JAKARTA -- Penerapan tiket elektronik pada kereta rel listrik (KRL)
masih menemui banyak hambatan. Meski demikian, PT KAI bertekad untuk
mulai memberlakukannya secara efektif pada Juni mendatang.
Kepala Humas PT KAI Daops I Jabodetabek Mateta Rijalulhaq
mengatakan, saat ini penerapan tiket elektronik tersebut masih sebatas
uji coba dan sosialisasi. Sejumlah kendala seperti kurangnya peralatan
masih menghambat pelaksanaannya. Masyarakat juga dinilai belum bisa
beradaptasi dengan sistem baru itu. "Masyarakat belum terbiasa dan
menganggap itu ribet," kata dia.
Meski mendapat banyak tentangan dari berbagai pihak, Mateta
mengatakan, pihaknya pantang mundur dalam penerapan sistem elektornik
ini. Beberapa bulan ke depan, pihaknya akan mulai mensterilkan ruang
pintu masuk dan keluar penumpang untuk mempercepat transaksi menggunakan
tiket elektronik. "Kami upayakan, Juni mulai efektif," ujarnya.