Sumenep - Hadari (35), warga
Lenteng, Kabupaten Sumenep, Minggu (22/04/12), tewas dilindas bus
pariwisata nopol K 1418 CC di jalan raya Kebon Agung, Kecamatan Kota
Sumenep.
Korban yang sehari-hari berpakaian ala polisi, berdiri di pertigaan
jalan menuju tempat wisata Asta Tinggi. Korban bersikap seolah mengatur
lalu lintas, kemudian mendapat lemparan uang recehan dari pengendara.
Kanit Laka Lantas Polres Sumenep, Ipda Arifin mengungkapkan, kejadian
itu berawal ketika bus pariwisata yang baru keluar dari Asta Tinggi,
melaju dari arah barat. Sampai di pertigaan, saat hendak berbelok ke
kiri, tanpa sengaja sopir menabrak korban. "Ini kan kondisi jalannya
tikungan. Kemungkinan sopir tidak melihat korban, kemudian menabraknya
hingga terjatuh dan akhirnya terlindas ban belakang bus," katanya.
Menurut Arifin, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD)
dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk dimintakan visum. "Korban meninggal di
TKP, dengan luka parah di bagian kepala akibat terlindas ban belakang
bus," ujarnya.
Karena khawatir menjadi sasaran amuk massa, sopir bus pun memilih
menyerahkan diri ke Polres Sumenep. Akibatnya, puluhan penumpang bus
pariwisata itu pun 'terlantar' di Mapolres Sumenep, menunggu proses
pemeriksaan terhadap sopir bus.