Jakarta-Kondisi cuaca ekstrim yang akhir-akhir ini terjadi tak jarang turut menyulitkan para pengguna jalan. Ancaman lain lagi adalah rawannya pohon-pohon tumbang yang berada di sejumlah ruas jalan. Dan diprediksi, hingga besok cuaca buruk masih akan melanda wilayah Jakarta. Para pengendara pun diimbau untuk selalu berhati-hati saat berada di jalan.
Kepala Subbidang Meteorologi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Hari Tirto Jatmiko, mengatakan bahwa Jabodetabek masih berpeluang diguyur hujan disertai angin kencang.
"Khusus untuk wilayah Jabodetabek, peluang hujan disertai angin kencang masih ada sampai dengan bulan April," ungkap Hari.
Angin kencang yang diprediksikan menyertai hujan bisa bertiup dengan kecepatan 35-40 km/jam. Namun, angin kencang ini tak bisa disamakan dengan puting beliung. Menurut Hari, puting beliung dan angin kencang berbeda karena arahnya. Puting beliung bergerak memutar sementara angin kencang bertiup menuju arah tertentu.
Khusus pada tanggal 20-22 Maret 2012, wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan disertai kilat dan angin kencang akibat adanya bibit siklon tropis di Teluk Carpentaria, utara Australia. Prakiraan terbaru BMKG menyebutkan bahwa hujan di Jabodetabek pada Selasa dan Rabu (21/3/2012) masih berada pada intensitas ringan hingga sedang.
Hari mengimbau masyarakat agar tidak panik dengan prakiraan angin kencang dan puting beliung, apalagi mempercayai informasi yang tidak secara resmi dikeluarkan lewat website BMKG. Menurut Hari, BMKG hingga saat ini belum bisa memastikan kapan terjadinya angin kencang maupun puting beliung. Kepastian baru bisa didapatkan 1/2-1 jam sebelum terjadi.