Surabaya-Truk trailer nyungsep dan hampir menimpa rumah di Jalan Greges Timur. Kepala truk bernopol L 8392 UB nyungsep karena berusaha menghindari mobil iring-iringan jenazah. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.
"Daripada nabrak ambulance, saya banting setir ke kiri sehingga nyungsep," kata sopir truk, Yusuf Effendi di lokasi, Rabu (16/5/2012).
Yusuf mengatakan sebelumnya truk yang baru saja dikeluarkan dari garasi di Jalan Tambak Langon macet di tengah jembatan Jalan Greges Timur karena persnelingnya macet. Khawatir terjadi kemacetan karena ruas jalan sempit, Yusuf minta truk lain mendorong ke ruas jalan yang lebih lebar agar persneling bisa diperbaiki.
Baru didorong 100 meter, Yusuf kaget karena di depannya ada iring-iringan mobil jenazah. Yusuf bertambah panik saat pedal rem yang diinjak ternyata tidak berfungsi, padahal kondisi jalan menurun.
"Rem-nya ada tapi tekanan anginnya habis sehingga rem tak berfungsi," kata warga Sidotopo tersebut.
Daripada menabrak iring-iringan mobil jenazah, Yusuf terpaksa membanting setir ke kiri. Truk pun nyungsep di sisi kiri jalan yang memang lebih rendah. Truk itu menimpa atap rumah milik Mukhroni yang untungnya tak berlanjut menimpa bagian rumah lain.
"Truk itu rencananya mau saya bawa ke PT Sami Jaya di Jalan Sidorame, Sidotopo," tandas Yusuf.
"Daripada nabrak ambulance, saya banting setir ke kiri sehingga nyungsep," kata sopir truk, Yusuf Effendi di lokasi, Rabu (16/5/2012).
Yusuf mengatakan sebelumnya truk yang baru saja dikeluarkan dari garasi di Jalan Tambak Langon macet di tengah jembatan Jalan Greges Timur karena persnelingnya macet. Khawatir terjadi kemacetan karena ruas jalan sempit, Yusuf minta truk lain mendorong ke ruas jalan yang lebih lebar agar persneling bisa diperbaiki.
Baru didorong 100 meter, Yusuf kaget karena di depannya ada iring-iringan mobil jenazah. Yusuf bertambah panik saat pedal rem yang diinjak ternyata tidak berfungsi, padahal kondisi jalan menurun.
"Rem-nya ada tapi tekanan anginnya habis sehingga rem tak berfungsi," kata warga Sidotopo tersebut.
Daripada menabrak iring-iringan mobil jenazah, Yusuf terpaksa membanting setir ke kiri. Truk pun nyungsep di sisi kiri jalan yang memang lebih rendah. Truk itu menimpa atap rumah milik Mukhroni yang untungnya tak berlanjut menimpa bagian rumah lain.
"Truk itu rencananya mau saya bawa ke PT Sami Jaya di Jalan Sidorame, Sidotopo," tandas Yusuf.