Jakarta - Aksi brutal geng motor yang
belakangan ini meresahkan masyarakat menjadi perhatian serius Pemprov
DKI Jakarta. Untuk menghindari aksi kebut-kebutan yang dilakukan geng
motor, beberapa lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul anggota
geng motor akan diawasi secara ketat. Termasuk akan memasang polisi
tidur di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, yang kerap dijadikan lokasi
balapan liar.
"Yang menjadi prioritas untuk dipasangi polisi tidur adalah di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Karena di lokasi itu yang menjadi awal terjadinya aksi kekerasan geng motor. Selanjutnya, polisi tidur juga akan di pasang di tempat trek-trekan di wilayah Jakarta Utara," kata Effendi Anas, Kasatpol PP DKI Jakarta, di sela-sela acara peringatan HUT ke-62 Satpol PP dan ke-50 Satlinmas, di lapangan silang Monas.
"Yang menjadi prioritas untuk dipasangi polisi tidur adalah di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Karena di lokasi itu yang menjadi awal terjadinya aksi kekerasan geng motor. Selanjutnya, polisi tidur juga akan di pasang di tempat trek-trekan di wilayah Jakarta Utara," kata Effendi Anas, Kasatpol PP DKI Jakarta, di sela-sela acara peringatan HUT ke-62 Satpol PP dan ke-50 Satlinmas, di lapangan silang Monas.
Namun upaya yang bisa
dilakukan oleh petugas Satpol PP hanya sebatas preventif dan persuasif.
Karena, ucap Effendi Anas, yang berhak untuk melakukan tindakan secara
langsung adalah aparat kepolisian.
"Memang upaya penanganan tidak bisa
hanya dilakukan oleh satu pihak. Oleh karena itu, petugas Satpol PP
berupaya untuk membantu tugas aparat polisi dengan upaya persuasif dan
preventif, karena untuk penindakan yang berwenang adalah aparat polisi,"
ujarnya.