Gempa Rusak Jalan di Bontocani

14:09





WATAMPONE– Gempa bumi yang terjadi di Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone,  tidak saja menimbulkan korban luka. 

Gempa tektonik berkekuatan 4,1 SR tersebut juga merusak insfrastruktur jalan di Dusun Maroanging,Kelurahan Kahu, Kecamatan Bontocani.Di jalan ini terdapat rekahan sepanjang 10 meter sehingga jalan terancam putus. Sekretaris Camat Bontocani Ibrahim, mengatakan,kedalaman rekahan pada badan jalan itu diperkirakan mencapai 20 meter.

Kerusakan itu disebabkan bongkahan batu dari gunung bergulir ke bawah dan mengikis bibir jalan. Untuk mengantisipasi kerusakan yang lebih fatal, pemerintah setempat melarang semua kendaraan yang bermuatan berat termasuk truk melintas di jalan tersebut. Dikhawatirkan, jika dilewati kendaraan dengan beban berat membuat jalan retak tersebut ambles.“Kalau putus,otomatis arus lalu lintas dari Maroanging ke Bontocani macet total,” ujar dia. Sementara itu, hingga kemarin 11 korban gempa di Sinjai masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai.

Direktur Rumah Sakit Sinjai. Andi Suryanto Asapa yang dikon-firmasi mengatakan, tiga korban dirawat intensif di ruang ICU, karena kondisinya kritis. “Tidak terlalu mengkhawatirkan tapi harus tetap di ICU, terpisah dengan sembilan korban lainnya agar bisa steril,”ujar dia. Data yang dihimpun SINDO, selain tiga dirawat di ICU,delapan korban lainnya dirawat di ruang bedah.Tiga orang sudah diperbolehkan pulang. ”Pihak RSUD masih terus melakukan penanganan medis terhadap korban. Kami akan memberikan pelayanan terbaik.Pak bupati menginstruksikan pembebasan biaya bagi para korban,” ungkap Kabag Humas dan Protokol Sinjai Irwan Suaib.

Gempa berkekuatan 4,1 SR yang terjadi ini berpusat di timur Bontocani,Bone. Sejumlah warga Desa Patalassang, Kecamatan Sinjai Timur, Sinjai yang tengah menggelar hajatan terluka akibat tersiram air panas karena rumah yang ditempati rubuh ketika gempa terjadi.

Sumber : Sindo

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »