18 Trayek APTB Bisa Masuk Ibukota

10:12
 
JAKARTA – Demi menarik pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum, pengembangan jaringan moda transportasi terintegrasi dengan daerah mitra terus digeber Pemprov DKI Jakarta.
Tahun ini, 18 trayek Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) disiapkan untuk mengangkut warga Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi menuju ibukota maupun sebaliknya.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, rencana penambahan trayek didasari keberhasilan APTB jurusan Pulogadung-Bekasi yang telah dioperasikan.
“Peminat APTB ini cukup banyak dan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan tol antara Bekasi menuju Pulogadung. Karena itu kami akan menambah trayek baru untuk melayani warga dari kota-kota mitra Jakarta,” kata Pristono, Jumat (1/6).
Tiap trayek akan dioperasikan 15 unit bus seperti Bus Transjakarta. Dari 18 trayek itu, diperkirakan bisa mengangkut 90 ribu penumpang per hari. Semua persiapan trayek dan pengadaan bus ditanggung operator swasta yang memenangkan lelang.
“Daerah mitra tidak mengeluarkan biaya apa pun. Pemprov DKI hanya memberi izin trayek dan kemudahan lainnya. Begitu juga pemerintah daerah setempat hanya memberi kemudahan trayek yang dilalui bus APTB ini,” ujarnya.
JALUR BUSWAY
Dalam waktu dekat, trayek baru yang akan dioperasikan adalah APTB jurusan Kampung Rambutan-Bekasi. Selanjutnya trayek Kalideres-Tangerang, dan Pasar Minggu-Depok. Trayek lainnya sedang dipersiapkan.
Khusus untuk trayek Kampung Rambutan-Bekasi, akan dioperasikan berbarengan dengan masuknya APTB trayek Pulogadung-Bekasi ke jalur busway. “Rencananya, ke depan seluruh APTB akan masuk jalur busway karena fungsi APTB sebagai feeder Bus Transjakarta.”
DUA PINTU
Bus APTB memiliki dua pintu seperti bus Transjakarta, ada di sisi kiri dan kanan. Termasuk pada APTB trayek Pulogadung-Bekasi, pintunya akan diubah, dari satu pintu menjadi dua pintu. Sehingga saat masuk menaikkan dan menurunkan penumpang di halte Transjakarta tidak menemui masalah.
“Seluruh operator APTB, harus melakukan perjanjian kerjasama (PKS) dengan BLU Transjakarta. Sebab APTB rutenya akan terintegrasi sebagai feeder busway. Hal ini terkait dengan masalah tiketing dan sistem integrasi. Bus APTB akan menaikkan dan menurunkan penumpang di halte-halte busway,” jelasnya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »