Tinggi, Jumlah Siswa SMA Pelanggar Lalu Lintas

13:28


















MAKASSAR,  -- Tingkat kesadaran pelajar dalam berlalu lintas masih rendah. Ini terlihat dari data Polda Sulsel yang menyebut masih tingginya jumlah pelajar SMA melanggar aturan lalu lintas. Sepanjang April hingga Mei saja, polisi menangani 42 kasus balapan liar yang melibatkan anak sekolah.

"440 surat kendaraan dan 130 kendaraan yang disita. Semua itu dilakukan 570 pelaku yang sebagian besar di antaranya adalah siswa SMA bahkan SMP," kata Kapolrestabes Makassar, Kombes (pol) Erwin Triwanto saat menjadi inspektur upacara di halaman SMA Negeri 1 Makassar.

Kapolrestabes mengatakan, satu kasus geng motor yang sangat meresahkan karena mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan delapan orang tersangka. Sementara untuk penyalagunaan narkoba terjadi 230 kasus, tiga di antaranya melibatkan pelajar dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Untuk mengurangi semua itu, Polri menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk menumbuhkan kesadaran berkendara bagi para siswa. Polisi memberikan beberapa materi berlalu lintas yang baik kepada seluruh kepala sekolah yang selanjutnya disampaikan kepada siswa pada sela-sela pelajaran," katanya saat ditemui usai upacara kemarin.

Menurut Erwin, sasaran yang ingin dicapai pada kerjasama tersebut yakni minimal siswa tidak terlibat pada kasus pelanggaran hukum. "Selain itu, kami juga berharap bahwa siswa nantinya akan berperan aktif membantu polisi dalam melaporkan atau memberikan informasi tindak kejahatan yang mereka ketahui," pungkasnya. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Mahmud BM mengungkapkan sebelumnya telah dilakukan workshop kepada guru-guru khususnya mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaran (PKN). Dalam worshop itu kata Mahmud, ditekankan kepada para guru untuk menyisipkan materi pentingnya etika berlalu lintas di sela-sela pelajaran. 

"Kemitraan Diknas dengan Polri ini sangat bagus untuk membentuk generasi yang sadar akan pentingnya menaati aturan hukum yang berlaku di negara ini," ungkap Mahmud. 

Selain di SMAN 1 Makassar, upacara bendera yang dihadiri sejumlah petinggi Polri di jajaran Polda Sulsel juga dilakukan serentak di 26 SMA dan SMK se-Kota Makassar. "Kegiatan seperti ini sangat baik dan perlu untuk tetap dilakukan. Selain memberikan suasana baru kepada siswa peserta upacara, siswa juga mendapatkan pencerahan seputar taat hukum utamanya dalam berlalu lintas," kata Kepala SMAN 1 Makassar, Sakaruddin mengapresiasi. 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »