Dua Pengendara Motor Tewas Disambar ‘’Pick-Up’’,

07:00
Korban tewas di jalan raya Tabanan bertambah lagi. Dua pengendara motor tewas setelah disambar mobil pick-up di dua tempat terpisah, Sabtu (12/5). Kedua korban meninggal di RSUD Tabanan akibat luka serius. Selain korban tewas, kecelakaan maut ini juga memicu korban luka.

Kecelakaan maut tersebut terjadi di jalan raya Tabanan-Marga, Desa Kuwum, Marga, sekitar pukul 23.30 wita. Korbannya, Wayan Sudirta (45), asal Banjar Tegal Tamu, Desa Batubulan, Sukawati, Gianyar. Malam itu, korban mengendarai motor Yamaha Xeon bernopol DK 4804 BC dengan membonceng istrinya, Ketut Sukerini (41). Korban melaju kencang dari arah utara menuju Kota Tabanan. Saat melintas di lokasi yang jalannya berlubang, korban berusaha membanting stang motornya ke kanan. Namun nahas, motor yang dikendarainya mendadak oleng. Korban akhirnya terjatuh dan terpelanting. Saat bersamaan, dari arah berlawanan muncul mobil pick-up putih yang melaju kencang. Sopir pick-up yang masih misterius itu tak sempat menghindar. Akibatnya, korban dan istrinya tergilas roda pick- up.

Melihat korban bersimbah darah, pengemudi pick-up memilih kabur. Kebetulan, situasi sedang sepi. Sehingga, tak banyak warga yang melihat kejadian ini. Korban akhirnya ditolong beberapa warga yang bangun setelah mendengar suara mirip ledakan. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Tabanan. Namun nyawanya tak tertolong. Korban mengalami bengkak mata kanan, pendarahan pada hidung dan telinga serta robek pipi kanan dan bibir. “Korban akhirnya meninggal dunia,” kata Kanit Laka Polres Tabanan Iptu Nyoman Rauh seizin Kapolres, Minggu (13/5) kemarin. Sedangkan, istri korban, mengalami luka lecet siku kanan dan bengkak di pergelangan tangan. Menurut Rauh, kecelakaan ini diduga lantaran pengemudi motor yang kurang hati-hati. Polisi masih menelusuri pengemudi pick-up yang kabur.

Kecelakaan serupa terjadi pukul 11.30 wita di jalan raya Denpasar-Gilimanuk, Desa Abiantuwung, Kediri. Korbannya, Ketut Astika (39), asal Banjar Tegal Saat, Desa Kapal, Badung yang membonceng Putu Indra Agastya Putra(14).

Siang itu, korban mengendarai Yamaha DK 6328 HH dari arah Denpasar menuju Tabanan. Tiba di lokasi yang jalannya lurus, dari arah belakang, korban ditabrak mobil Suzuki Carry yang dikemudikan Made Karma (34) asal Desa Sibetan, Bebandem, Karangasem. Saking kerasnya, kedua korban terpental dan membentur aspal. Keduanya mengalami luka serius. Ketut Astika mengalami luka lecet di tangan kiri dan patah tulang punggung. Sedang, Putu Indra Agastya Putra mengalami patah tulang tangan kanan dan kaki kiri, serta keluar darah dari telinga dan mulut. Pelajar ini akhirnya tewas setelah beberapa jam dirawat di RSUD Tabanan.

Usai menabrak kedua korban, mobil bernopol DK 9646 JE tersebut menghantam pembatas jalan. Bagian depannya ringsek. Sopir pick up mengalami luka lecet di pipi dan dirawat di RSUD Tabanan. Menurut Iptu Rauh, kecelakaan ini dipicu pengemudi pick-up yang tidak hati-hati dalam menjalankan kendaraan.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »