Bahkan, menurut beberapa warga, rambu-rambu yang ada di 3 titik jalan rusak itu dipasang oleh warga sendiri, bukan petugas dari PU DKI Jakarta.
"Itu warga yang masang (rambu). Kalau karung sepertinya dari PU," jelasnya.
Iwan, salah satu warga juga menambahkan, selama sebulan belum ada petugas yang menangani jalan rusak tersebut.
"Belum ada. Ini dulu malah dikasih bambu sama plastik doang untuk menandai lubangnya. Itu juga sama warga. Baru semalam sepertinya ada petugas datang," ungkapnya.