Jakarta: Untuk mengurai kemacetan, khususnya di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, mulai pekan depan atau Sabtu (23/6) seluruh bus antar kota antar provinsi (AKAP) tidak lagi masuk ke Terminal Pulogadung. Sebagai pengganti, nantinya bus-bus AKAP tersebut akan menggunakan Terminal Bus Pulogebang. "Kami sudah menginformasikannya pengalihan trayek ini dari jauh-jauh hari agar para penumpang mengetahuinya. Nantinya, Terminal Pulogadung hanya melayani trayek dalam kota," ujar M Nur, Selasa (19/6) di kantornya.
Dengan demikian, dikatakan Nur, nantinya tidak akan ada lagi penumpukan penumpang yang hendak menggunakan jasa bus AKAP di Terminal Pulogadung. Setiap harinya sebanyak 140 bus AKAP melewati Terminal Pulogadung sehingga kerap membuat kemacetan di kawasan tersebut. Tak hanya itu, dengan jumlah bus yang mencapai ratusan kerap menimbulkan penumpukan bus maupun penumpukan penumpang di Terminal Pulogadung yang memang tak lagi memadai.
Terminal Pulogebang, dikatakan Nur, merupakan terminal modern yang terdiri dari berbagai fasilitas utama maupun penunjang yang diharapkan dapat memanjakan serta memudahkan penumpang.
Terminal Pulogebang memiliki empat lantai yang setiap lantainya memiliki fungsi masing-masing. Lantai satu digunakan sebagai akses penumpang menuju koridor bus serta tersedianya area parkir yang luas. Sedangkan lantai dua merupakan area kedatangan angkutan umum dalam kota dan bus AKAP.
Di lantai tiga merupakan area food court serta tepat keberangkatan bus AKAP. "Sedangkan di lantai empat dikhususkan untuk tempat istirahat awak bus maupun petugas," tandasnya.
Sumber : liputan 6