Akibat aksi ratusan kru bus ini, banyak armada bus lain tidak bisa masuk maupun keluar untuk beroperasi. Mereka memilih membatalkan berangkat karena takut menerobos demonstran.
Demikian para penumpang juga memilih keluar mencari angkutan lain selain bus agar segera sampai di tempat tujuannya.
Pantauan beritajatim.com, para demonstran lantas diajak berunding oleh Ka UPTD terminal Purabaya, May Ronald. Namun, kesepakatan hingga saat ini belum ditemukan. "Intinya kita keberatan kalau dipindah ke TOW," teriak salah satu kru bus.