Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, korban tewas adalah Muhammad Rendi (15) dan Muhammad Ridwan (15). Untuk dua korban lain yang luka berat dan kritis adalah Hari Hidayat (15) dan Sandi Setyawan (12).
Menurut Kanit Laka Lantas Polres Jombang Ipda Darul Asifin, kecelakaan bermula saat 4 sekawan ini menghabiskan waktu usai subuh berjalan-jalan di Jalan Raya Pulorejo. Namun, musibah tak terduga datang tiba-tiba. Saat baru saja memulainya, mereka ditabrak mobil Isuzu Panther bernopol AG 1863 GB dengan kencang dari arah utara atau Mojoagung.
Warga yang mengetahui kecelakaan ini, berusaha menolong 4 korban dan menghubungi polisi. Sebagian warga juga mengamankan sopir Isuzu Panther Heru Basuki (44), warga Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.
Namun, meski sempat ditolong warga, nyawa dua pelajar SMP ini tak terselamatkan. Dua korban yang masih hidup meski kondisinya kritis, segera dibawa ke RSK Mojowarno.
Sementara Heru, sopir Panther saat diperiksa polisi mengaku jika dirinya dalam kondisi mengantuk dan sangat lelah. Heru mengaku jika dirinya semalam suntuk berdzikir di Makam Syaikh Sayyid Sulaiman di Mojoagung Jombang.
"Sopir Panther ini mengaku dirinya mengantuk dan kelelahan karena tak tidur. Untuk menetapka siapa yang bersalah pada kecelakaan ini kita masih periksa saksi-saksi. Untuk olah TKP, kronologinya memang begitu," pungkas Darul Asifin.