Jakarta-Hari ini adalah hari terakhir Ujian Nasional (UN) untuk murid SMA. Pemprov DKI pun melakukan antisipasi dilakukannya konvoi yang mengganggu lalu lintas dan aksi corat-coret yang dilakukan para siswa untuk melampiaskan kebebasan.
"Kemarin kita sudah dapat masukan dari Wakapolda, seluruh jajaran pemerintah daerah akan mengambil langkah-langkah pengamanan yang diperlukan," kata Gubernur DKI, Fauzi Bowo, saat Dirgahayu Satpol PP ke-62 dan Satlinmas ke-50 di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2012).
Bagi siapa pun yang melakukan tindak kriminal, perusakan dan anarki maka akan dituntut.
"Siapa pun orangnya," tegas pria yang akrab disapa Foke ini.
Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait soal antisipasi konvoi dan corat-coret.
"Sudah saya perintahkan Wali Kota, koordinasi dengan Pak Wakapolda dan Kapolres," tutur Foke.
Anarkisme yang dilakukan pelajar terjadi Rabu (18/4) kemarin. 35 Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diamankan di Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat. Dari para siswa SMK yang diamankan setelah melakukan tawuran itu, disita sejumlah benda tajam seperti celurit dan gear. Bahkan, para siswa itu sempat membajak bus Mayasari Bhakti P 55 rute UKI-Grogol.
"Kemarin kita sudah dapat masukan dari Wakapolda, seluruh jajaran pemerintah daerah akan mengambil langkah-langkah pengamanan yang diperlukan," kata Gubernur DKI, Fauzi Bowo, saat Dirgahayu Satpol PP ke-62 dan Satlinmas ke-50 di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2012).
Bagi siapa pun yang melakukan tindak kriminal, perusakan dan anarki maka akan dituntut.
"Siapa pun orangnya," tegas pria yang akrab disapa Foke ini.
Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait soal antisipasi konvoi dan corat-coret.
"Sudah saya perintahkan Wali Kota, koordinasi dengan Pak Wakapolda dan Kapolres," tutur Foke.
Anarkisme yang dilakukan pelajar terjadi Rabu (18/4) kemarin. 35 Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diamankan di Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat. Dari para siswa SMK yang diamankan setelah melakukan tawuran itu, disita sejumlah benda tajam seperti celurit dan gear. Bahkan, para siswa itu sempat membajak bus Mayasari Bhakti P 55 rute UKI-Grogol.