Headlines News :

Jl. Panjang Macet, Ada Truk Terguling dan Kontainer Terperosok

Written By Firmansyah Djavu on Minggu, 05 Mei 2013 | 22.06

Jakarta - Truk kontainer B 9210 LI terperosok di Jalan Panjang, Jakarta Barat. Akibat peristiwa tersebut arus lalu lintas menjadi tersendat.

Kecelakaan juga menimpa truk bermuatan pasir. Truk bernomor polisi B 9590 MI terguling karena tidak kuat melewati tanjakan di fly over Jalan Panjang. Lokasi kecelakaan ini tak jauh dari terperosoknya kontainer.

"Keduanya masih ditangani. Masih di kanan kiri jalan," ujar Wakasat Lantas Polres Jakbar, Kompol Budiyono saat dihubungi, Minggu (5/5/2013).

Menurut Nano pengguna jalan, akibat dari kedua peristiwa itu lalu-lintas di Jalan Panjang tersendat. "Dari pesantren Assadiqiyah sampai fly over Jalan Panjang," ujar Nano.

Truk Tabrak Mobil Rombongan Wartawan, 1 Tewas

Medan, - Satu orang tewas dan 3 lainnya menderita luka dalam kecelakaan tabrakan truk dan mobil pembawa rombongan wartawan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Para korban luka kini dirawat di beberapa rumah sakit terpisah.

Korban tewas dalam kejadian ini, Didi Syahputra (22) kontributor TV One untuk wilayah Aceh Timur. Sedangkan korban luka masing-masing Irvan Purba kontributor Trans TV untuk Langkat, Bambang Suhandoko jurnalis Posmetro, Aswin jurnalis Monitor dan Devi jurnalis Metro24.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, kecelakaan itu terjadi pada Minggu (5/5/2013) sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Medan-Binjai, Kilometer 16, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

Saat kejadian, Xenia yang dikemudikan Aswin sedang melaju dari arah Kota Binjai menuju Kota Medan. Setiba di lokasi ternyata dari arah berlawanan datang truk tangki pembawa minyak sawit yang melaju kencang dan mengambil jalur mobil para korban. Tabrakan tak terhindarkan. Mobil Xenia itu terguling.

Akibatnya Didi Syahputra tewas di tempat. Sementara empat penumpang lainnya mengalami luka-luka cukup serius. Irvan Purba dan Aswin dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik di Jalan Bungalow, Medan.

Irvan yang mengalami luka di bagian kepala saat ini sudah sadar, sementara Aswin yang patah kaki masih belum sadar dan tengah dirawat di ruang gawat darurat.

Sementara korban Bambang Suhandoko dirawat di RSU Sari Mutiara di Jalan Kapten Muslim, dan Devi dirawat di RSU Sundari, Jalan Pinang Baris.

Kapolsek Sunggal Kompol Martin Luther Dachi menyatakakan, polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan ini.

"Kejadiannya dini hari tadi. Nanti datanya saya sampaikan lengkap," Dachi kepada wartawan.

Bus Terguling, 3 Tewas di Boyolali

Boyolali, - Kecelakaan lalu-lintas terjadi di jalan utama Solo - Semarang. Bus jurusan Lampung - Kediri mengalami naas di daerah Kenteng, Bulusari, Ampel, Boyolali. Tiga orang, satu diantaranya balita 2,5 tahun, dinyatakan meninggal akibat kecelakaan itu. Sedangkan 28 orang lainnya mengalami luka. Seluruh korban saat ini berada di RSUD Pandang Arang, Boyolali.

Kecelakaan Bus PO Puspa Jaya jurusan Lampung - Kediri terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di ruas jalan utama Solo - Semarang, tepatnya di depan SPBU Kenteng, Desa Bulusari, Kecamatan Ampel, Boyolali (5/5/2013). Tiga orang meninggal seketika dan puluhan penumpang lainnya mengalami luka berat dan ringan.

Para korban langsung dibawa ke IGD RSU Pandan Arang Boyolali untuk mendapatkan perawatan medis. Dari ketiga korban tewas tersebut, satu diantaranya bernama Rangga Asraf Pratama adalah bocah berusia 2,5 tahun anak dari Siti Saidah (25) warga jalan Terong No 5, RT 15/07 Iring Mulyo, Metro Timur, Lampung. Dua korban meninggal lainnya adalah Misri (70 tahun) warga Sumber Agung, Suwoh, Lampung Barat dan Arni Koiriyah (15 tahun) warga Sumber Agung, Suwoh, Lampung Barat.

Sedangkan 28 penumpang bus lainnya mengalami luka berat dan ringan. Korban kebanyakan korban mengalami luka-luka di bagian kepala, dada, serta bagian tubuh lainnya. Beberapa korban mengalami patah tulang.

Kanitlaka Satlantas Polres Boyolali, Iptu M Arifin memaparkan, dari keterangan sejumlah saksi kecelakaan bermula ketika bus PO Puspa Jaya BE 2749 W, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Semarang menuju Solo dengan kondisi jalan lurus tanpa tanjakan maupun tikungan.

Sesampai di depan SPBU Kenteng, ada kendaraan lain yang berhenti. Bus yang dikemudikan oleh Agus (35 tersebut) tersebut, langsung banting setir ke kiri dan melaju tak terkendali. Setelah menabrak pagar dan taman SPBU, bus lalu terguling dan sempat terseret 9 meter. Bus terguling dengan posisi bagian kanan di bawah. Sehingga sebagian besar korban adalah penumpang yang duduk di sebelah kanan.

"Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Namun dipastikan rem bus tidak blong. Saat ini kami masih fokus pada pendataan para korban. Kita juda sudah meminta keterangan awak bus, tapi hingga saat ini kami belum mengetahui keberadaannya sopir bus," ujar Arifin.

Sedangkan sopir cadangan, Joni, mengaku tidak mengetahui persis kejadian tersebut. “Saya tidak tahu persis kejadiannya, karena saat itu saya tidur. Pergantian sopir dilakukan di setiap pemberhentian yakni di rumah makan. Setelah pergantian itu saya tidur," ujar Joni yang juga mengalami luka akibat kecelakaan itu.

Bus Tabrak Motor, 7 Orang Luka-luka


Jakarta - Kecelakaan antara bus Kopaja nopol B 7358 SA dengan sepeda motor Yamaha RX King nopol B 6338 ZEF terjadi di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Empat orang dilaporkan mengalami luka berat dan tiga orang luka ringan.

"Ya, terjadi kecelakaan antara Kopaja dengan motor RX King. Belum ada laporan korban jiwa, tapi dilaporkan 4 luka berat, 3 luka ringan," ujar salah seorang petugas piket TMC Polda Metro Jaya, Briptu Harlen saat dikonfirmasi, Minggu (5/5/2013).

Kecelakaan tersebut terjadi pukul 19.30 WIB, tepat di seberang kampus Universitas Pancasila, jalur cepat yang mengarah ke Margonda, Depok. Dilaporkan kondisi sepeda motor rusak parah, sedangkan bus Kopaja tersebut mengalami rusak di bagian body dan kaca yang pecah.

Harlen belum bisa menjelaskan kronologis kecelakaan tersebut. Namun yang jelas, akibat peristiwa ini arus lalu lintas dari arah Pasar Minggu menuju Depok, yang melewati Jalan Lenteng Agung menjadi tersendat.

"Saat ini sudah ditangani petugas," katanya.

Warga Diajak Ikut Menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

image
 
Solo - Berbagai upaya terus dilakukan Satlantas Polresta Surakarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas. Setelah mengajak para sopir taksi di Kota Solo menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, kini Satlantas Polresta Surakarta di bawah kepemimpinan Kompol Matirus, juga menggandeng puluhan klub motor dan mobil, untuk ikut andil dalam mengkampanyekan keselamatan berlalulintas di jalan.

Ratusan orang dari perwakilan 58 klub mobil dan motor se Eks Karesidenan Surakarta, dikumpulkan Satlantas di halaman parkir Stadion Manahan, Sabtu (4/5) pagi guna mengikuti apel bersama.

Mereka diajak oleh Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Asdjima in, dan Kasatlantas Polresta surakarta, Kompol Matrius, menjadi pionerr atau contoh bagi masyarakat dalam berkendara yang benar dan aman.

Tujuan dan harapannya, tak lain untuk membantu menyadarkan masyarakat berhati-hati dalam berkendara, mengemudikan kendaaraan dengan aman dan benar, sehingga dapat menekan angka kecelakaan di jalan.

Hadir dalam apel itu, Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, Ketua DPRD YF Sukasno, dan Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Ujang Darwis. Mereka pun mendukung penuh upaya kampanye keselamatan berlalu lintas yang dilakukan Satlantas Polresta Surakarta tersebut.

Dalam kegiatan apel bersama komunitas otomotif di kawasan Stadion Manahan ini, petugas Satlantas dari Tim walet dan Tim Sriti, dengan mengemudikan sepeda motor dan mobil, menunjukkan bagaimana berkendara yang baik dan benar kepada anggota komunitas klub motor, mobil, serta masyarakat yang saat itu ada di sekitar Manahan.

Mereka pun unjuk kemampuan bagaimana melakukan atraksi kendaraan dengan aman. Petugas Satlantas lalu mengajak para anggota komunitas otomotif, melakukan touring safety riding and safety driving ke sejumlah jalan utama di Solo untuk mengkampanyekan keselamatan berlalulintas kepada masyarakat.

"Kami berharap dari touring safety riding dan safety driving, warga dan peserta dari komunitas otomotif baik motor maupun mobil menjadi pelopor keselamatan berlalulintas. Serta selalu menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat, bahwa keselamatan itu menjadi kebutuhan kebutuhan," ucap Kapolresta didampingi Kasatlantas.

Kampung Pulo Terbakar, Arus Lalu Lintas Tersendat

Kampung Pulo Terbakar Hebat, 35 Mobil Pemadam Dikerahkan

Jakarta - Kebakaran melanda kawasan padat penduduk Kampung Pulo, Jakarta Timur. Kebakaran yang terjadi di gang-gang sempit itu menyulitkan petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

"Kebakaran dari sekitar jam 15.00 WIB. Hingga kini api masih menjalar, belum bisa dipadamkan," kata petugas Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur, Faturrahman, Minggu petang (5/5/2013).

Petugas pemadam kebakaran mengaku kesulitan mencapai sumber api. Karena lokasi kebakaran tidak bisa dilalui mobil-mobil pemadam yang ingin menjinakkan api yang terus berkobar.

"Maka itu kami juga menggunakan pompa portable. Jarak dari parkiran mobil pemadam sampai ke dalam cukup jauh. Kami agak kesulitan," kata Faturrahman.

Saat ini, ada 35 unit mobil pemadam yang dikerahkan. Jumlah itu belum termasuk pompa-pompa portable yang dikirim.Ttim pemadam kebakaran juga terus mendapat bantuan warga untuk memadam kan api.

Arus lalu lintas dari arah dewi sartika maupun dari arah tebet yang menuju ke matraman pun terpaksa ditutup oleh para petugas polisi lalu lintas. Ditutupnya jalan tersebut mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang.

Tabrak Motor, Kopaja Diamuk Massa

Jakarta - Lantaran dikemudikan secara ugal-ugalan hingga menabrak sepeda motor, bus Kopaja jurusan diamuk warga di Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Korban pasangan suami istri yang berboncengan terluka dan harus dibawa ke rumah sakit.

Pantauan wartawan di lokasi, Minggu (5/5/2013), sejumlah warga dan pengguna jalan merazia seluruh Kopaja jurusan Tanah Abang-Kampung Melayu yang melintas. Massa mencari pengemudi yang menabrak lari korban yang diketahui bernama Akhwan dan Daryuni.

Setelah Kopaja yang diincar ditemukan, massa tersulut kemarahannya karena sang pengemudi melarikan diri. Kontan, warga menghancurkan bus Kopaja ugal-ugalan itu. Warga mengaku kesal karena bus Kopaja yang melintasi jalur itu sering dikemudikan ugal-ugalan sopirnya.

Karena itu, warga menuntut manajemen Kopaja bertanggung jawab atas kedua korban yang terluka parah. Korban kini dirawat di unit gawat darurat Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat.

Pengemudi Kopaja ugal-ugalan yang belum diketahui identitasnya itu diamankan unit Laka Lantas Polres Jakarta Pusat untuk menghindari amuk massa.

300 Lebih Titik Jalan Rusak di Bandung

Bandung – Warga Bandung memprotes sikap Pemkot Bandung karena dinilai lamban membangun jalan yang sudah hancur dan bopeng-bopeng  akibat digerus hujan. Tercatat 370 Km jalan di 360 titik di Kota Bandung hancur dan berlubang sehingga membahayakan pengguna kendaraan bermotor. Selama dua pekan sudah tercatat 3 warga Bandung tewas akibat jalan berlubang dan terlindas kendaraan roda empat.

“Mentang-mentang walikota  habis masa jabatannya, jalan pun dibiarkan kian hancur. Seharusnya di masa akhir jabatan harus memberikan kenangan yang manis,“ kata Erwin, warga Cibiru Bandung.

Berdasar data di Dinas PU Bina Marga, jalan yang rusak dan terparah ada di daerah Kiaracondong, Derwati, Cibaduyut dan di jalan Sederhana. Meski jalan jalan itu sudah dua bulan hancur namun belum ada satu pun yang diperbaiki. Walikota Bandung Dada Rosada akan habis masa jabatannya. Tujuh pasang calon walikota Bandung tak ada yang berani memasang spanduk di jalan jalan yang hancur.

Kepala Dinas PU Bina Marga Pemkot Bandung Iming Ahmad, menjelaskan, jalan yang rusak mencapai 370 KM di 360 titik tersebar di kota Bandung. Rencananya Pemkot baru akan memperbaiki  190 KM atau setengahnya dari jumlah kerusakan. “ Perbaikan jalan dikakukan bertahap menyusul anggaran yang belum ada,“ aku Iming.

Perbaikan yang akan dilakukan lanjutnya, bukan lagi melalui aspalisasi, melainkan semua jalan akan dibeton atau sistem betonisasi. “ Perbaikan akan dilakukan ketika curah hujan sudah berhenti atau memasuki kemarau,“. Meski begitu, Iming mengaku belum menerima laporan atau gugatan akibat korban kecelakaan.

Pengguna Jalan Keluhkan Rusaknya Jalan di Anyer


Cilegon – Kendati sejak awal tahun 2013 ini pembangunan betonisasi jalan raya itu sudah rampung namun masyarakat dan pengendara masih mengeluhkan jalan raya Cilegon – Anyer.

Bukan karena cepat rusak tapi jalur wisata itu dipenuhi ceceran tanah urugan yang diduga dari truk pengangkut tanah. Selain dapat menimbulkan kecelakaan, ceceran tanah inipun membuat kondisi jalan menjadi bergelombang dan berdebu.

Ceceran tanah itu terlihat di Jalan Raya Cilegon – Anyer tepatnya di sekitar Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon. Banyaknya truk angkutan tanah urugan yang kerap tidak menggunakan penutup pada bak angkutannya, menjadi penyebab utama banyaknya tanah yang berceceran di jalan.

Ketua Karang Taruna Randakari, Hidayatullah, mengatakan kondisi seperti itu lambat laun akan membuat masyarakat marah. “Lihat saja, ini akan jadi bom waktu, sebentar lagi masyarakat akan marah kalau kondisi jalannya seperti ini. Bisa saja akan terjadi demo kembali seperti yang sudah sudah,” ujar Dayat, kemarin.

Tanah urugan yang berceceran, lanjut Dayat, bila terkena hujan akan menyebabkan kecelakaan karena licin. Sedangkan setelah kering menyebabkan jalanan berdebu yang mengganggu pernafasan para pengguna motor dan pejalan kaki. “Itu debu yang mengandung logam berat,” ujar Dayat.

Camat Ciwandan, Ujang Iing mengaku sudah bosan menegur pada pengusaha angkutan dan perusahaan yang tidak tertib dalam berlalu-lintas. “Ya gak kurang-kurang saya menegur pengusaha dan perusahaan mah, tapi ya gimana lagi. Gak mungkin juga saya nongkrongin setiap hari,” keluh Iing.

Terpisah, Plt Kabid Perhubungan Darat pada Dinas Perhubungan Cilegon, M Aan Anshori mengatakan, bahwa masalah ceceran tanah yang terjadi di jalan raya Cilegon – Anyer adalah bukan kewenangannya. “Itu kewenangan Dishub Banten. Meski berstatus jalan nasional tapi ada keterlibatan provinsi dalam pengawasan,” tuturnya.

Terkait sejumlah aktifitas angkutan yang kerap tidak tertib di jalan tersebut, Aan juga mengaku bahwa pihaknya tidak bertanggungjawab. “Penegakkan aturan lalu-lintas di jalan itu ranahnya kepolisian. Personel Dishub tidak lagi ditempatkan di jalan, tetapi di terminal,” pungkas Aan.

Kepala Dirlantas Polda Jabar Menegaskan Pasal 273 UU No. 2/2009 Tentang Lalu Lintas

Bandung – Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Imam Pramukarno, menegaskan, korban kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan  kerusakan jalan dapat mempidanakan para penyelenggara jalan raya diantarya Dinas  Bina Marga, Dishub dan Jasa Marga.

Langkah itu sesuaai  pasal 273 UU No. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. “ Isi pasal itu diantaranya  setiap penyelenggara jalan yang tidak  segera  memperbaiki jalan yang rusak yang mengakibatkan kecelakaan dapat dipidanakan,“.

Untuk mempidanakan lanjut Dirlantas, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Satlantas terdekat  atau ke Polda. “ Polsek sudah memiliki unit lalu lintas jadi sangat mudah untuk melapor,“ katanya.

Imam menambahkan, sejak UU lalu lintas No 22 tahun 2009 disahkan, hingga saat ini belum ada masyarakat yang berani melaporkan kejadian tersebut. “ Perlu ada sosialisasi masalah undang undang lalu lintas,“ tambahnya.

Dirlantas meminta supaya pemerintah segera memperbaiki jalan yang rusak karena jumlah kecelaaan terus meningkat.

Dia meneghaskan, dalam UU No. 22/2009 menyatakan penyelenggara jalan yang tidak dengan segera  memperbaiki jalan yang rusak, hingga menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas  diancam dengan hukuman penjara enam bulan atau denda Rp 12 juta.

Kemudian pasal  273 ayat 2  menyebutkan penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas sehingga menimbulkan korban kecelakaan luka berat terancam hukuman penjara satu tahun atau denda Rp 250 juta.

“ Sedang ayat 3 nya jika korban meninggal maka penyelenggara terancam hukuman penjara lima tahun atau denda Rp 250 juta.

Mercedes Tabrak Pohon di Jakarta

Jakarta - Polisi menduga penyebab kecelakaan sedan Mercedes-Benz nopol B 913 ADE yang dikemudikan Arman (39) dan berpenumpang seorang wanita muda Tiara Miranty (20), disebabkan karena sopir dalam kondisi mengantuk. Polisi membantah kecelakaan disebabkan sopir yang di bawah pengaruh alkohol.

"Dia (sopir) bukan mabuk, diduga mengantuk sehingga out of control," kata Kanit Laka Lantas Jakarta Selatan, AKP Sigit, Minggu (5/5/2013).

Sigit menjelaskan, peristiwa yang terjadi pukul 03.00 WIB Minggu pagi bermula ketika sedan pabrikan Jerman itu melaju dari arah Barat menuju ke Jl Raya Barito.

"Kendaraan hilang kendali dan menabrak pohon dekat Salon Vitality," kata Sigit.

Hasil pemeriksaan sementara aparat kepolisan laka lantas Jakarta Selatan, menyimpulkan penyebab kecelakaan Mercedes-Benz B 913 ADE dikarenkan pengemudi mengantuk. Akibat peristiwa tersebut satu orang penumpang menderita luka ringan.

"Kejadian sekitar pukul 03.00 WIB, TKP di Jalan Raya Barito depan Salon Vitality. pengemudi hilang kendali akibat mengantuk," ujar Kanit Laka Lantas Akp, Sigit saat dihubungi, Minggu (5/5/2013)

Menurutnya peristiwa tersebut mengakibatkan seorang penumpang atas nama Tiara Miranty (20) Warga Sinar Pamulang Permai. Serta pengemudi mobil mewah tersebut atas nama Arman (39) Warga Jl Haji Samaah, Jagakarsa mengalami luka ringan.

"Awalnya mobil tersebut jalandaru arah barat menuju timur di jalan raya Barito hilang kendali dan menabrak pohon di pinggir jalan dekat, dekat salon Vitality," tuturnya.

Akibat peristiwa tersebut kondisi mobil Mercedes-Benz mengalami kerusakan cukup parah di bagian bemper depan kiri, lampu sebelah kiri dan mesin kap mobil. Hingga saat ini penumpang dan pengemudi mobil masih dalam pengawasan Satwilantas Jakarta Selatan.

Inilah Tiga Lokasi SIM Keliling di Jakarta, Minggu 5 Mei 2013


 JAKARTA - Bagi anda warga masyarakat yang akan mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM keliling terbagi di tiga lokasi sebagai berikut:

1. Jaksel   :TMP Kalibata

2. Jakbar  : Jl Panjang KB Jeruk (Samping Alfa Midi)

3. Jaktim  : Banjir Kanal Timur (BKT)Jl Ratu Inten dpn MC Donald

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

Info Keterangan Lebih Lanjut:Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55 Jakarta Selatan Telp :021-52960770 dan 021-91304959, Fax : 021-5275090, SMS : 1717 email : tmc@lantas.metro.polri.go.id.

BBM Channel

Anda Pengunjung Ke

Arsip Berita

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. NTMC KORLANTAS POLRI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger