Langkah pencegahan ini
ditandai dengan gelar pasukan Operasi Simpatik Musi (OSM) 2012, yang
berlangsung di halaman Polresta Palembang, Jumat (1/5/2012). Operasi
diadakan selama 20 hari, terhitung mulai Jumat (1/5/2012) hingga
(21/6/2012).
Kapolresta Palembang Kombes Pol
Sabaruddin Ginting didampingi Kasat Lantas Kompol Gusti Maychandra
Lesmana mengatakan, 117 personil dari berbagai satuan dikerahkan yang
ditempatkan di jalan-jalan utama. Operasi untuk menekan pelanggaran
aturan lalu lintas dan kejahatan di jalanana raya termasuk balapan liar.
"Inti
tujuan operasi yakni guna menciptakan situasi lalulintas yang aman,
selamat, tertib dan lancar. Operasi lebih mengutamakan kegiatan
preemtif, preventif, edukatif dan penindakan pelanggaran lalu lintas
secara selektif. Terutama memprioritasnya terhadap pelanggaran yang
berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas," ujarnya.
Dikatakan
Gusti, terkhusus untuk polisi lalulintas (Polantas), petugas di
lapangan akan lebih fokus dan menguatamakan peningkatan kedisiplinan dan
kesadaran masyarakat sebagai pengguan jalan untuk mematuhi peraturan
lalulintas.
"Dengan demikian pelanggaran akan
berkurang terutama dari pengendara kendaraan bermotor. Pastinya tertib
di jalan raya, dapat menurunkan angka kecelakaan lalulintas yang bisa
berakibat timbulnya korban," katanya.
Selain
itu, Gusti juga menjelaskan, operasi juga sebagai langkah untuk
mengatasi kemacetan. Penyebab kemacetan saat ini dikarenakan tidak
tertibnya pengendara sebagai pengguna jalan yang menimbulkan
kesemrawutan lalulintas yang mengganggu keamanan, keselamatan,
ketertiban dan kelancaran lalu lintas
(kamseltibcarlantas) bagi pengguna jalan lainnya.