Anjing Pelacak Ikut Awasi Pemudik

19:38

TANJUNG PRIOK – Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengerahkan 300 personilnya dan empat anjing pelacak guna mengawal atau mengawasi arus mudik di Terminal Penumpang Nusantara Pura, Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Asep Safrudin SiK mengatakan ratusan personil selain dari anggota Polres juga dibantu dari kesatuan Brimob, otoritas pelabuhan, Shahbandar, KPLP, Pelindo II kantor kesehatan dan lainnya.

“Selama musim Lebaran ini sandar 22 kapal di Pelabuhan Tanjung Priok, kami ingin memberikan kenyamanan dan pengamanan bagi pemudik selama berada di terminal penumpang kapal di pelabuhan, baik orangnya maupun barang bawaannya yang akan keluar Jakarta lewat jalur laut,” papar Kapolres usai meresmikan PAM pengamanan mudik Lebaran 2012 kemarin.

Sedangkan pelaksanaan pengawasan dan pengamanan akan dimulai sejak H-15 hingga H+15.

Guna mengantisipasi kerawanan aktifias barang bawaan penumpang, empat anjing pelacak telah disiagan di terminal penumpang. Hewan terlatih tersebut akan ikut mengawasi dengan cara mengendus barang bawaan yang dicurigai petugas, terutama narkoba dan petasan.

Hasilnya sudah ada beberapa penumpang kapal yang membawa petasan langsung diamankan barangnya dan pemiliknya dimintai keterangan sekaligus diberikan peringatan agar tidak mengulanginya, sebab petasan termasuk barang berbahaya dan dapat meledak dengan suhu tertentu.

“Bayangkan kalau ribuan jenis petasan masuk ke dalam kapal dan meledak apa nggak berbahaya saat di tengah laut,” kata Asep Safrudin. “Oleh karenanya, kami focus mengawasi barang bawaan penumpang selama mudik Lebaran ini.”

Mengenai jumlah penumpang yang mudik paling banyak tujuan Indonesia Timur atau ke Makasar, Menado, Ambon hingga Irian. Sebab untuk Indonesia Barat bisa dilewati melalui darat apalagi Pelindo II mengerahkan ratusan bus untuk mudik gratis sampai ke Padang. “Kalau ke Timur hanya bisa naik pesawat udara dan kapal laut,” jelasnya.

RAWAN DIGELAPKAN

Kapolres juga menerangkan menjelang Idul Fitri banyak barang impor masuk. Pengusaha biasanya sengaja memesan barang jauh sebelum Lebaran, karena pada saat Idul Fitri hingga beberapa minggu ke depan masih banyak yang libur.

Namun hal itu banyak dimanfaatkan oleh para penjahat dan sopir nakal dengan cara membelokan isi barang seperti yang terajadi akhir-akhir ini pihaknya berhasil mengungkap penggelapan barang dengan nilai miliaran rupiah seperti spare part dan lainnya.

Sumber: Poskotanews

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »