Headlines News :

Pos Keamanan Polres Lamteng Terbaik pada Operasi Ketupat 2012

Written By Mediaatas on Selasa, 28 Agustus 2012 | 13.40


IMG07723-20120828-15452.jpg

LAMPUNG- Polda Lampung menggelar acara halalbihalal yang disertai syukuran dengan berakhirnya  kegiatan Operasi Ketupat 2012. Kegiatan yang dihadiri pejabat utama   dan jajaran Polda digelar di halaman Mapolda Lampung, Selasa (28/8/2012).

Kegiatan disertai  siraman rohani  Ustaz  KH Komarudin Bisri, dan   pemberian penghargaan kepada pos pengamanan terbaik selama Operasi Ketupat  2012 yang diberikan kepada  Polres Lampung Tengah, Tanggamus, dan Lampung Barat.

Pemerintah Bangun 559 Kilometer Jalan Baru pada 2013

JAKARTA -  Pemerintah akan membangun jalan baru sepanjang 559 kilometer pada 2013 mendatang. Selain itu, pemerintah juga akan menambah kapasitas jalan nasional sepanjang 4.278 kilometer, jalur kereta api sepanjang 380 kilometer dan 15 pelabuhan udara baru.

Pembangunan infrastruktur ini untuk menjawab tantangan dan persoalan investasi di masa depan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, banyak negara di kawasan Asia Pasifik menghadapi berbagai tantangan infrastruktur selama tiga dasawarsa. "Tantangan ini semakin dirasakan mendesak untuk kita jawab, mengingat kawasan Asia Pasifik saat ini telah menjadi mesin pertumbuhan ekonomi global," katanya saat membuka konferensi dan pameran Infranstruktur Internasional Indonesia 2012, Selasa (28/8).

Kawasan Asia Pasifik diproyeksikan akan berkembang lebih pesat, dibandingkan kawasan-kawasan lainnya di dunia. Pada tahun 2012, pertumbuhan ekonomi di kawasan ini diperkirakan akan mencapai 4,3 %, sementara di tahun 2013 mendatang diperkirakan akan mencapai 4,7 %.

SBY menyebutkan dana pembangunan infrastruktur di kawasan Asia Pasifik selama satu dasawarsa ke depan mencapai lebih dari US$60 miliar. Pemerintah sendiri telah mengalokasikan dana sebesar U$20 miliar untuk pembangunan infrastruktur pada 2013 nanti.

Selain pembangunan infrastruktur darat, pemerintah juga akan mengalokasikan dana bagi infrastruktur maritim. Rencananya, pemerintah akan membangun pelabuhan internasional di Kuala Tanjung serta pusat pelabuhan internasional di Bitung. Kuala Tanjung dan Bitung terletak pada lingkar jalur pelayaran internasional dengan lalu lintas laut yang padat.

SBY menegaskan pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam pembangunan nasional melalui Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) berusaha menggenjot pembangunan infrastruktur ini. Di bawah Masterplan ini, sebanyak 135 proyek pembangunan infrastruktur dan sektor riil telah dimulai, dengan nilai investasi lebih dari Rp490 triliun. Melalui MP3EI, selain Pulau Jawa dan Sumatera yang relatif sudah lebih berkembang, kawasan-kawasan di Kalimantan, Sulawesi, Papua dan Maluku, serta di Kepulauan Nusa Tenggara menjadi perhatian utama.

Pemudik Sepeda Motor Naik 16,69 Persen

mudik-kapal-perang.jpg

Jumlah sepeda motor naik tinggi. Padahal sekitar 70 persen dari kecelakaan lalu lintas dialami oleh pengendara dan penumpang sepeda motor," kata Menteri Perhubungan EE Mangindaan, Selasa (28/8/2012) di Jakarta, usai menutup Pos Koordinasi Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2012.

Angka pemudik dengan sepeda motor naik lebih tinggi dibanding prediksi Badan Litbang Kemhub, yang hanya memprediksi kenaikan jumlah sepeda motor sebesar 6,16 persen menjadi 2,51 juta unit.

Persentase pemudik dengan sepeda motor juga lebih tinggi dibanding kenaikan jumlah pemudik dengan bus angkutan. Dari H-7 hingga H+6 Lebaran, pemudik dengan bus hanya naik 11,31 persen dari 4,91 juta orang menjadi 5,46 juta orang.

Kepala Bidang Keselamatan dan Keamanan Korlantas Kombes Pol Adnas mengatakan, pengendara sepeda motor memang sangat tidak berdisiplin. " Belum lagi ditemui ketidaklaikan kendaraan mereka," ujar dia.

Sementara itu, jumlah mobil pribadi yang digunakan untuk mudik juga naik sebesar 8,55 persen. Yakni dari 1,44 juta unit mobil menjadi 1,56 juta unit mobil sehingga tidak mengherankan bila kemacetan makin panjang.

Sopir dan Kernet Bus Cabuli Penumpang

korban_cabul.jpg


YOGYA
- Seorang penumpang perempuan bus antar kota antar provinsi (AKAP), asal Brebes, TN, menjadi korban pelecehan saat perjalanan dari rumahnya menuju Yogyakarta.

Diduga pelakunya merupakan sopir atau awak bus yang ditumpanginya itu. Merasa diperlakukan secara amoral, korban lantas melapor ke Mapolresta Yogyakarta. Kini kasus tersebut masih dalam penanganan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Informasi dihimpun di Mapolresta, Senin (27/8/2012) menyebutkan, musibah dialami penumpang itu terjadi pada Jumat (24/8/2012) sekitar pukul 23.30. Saat itu dia berangkat dari Brebes pukul 21.30 menggunakan bus Citra Adi Lancar. Karena sudah kemalaman, akhirnya tidak bisa turun di tempat tujuan Yogyakarta untuk kemudian menuju kos di daerah Timoho.

Korban pun terpaksa turut serta bus tersebut hingga garasi terakhir di Jl Wonosari. Sampai digarasi, korban meminta pertolongan pihak bus untuk mengantarkannya ke tujuan.

Dia pun diantar terduga pelaku yang menurut laporannya di Mapolresta bernama Bajang. Menggunakan mobil pribadi, akhirnya berangkat ditemani seorang sopir. Korban dan terduga pelaku pun duduk di kursi depan mobil itu.

Namun di tengah perjalanan, nampaknya muncul niat jahat dari awak bus yang mengantarnya dengan mobil pribadi itu. Dia tidak langsung diantar sampai kos, namun diputar-putarkan lebih dulu di sekitar kota.

Hingga akhirnya sampai di Jl Timoho Yogyakarta, tepatnya di depan panti asuhan Bala Keselamatan, pelaku justru meminta sopir menghentikan mobilnya. Dia lalu berusaha mencium penumpang yang diantarnya. Korban pun melakukan perlawanan dengan berusaha menolak.

Upaya itu tidak berhenti. Pelaku justru duduk di depan korban dan kembali beraksi. Korban kembali melawan. Beruntung saat itu tidak terlanjur mengalami nasib lebih buruk. Akhirnya korban dari Bulukumba Brebes itu diantar sampai kos. Keesokan harinya korban melapor ke polisi.

Kejahatan yang dialami korban pelecehan itu memang bukan di dalam bus angkutan. Namun, terduga pelaku merupakan awak bus yang semula ditumpanginya. Lagi pula korban masih dalam perjalanan untuk pulang ke huniannya. Polisi pun mulai mewaspadai kejahatan angkutan. 
 
Sepanjang lebaran, setidaknya ada 15 laporan korban tangan jahil di bus di Terminal Giwangan. Mereka memang tidak mengalami nasib sama seperti korban pelecehan, namun kehilangan beberapa barang berharganya ketika di dalam bus saat perjalanan mudik atau arus balik. Laporan mereka pun diterima pospam di terminal Giwangan.

Kapospam Terminal Giwangan, Kepala Pospam, AKP Waris Sujarwo, mengatakan kebanyakan korban kehilangan di dalam bus saat perjalanan. Mereka baru bisa melapor saat bus sampai di terminal Giwangan. Sejauh ini menurutnya pantauan keamanan baru bisa dilakukan di luar bus, terutama di perhentiannya seperti terminal.

Penyebab Korban Tewas Mudik Meningkat


Kecelakaan_Mudik_Lebaran.jpg


JAKARTA -
Tingkat kecelakaan yang meningkat pada musim mudik lebaran tahun ini, disebabkan jumlah pemudik kian banyak sementara infrastruktur tak membaik.

Hal ini dikatakan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, Jusuf Kalla (JK) pada acara halal bi halal PMI Pusat di Jakarta, Selasa (28/8/2012).

"Orang bersama-sama berjalan di lahan yang sempit, pasti ada kesalahan (kecelakaan)," kata JK saat ditemui seusai acara, Selasa (28/8/2012) di Kantor PMI Pusat, Jakarta.

Menurut JK, perbaikan infrastruktur pun tak serta merta bisa mengurangi risiko kecelakaan. "Bagaimana polisi mengatur juga menentukan disiplin masyarakat," kata JK menambahkan.

Fenomena yang paling membahayakan, menurut JK, adalah tren penggunaan sepeda motor untuk mudik.

JK melanjutkan, "Sekitar 70 persen kecelakaan adalah sepeda motor. Ini yang harus dihindari."

Hingga kini, tercatat sekitar 908 orang tewas akibat kecelakaan selama musim mudik lebaran tahun 2012. Ini meningkat sekitar 10-15 persen dari tahun sebelumnya.

Jalan Berlubang Bertaburan di Galus

28082012foto.6_.jpg


* Rambu-rambu Banyak yang Rusak

BLANGKEJEREN - Sebagian ruas jalan di Kabupaten Gayo Lues, baik jalan provinsi maupun kabupaten dipenuhi lubang, sehingga dapat membahayakan pengguna kendaraan. Bukan itu saja, sebagian besar rambu-rambu lalulintas juga rusak parah dan belum ada tindakan dari pihak terkait untuk segera memperbaiki marka peringatan bagi para pengendara itu.

Kapolres Galus AKBP Drs Sofyan Tanjung, melalui Kasat Lantas Iptu Al Mahdi SH kepada Serambi, Senin (27/8) mengatakan kondisi sebagian besar ruas jalan rusak dan berlubang, bahkan ada yang rusak parah. Al Mahdi menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membahas jalan rusak untuk segera diperbaiki.

Dia juga mengeluhkan rambu-rambu lalulintas yang baru dipasang dinas terkait sudah rusak dan sebagian tumbang, tetapi terus dibiarkan tanpa ada upaya perbaikan. Al Mahdi menegaskan kondisi jalan yang rusak atau berlubang dan marka peringatan yang juga rusak dapat mengundang kecelakaan lalu lintas.

“Dalam waktu dekat ini, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan dinas terkait, membahas jalan berlubang dan rambu-rambu lalulintas yang rusak, sebelum jatuhnya korban jiwa,” jelas Al Mahdi. Dia mengungkapkan dalam satu kecelakaan lalulintas pada Sabtu (11/8/2012) malam, seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

Disebutkan, insiden terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di ruas jalan Desa Gele, dari arah Blangkejeren ke Kutacane. Kecelakaan maut terjadi karena pengendara sepeda motor Suzuki Smash yang membonceng dua temannya melaju dalam kecepatan tinggi saat hujan deras, sehingga kendaraan hilang keseimbangan, lalu terjatuh.

“Korban kecelakaan tunggal tersebut meninggal dunia di Puskesmas Kota Blangkejeren, setelah korban mengalami pendarahan hebat di bagian kepala, akibat terbentur dengan trotoar badan jalan,” kata Kasat Lantas Polres Galus itu. Dia menduga, kondisi jalan berlubang yang tertutupi air hujan membuat pengendara tidak bisa menjaga keseimbangan kendaraannya, selain berkecepatan tinggi.

Sementara itu, selama Operasi Ketupat Rencong 2012 untuk arus mudik dan arus balik lebaran 1433 H/2012 M di Kabupaten Gayo Lues (Galus), angka kecelakaan minim. “Selama operasi ketupat digelar dari 10 sampai 25 Agustus 2012, jumlah kecelakaan lalulintas yang terjadi di jalan raya di Kabupaten Galus hanya satu kasus kecelakaan, dengan satu pengendara meninggal dunia,” urainya.

Dia menambahkan walau operasi ketupat rencong telah berakhir, petugas Satlantas Polres Galus akan tetap meningkatkan razia penertiban kendaraan. Kegiatan sosialisasi tertib berlalulintas juga akan terus digencarkan dengan pembagian brosur kepada pengguna kendaraan selain kepada masyarakat, tandasnya.

Warga Blokir Lintas Meulaboh-Calang

28082012foto.8_.jpg

 



MEULABOH - Ruas jalan di lintasan Meulaboh-Calang via Cot Seulamat di kawasan Desa Pinem, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, sejak Minggu hingga Senin (26-27/8) diblokir warga dengan menggunakan aneka jenis kayu yang dibentangkan di badan jalan. Akibatnya, ruas jalan padat lalu-lintas itu terganggu karena badan jalan menyempit dengan akibat pemasangan blokade.

Amatan Serambi, sepanjang Senin kemarin siang di lokasi blokade jalan, terlihat pengguna jalan bersepeda motor maupun kendaraan roda empat, enam dan kendaraan berbadan lebar yang mengangkut muatan barang, sangat kesulitan melintasinya.

Bahkan sejumlah kendaraan terpaksa melambatkan laju kendaraannya karena pepohonan yang dipasang itu sangat mengganggu arus lalu-lintas. Apalagi, pemasangan potongan pohon kayu dan pohon kelapa, serta aneka pepohonan itu nyaris menutupi seluruh badan jalan, dan hanya menyisakan badan jalan beberapa meter saja.

Selain itu, badan jalan di wilayah itu juga sulit dilintasi karena dipenuhi lumpur dan berlubang, sehingga untuk bisa melintasnya membutuhkan waktu hingga 10-15 menit lamanya. “Blokade yang dipasang oleh warga dan pemuda di lintasan Meulaboh-Calang ini karena badan jalan ini tak kunjung diaspal,” kata Keuchik Pinem, Sudirman menjawab Serambi, kemarin.

Menurutnya, pemasangan blokade jalan di wilayah itu sebelumnya juga sudah dilaporkan kepada Camat Samatiga, Jufri, sebagai bentuk koordinasi. Namun pimpinan kecamatan setempat tak bisa mengambil sikap karena persoalan itu merupakan aspirasi masyarakat setempat yang tak tahan dengan kerusakan badan jalan yang dipenuhi debu.

Keuchik Sudirman juga menjelaskan, tuntutan warga kepada Pemkab Aceh Barat yang meminta badan jalan itu segera diaspal karena telah digunakan sebagai jalur alternatif pasca tsunami sejak tahun 2005 lalu itu hingga kini tak dipenuhi. Sehingga warga beramai-ramai melakukan blokade sebagai bentuk protes akibat badan jalan antar kecamatan dan kabupaten itu tak kunjung diperbaiki.

Bahkan, warga juga mengancam akan menutup secara total ruas jalan tersebut, sehingga ruas jalan itu tak bisa dilintasi lagi oleh pengguna jalan. “Kami serius dengan tuntutan ini, karena jika tak ditanggapi, maka jalannya terpaksa ditutup warga,” tegas Keuchik Sudirman.

Dikerjakan Februari 2013

SECARA terpisah, Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Kabupaten Aceh Barat, Marhaban yang dikonfirmasi Serambi, kemarin sore mengaku persoalan pembangunan ruas jalan alternatif di lintasan Meulaboh-Banda Aceh via Cot Seulamat yang menghubungkan antara Cot Darat, Pinem, hingga ke Kuala Bubon itu sebetulnya sudah disetujui oleh pemerintah pusat untuk dikerjakan.

Kata Marhaban, berdasarkan usulan yang dilakukan oleh Pemkab Aceh Barat kepada pemerintah pusat beberapa waktu lalu, pemerintah telah menyetujui dana sebesar Rp 11 miliar guna melakukan pembangunan badan jalan alternatif itu sepanjang sekitar 8 kilometer dan akan dikerjakan pada tahun 2013 mendatang.

Marhaban juga meminta kepada masyarakat untuk bersabar dan segera membuka blokade jalan yang dipasang di jalur padat pengguna jalan itu, karena dikhawatirkan mengganggu arus transportasi di wilayah itu. Mengingat jalur yang diblokade, merupakan badan jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk kelancaran arus transportasi dan aktivitas masyarakat.

“Masyarakat tidak perlu risau, ruas jalan ini akan dibangun pada Februari 2013 mendatang. Karena dananya sudah ada dan sudah disetujui pemerintah untuk dikerjakan,” kata Kadis BMCK Aceh Barat Marhaban.

38 Orang Tewas di Lebaran 2012


BANDA ACEH -  Posko Operasi Ketupat Rencong 2012 Ditlantas Polda Aceh melaporkan, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas pada masa angkutan Lebaran 2012 yang dimulai sejak tanggal 11 - 28 Agustus 2012  sebanyak 38 orang. Jumlah ini menurun 16 orang atau 32,14 persen dari tahun 2011 lalu.

Kadit Lantas Polda Aceh Kombes Pol Drs Unggul Sediyantoro MSi mengatakan, ada beberapa penyebab  menurunnya jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada masa angkutan Lebaran Idul Fitri tahun ini. Pertama,  karena jauh-jauh  hari sebelum dilaksanakannya Operasi Ketupat Rencong 2012, Polda Aceh bersama Polres dan Polsek di kabupaten/kota telah melaksanakan penyuluhan disiplin dan tertib berlalu lintas di jalan raya kepada pelajar SMP, siswa SMA/SMK/MA dan masyarakat umum di sekolah - sekolah, tempat-tempat keramaian, seperti pasar dan  lainnya.

Selain itu, bersama PT Jasa Raharja,  sejumlah distributor sepedamotor maupun mobil, memasang spanduk yang bertuliskan imbauan untuk selalu berhati-hati di jalan raya.

Dikatakan, program dan metode penyuluhan langsung ke sekolah-sekolah,  pemasangan spanduk di jalan raya, menempatkan rambu/tanda bahaya di kawasan rawan kecelakaan,  turut memberikan kesadaran bagi pengguna kendaraan bermotor, baik sepedamotor maupun mobil pribadi dan sopir penumpang umum untuk lebih berhati-hati lagi dalam mengemudikan kendaraannya.

Kehatihatian pengguna kendaraan bermotor tadi pada perjalanan mudik ke kampung halaman dan balik  selama dua pekan masa angkutan Lebaran tahun ini, menurut Unggul, telah  memberikan hasil positif  terhadap kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada masa angkutan Lebaran 2012 ini. “Menurun sebesar 48,45 persen atau dari 95 kejadian menjadi 64 kejadian,” kata dia.

Penurunan peristiwa jumlah kecelakaan lalu lintas  itu, sebut Unggul, telah menekan  dan menurunnya jumlah korban jiwa yang meninggal dunia dari 56 orang menjadi 38 orang. Begitu juga korban luka berat dan ringan turut menurun. Luka berat turun dari 61 orang menjadi 46 orang dan luka ringan dari 98 orang menjadi 92 orang.

Sedangkan Wadirlantas Polda Aceh Gunawan dan Kepala Operasi Ketupat Rencong 2012 Polda Aceh AKP Zuliadin SH mengatakan, dari 21 Polres yang terdapat di Aceh, untuk jumlah peristiwa kecelakaan yang paling banyak terjadi di Aceh Besar sebanyak 11 kejadian, kedua Banda Aceh sebanyak 7 kejadian,  dan ketiga Aceh Timur sebanyak 6 kejadian.

Tapi, sebut kedua pejabat Ditlantas Polda Aceh itu, untuk jumlah korban jiwa yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas selama masa angkutan lebaran dua pekan sejak 11 - 28 Agustus 2012, paling banyak terjadi di wilayah kerja Polres Aceh Timur mencapai 6 orang, kemudian disusul Lhokseumawe dan Bener Meriah masing-masing 4 orang.

Sementara itu,   Kadishubkomintel Aceh Prof Dr Yuwaldi Away MSc dan Ketua Organda Aceh, Musni Haffas mengatakan, kesuksesan penurunan peristiwa kecelakaan lalu lintas dan korban meninggal dunia pada masa angkutan Lebaran Idul Fitri tahun 2012 ini, antara lain  karena kesadaran yang tinggi  pengendara sepedamotor atas kerugian akibat kecelakaan bagi dirinya maupun keluarga.

Kasus Kecelakaan di Mojokerto Meningkat



Mojokerto  - Kasus kecelakaan selama Operasi Ketupat 2012 meningkat dari tahun sebelumnya. Sebanyak 54 kasus kecelakaan dengan tujuh korban meninggal terjadi di wilayah hukum Polres Mojokerto.

Dibanding tahun sebelumnya yang hanya 11 kasus kecelakaan dengan korban meninggal lima orang.

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Samirin mengatakan, data tersebut diperoleh selama Operasi Ketupat yakni sejak tanggal 11 Agustus hingga 26 Agustus. "Dari 54 kasus kecelakaan, 52 kasus kecelakaan melibatkan kendaraan roda dua," ungkapnya, Selasa (28/08/2012) tadi pagi.

Masih kata Kasat Lantas, dari 54 kasus kecelakaan tersebut menyebabkan tujuh korban meninggal, dua diantaranya meninggal saat dilarikan ke rumah sakit, tiga korban mengalami luka berat dan 90 korban mengalami luka ringan.

"Dibanding tahun lalu, kasus kecelakaan selama Operasi Ketupat tahun ini meningkat 100 persen. Kejadian kecelakaan tersebut rata-rata di luar jalur Operasi Ketupat, hanya tiga kasus kecelakaan yang terjadi di jalur By Pass namun hanya sifatnya kecil karena korbanya hanya mengalami luka ringan," katanya.

Penyebabnya, lanjut Kasat Lantas, didominasi oleh faktor humam eror atau kelalaian manusia. Karena banyak pengendara yang kurang mematuhi rambu-rambu lalu lintas, sementara penyebab lainnya ialah, faktor minimnya fasilitas jalan dan Penerangan Jalan Umum (PJU).

"Masih tingginya angka kecelakaan ini, menjadi evaluasi kita. Selanjutnya akan kita tingkatkan sosialisasi terkait berkendara di jalan serta permohonan penambahan fasilitas jalan pada dinas terkait sehingga angka kecelakaan di Kabupaten Mojokerto bisa ditekan," jelasnya.

40 Persen Jalan di Bekasi Rusak




ilusjalan
BEKASI – Kerusakan jalan kolektor untuk jalur perlintasan ekonomi di Kota Bekasi harus segera diperbaiki. Karenanya Pemkot Bekasi mengalokasikan anggaran perbaikan sekitar Rp135 miliar melalui keuangan daerah 2012.

Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi, Momon Sulaiman, mengatakan untuk perbaikannya sudah dilakukan sejak sebelum puasa. “Namun pasca Lebaran kali ini kembali kita kebut pekerjaannya,” ujarnya.

Menurut dia, panjang jalan kolektor di wilayah setempat 295 kilometer. Sebanyak 40 persen di antaranya rusak.

“Saat ini kita sedang mengerjakan perbaikan jalan kolektor di Jl. Wibawa Mukti dan Jati Luhur yang menjadi jalur perlintasan ekonomi Bekasi dengan Bogor, Jakarta Timur, dan Depok,” katanya.

Menurut dia, perbaikan jalan kolektor ini menjadi prioritas pemerintah guna meningkatkan geliat perekonomian di wilayah setempat dan menciptakan akses transportasi warga yang nyaman dan aman.

“Bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan laju perekonomian warganya kita buktikan dengan alokasi anggaran perbaikan jalan kolektor yang mencapai Rp135 miliar dari total alokasi dana perbaikan jalan Rp300 miliar pada tahun 2012,” ujarnya.

Menurut Momon, sejumlah perusahaan yang sangat bergantung pada kondisi jalan yang baik di Kota Bekasi, di antaranya jasa ekspedisi yang mayoritas berlokasi di wilayah selatan dan timur.

“Pengusaha jasa ekspedisi sangat menjaga kepercayaan konsumennya dengan mengantarkan barang tepat waktu. Sehingga sangat dibutuhkan kondisi jalan yang layak,” katanya.

Korban Kecelakaan Selama Lebaran Dapat Santunan

jasarabandung288
BANDUNG – Sembilan ahli waris korban kecelakaan mudik dan balik Lebaran menangis di Gedung Jasa Raharja Cabang Jawa Barat, saat menerima santunan, Selasa. Mereka tak kuasa membendung air mata ketika menerim map berisi santunan yang diberikan langsung Kepala Cabang Jasa Raharja Armin Ardi Sukmana.

“ Kami sangat berterimakasih kepada Jasa Raharja. Meski ada santunan nyawa tak bisa dibeli,“ kata salah seorang ahli waris Sri Maryati.

Dia mengakui korban yang meninggal suaminya Munif, di Cimahi saat menjelang lebaran.“ Kami sudah kehilangan sosok suami. Tak menyangka suami ku akan meninggal menjelang Lebaran,“ kata dia sambil menangis.

Meski begitu dia mengaku bersyukur masih ada santunan dari Jasa Raharja yang bisa dimanfaatkan untuk bekal dalam menata keluarga.“ Uang itu akan digunakan untuk mengurus almarhum terutama tahlilan. Sisanya akan ditabung untuk modal usaha,“ katanya.

Kacab Jasa Raharja Jabar Amin Ardi Sukmana, menjelaskan, santunan diberikan kepada sembilan ahli waris. Tiap ahli waris menerima santunan Rp 25 juta karena korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.

Bus Tabrak Motor, Suami-istri Tewas




jombangkoid288
SURABAYA -Bus menabrak motor pemudik, Selasa (28/8). Akibatnya, suami istri (pasutri) tewas, sedangkan dua anaknya kritis dan dirawat di RSUD Jombang, Jawa Timur.

Kecelakaan itu bermula ketika Santoso,38 dan istrinya Diah Ayu Ambarwati, serta dua orang anaknya berboncengan motor bernopol B 6405 PIF. Pemudik Lebaran ini melaju ke arah barat. Awalnya perjalanan mereka lancar-lancar saja meski membawa perbekalan layaknya orang mudik.

Setelah di tikungan Jatipelem, Santoso cukup kaget. Karena dari arah berlawanan melaju cukup kencang Bus PO Cendana dengan nopol AE 7140 UB yang dikemudikan Arif Ridiyan,36, warga Ponorogo. “Bus warna putih itu kemudian menabrak motor yang ditumpangi sekeluarga itu,” kata Tauhid,50, warga di lokasi kejadian.

Akibat benturan keras itu, motor jenis Vega tersebut terbanting ke aspal. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berhamburan untuk memberikan pertolongan. Sedangkan warga lainnya melaporkan kejadian itu ke pos pantau terdekat. Ironisnya, sopir bus sempat melarikan diri hingga akhirnya dikeroyok massa.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan Santoso dan istrinya, Diah Ayu meninggal. Sedangkan dua anaknya yang masing-masing berusia 10 dan 3 tahun kritis. “Sang istri meninggal di lokasi kejadian, sedangkan suaminya meninggal saat berada di UGD RSUD Jombang. Selain patah tulang, mereka juga mengalami cedera otak sedang,” kata dr Puspitasari, dokter jaga di UGD Jombang.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Jakarta

Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Selasa, 28 Agustus 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Mall Citraland Grogol
STNK : Mall Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi sartika cawang
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Tabrakan Bus dan Sedan, Tol Cikarang Macet


Jakarta - Arus balik kembali memakan korban. Tabrakan antara bus dan mobil sedan terjadi di Km 15 tol Bekasi arah Halim pada Selasa pagi, 28 Agustus 2012. Kecelakaan itu terjadi pada pukul 05.45, antara bus berpelat nomor BH 7038 AU dan sedan berpelat nomor B 99 MF. Akibatnya, jalan tol macet hingga pukul 8 pagi ini.

“Arus masih terlihat padat di Km 17 tol Bekasi,” kata petugas piket Traffic Management Center, Briptu David, ketika dihubungi pada Selasa, 28 Agustus 2012.

Menurut David, kepadatan terjadi sejak keluar pintu tol Bekasi Timur. Lalu lintas dari arah Cikampek menuju Jakarta juga tergolong padat di daerah itu. Menurut dia, kemacetan tidak bakal berlangsung lama. “Sebentar lagi seharusnya sudah mulai mengalir, kan penanganan kecelakaan sudah dari tadi,” katanya.

Belum diketahui berapa jumlah korban pada kecelakaan itu. “Belum ada laporan lagi,” kata David. Kecelakaan itu juga menyebabkan kemacetan di tol Cikarang arah ke Halim dari Km 23 sampai Km 30.

Polri: Kami Tak Bisa Larang Pemudik Pakai Motor

Jakarta Angka kecelakaan yang dialami pengendara motor selama mudik tahun ini lebih tinggi dibanding tahun lalu. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri mengakui tidak bisa melarang pemudik untuk menggunakan motor.

"Sampai saat ini kita tidak ada regulasi untuk melarang masyarakat menggunakan sepeda motor untuk mudik. Evaluasi kita lebih dari 75 persen kecelakaan adalah sepeda motor," ujar Analis Kebijakan Korlantas Polri, Kombes Pol Adnas, dalam acara penutupan Posko Terpadu Tingkat Nasional Lebaran 2012 di Kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (28/8/2012).

Adnas mengatakan pilihan masyarakat untuk mudik memang kebanyakan menggunakan kendaraan roda dua karena lebih murah biayanya dan lebih mudah untuk mobilisasi di tujuan mudik. Meskipun mudik menggunakan sepeda motor paling rawan kecelakaan.

Pada saat bulan puasa menjelang Lebaran, lanjut dia, para pemudik motor biasanya lebih memilih waktu berangkat yang sama yaitu setelah sahur. Dalam kondisi berpuasa itulah, menurut Adnas, menyebabkan para pemudik motor mudah lelah di perjalanan sehingga berpotensi terjadi kecelakaan.

"Kapolri juga sudah berusaha mengimbau pemudik agar tidak pakai motor. Sudah ada juga kerja sama dengan TNI yaitu kapal yang mengangkut pemudik motor. Namun lebih dari 2 juta pemudik motor se-Indonesia tetap berangkat mudik," tuturnya.

Selama operasi Ketupat 2012 berlangsung 16 hari dari 11-26 Agustus 2012, tercatat 5.233 kasus kecelakaan lalu lintas, 908 orang meninggal, 1.505 orang luka berat, dan 5.139 orang luka ringan. Kerugian materil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 11.125.695.012.

Kecelakaan lalu lintas didominasi pengendara motor. Tercatat kendaraan yang terlibat pelanggaran pemudik motor mencapai 44.906 kasus, 6.252 Mobil Penumpang, 1.198 Mobil Bus, dan 5.150 mobil barang dan 68 kendaraan khusus.

Info Arus Lalin Ruas Tol Jakarta Sekitarnya



Berikut pantauan kondisi arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan tol di Jakarta dan sekitarnya, Selasa (28/8) pagi ini, seperti yang disampaikan pihak Jasa Marga Traffic Information Center.

Tol Dalam Kota, Pancoran - Kuningan padat, lanjut off Semanggi padat volume kendaraan. Arah sebaliknya Tomang - Slipi padat volume kendaraan.

Tol Jagorawi, Kali Cipinang - Cawang padat volume kendaraan, arah sebaliknya lancar.

Tol Cikampek, arah Cikampek padat sekitar Bekasi Timur - Tambun. Arah Jakarta padat sekitar Bekasi Timur - KM 15.200.

Tol Tangerang, Kembangan - Kemanggisan - Tomang padat volume kendaraan, arah sebaliknya lancar.

Tol Purbaleunyi di kedua arah ramai lancar. Begitu juga di Tol JORR dan Tol Merak dua arah ramai lancar.

Tol Tanjung Priok, Cawang - Kebon Nanas padat volume kendaraan, arah sebaliknya lancar.

Arsip Berita

PENERIMAAN POLRI 2014

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. NTMC KORLANTAS POLRI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger