan Merak serta lokasi wisata di sepanjang Pantai Anyer.
“Fokus Polres Cilegon menghadapi Lebaran ini ada 2 kegiatan, yakni pengamanan mudik Lebaran dan tempat wisata,” ujar Kompol Tris Supriadi, Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polres Cilegon.

Lebih lanjut Kompol Tris menambahkan, lima pos pengamanan (pospam) bakal disiagakan pada saat arus mudik dan wisata pasca Lebaran. “Lima pospam tersebut berada di jalur perkotaan yakni di PCI, Pelabuhan Merak, Ciwandan, Mercusuar dan Cinangka,” terang Kompol Tris.
Terkait pengamanan di Pelabuhan Merak, lanjut Kabagops, pihaknya akan menurunkan sekitar 250 personil yang akan ditempatkan disejumlah titik rawan kemacetan dan kejahatan mulai dari Cikuasa Atas sampai bawah dan sekitar gerbang Tol Merak. “Sistem pengaturan personil berada Gedung Bundar Pelabuhan Merak, hal ini sesuai dengan rapat kesepakatan ASDP,” ujarnya.

JADWAL SAMSAT KELILING WILAYAH POLDA JATIM, SABTU 28 JULI 2012


JADWAL SAMSAT KELILING WILAYAH POLDA JATIM, SABTU 28 JULI 2012 :
 

1. Polrestabes Surabaya :
     a. Samsat Corner Galaxy Mall, pkl 10.00 s/d selesai.
     b. Samsat Corner ITC, pkl 10.00 s/d selesai.
     c. Samsat Corner Royal Plaza, pkl 10.00 s/d selesai.
2. Polres Tuban , Kec. Palang, pkl 08.00 s/d selesai.
3. Polres Bangkalan, Kec. Klampis, pkl 08.00 s/d selesai.
4. Polres Nganjuk, Ds. Pujahito, pkl 08.00 s/d selesai.
5. Polres Lamongan, Ds. Lojong Kec. Glagah, pkl 08.00 s/d selesai.
6. Polres Tulung agung, Pasar Bandung, pkl 08.00 s/d selesai.
7. Polres Gresik, Simp 3 Tenger Manyar, pkl 08.00 s/d selesai.
8. Polres Jember, Dpn Telkom Balung, pkl 08.00 s/d selesai.
9. Polres Probolinggo, Alun2 kota r, pkl 08.00 s/d selesai
10. Polres Situbondo, Lapangan Ds. Kendit, pkl 08.00 s/d selesai.
Samsat Keliling melayani pembayaran pajak 1 th yang belum jatuh temp dan tidak dalam proses leasing ( agunan bank).

Arsip Berita

PENERIMAAN POLRI 2014

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. NTMC KORLANTAS POLRI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger