SURABAYA - Senin (29/2/2012), sebuah truk pengangkut ban mobil milik Gajah Tunggal dirampok. Truk tersebut dibajak sedangkan sang sopir dibuang di tol arah
Surabaya-Sidoarjo KM 26.000.
Sang sopir, Sudarsono (52) warga Kapasari, Surabaya ditemukan terikat dan mulutnya dilakban. Pada tubuhnya terdapat luka memar di perut dan lecet pada kaki.
Korban ditolong pengendara saat duduk di jalan tol.
Sudarsono mengaku dia mengantar ban kendaraan roda
empat milik Gajah Tunggal dengan tujuan Bali. Setibanya di kawasan Pasir
Putih, Situbondo sekitar pukul 22.00 WIB, truk nopol L 9171 Q yang
dikemudikan dihadang perampok mengendarai lima sepeda motor.
Perut dan wajahnya dipukuli. Bukan hanya itu, pelaku juga mengikat
kaki dan tangan korban, serta mulut dan mata korban dilakban. Kemudian
korban dimasukkan lagi dalam truknya.
Dua pelaku kemudian masuk truk dan membawa truk bermuatan ban yang
nilainya ratusan juta rupiah tersebut. “Yang saya dengar di dalam truk
hanya dua orang dengan bahasa logat Madura,” aku Sudarsono kepada Kanit
PJR Tol Jatim II Surabaya-Sidoarjo Iptu Anwar Sudjito.
Korban mengaku tidak tahu akan dibawa kemana. Dia baru tahu kalau
dibuang di jalan karena mendengar suara kendaraan. “Korban ditemukan di
tol KM 26 arah Sidoarjo, dekat rest area,” ujar Iptu Anwar Sudjito,
Senin(29/2).
Jika melihat dari lokasi pembajakan dan korban dibuang, diduga pelaku
membawa kembali truk tersebut ke Surabaya. Sebab, korban mengaku
dibajak sekitar pukul 22.00 WIB dan dibuang di tol sekitar pukul 04.00
WIB dini hari.Bahkan, saat ditemukan korban berada di tepi tol arah
Surabaya-Sidoarjo. Berarti, pelaku membawa truk dengan cat cabin
berwarna coklat milik PT Inti Lintas Perdana, Dupak Rukun, Surabaya dari
Situbondo ke Surabaya.
Selanjutnya pelaku masuk lagi ke tol arah Surabaya-Sidoarjo-Porong,
sebab korban dibuang di tepi tol arah Sidoarjo. “Berdasarkan keterangan
korban dia sendirian mengantar ban ke Bali,” imbuh Anwar Sudjito dengan
menambahkan korban kemudian diserahkan ke Reskrim Polres Sidoarjo, dan
kini masih dalam pemeriksaan