Tersangka, LS, yang masih berusia 16 tahun ikut merampok lantaran diajak oleh dua temannya, Saydi, 24 dan Aji Rohmadan, 17. “Saya diajak Pak. Awalnya saya kira diajak mengamen gak taunya mencuri,” kata LS berkilah di ruang pemeriksa polisi.
Tersangka LS, hanya bisa menangis saat digiring ke polres. Dalam aksi tersebut ia berperan sebagi penerima hasil rampasan. Sedangkan dua rekannya sebagai eksekutor. “Saya menyesal, Pak saya mau pulang,” tukasnya.
Aksi tiga bandit remaja itu, berawal dari korban, H. Lubis, 50 bersama sopirnya, Christopel Lataro Roset, 41 ingin pulang menggunakan mobil boks ke garasinya di kawasan Jakarta Timur.
Ketika melintas di Jalan Yos Sudarso persis di Jembatan Mambo, Tanjung Priok arus lalu lintas tersendat. Rupanya kesempatan itu dimanfaatkan para pelaku yang berjumlah lima orang untuk mencari mangsa.
Satu pelaku kemudian mendekati mobil tersebut. Melihat kaca pintu mobil terbuka pelaku langsung menodongkan golok ke arah sopir. Satu rekannya lalu menggasak tas yang berada dekat korban. Tas itu, lalu dioper ke rekannya yang lain dan kemudian kabur. Namun aksi mereka terlihat anggota Jatanras Polres yang setiap hari diploting di lokasi tersebut.
Mereka kemudian di kejar dan berhasil diringkus tak jauh dari lokasi. Dari tangan mereka disita golok dan tas berisi dua handphone, uang Rp 152 ribu serta tiga buku tabungan.
“Hampir setiap sudut anggota kita tempatkan, terutama di lokasi titik rawan aksi kriminalitas. Pengamanan itu merupakan operasi cipta kondisi bulan Ramadhan,” kata Kapolres Jakarta Utara, Kombes Mohammad Iqbal.
Ditempat terpisah, Minggu (5/8), sekitar pukul:03.00 dinihari, petugas juga mengamankan pengendara motor membawa senjata tajam jenis pedang bergerigi di Jalan Danau Sunter Utara, Tanjung Priok. Tersangka, Gamal Abdul Naser,20 ditangkap setelah berusaha melawan polisi ketika sepeda motornya terjaring razia.
Petugas yang curiga lalu menggeledah tersangka yang berboncengan bersama rekannya. “Saat digeledah dibalik bajunya ditemukan pedang. Kuat dugaan pedang tersebut digunakannya untuk melakukan kejahatan,” ujara Kapolres didampingi Kasat Reskrim, AKBP Didi Hayamansyah.
Selain, itu dalam operasi tersebut juga menyita minuman keras dan petasan dari sejumlah warung dan toko di wilayah Jakarta Utara. Barang bukti tersebut adalah minuman keras merk Ciu sebanyak 1158 botol dan seribu petasan berbagai merk, serta
1200 buah petasan korek cap jago.” Oparasi ini akan terus dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyrakat yang menjalankan ibadah di bulan Ramadhan,” tukas Kapolres. (Ilham)
Teks:Tiga perampok diamankan di Polres Jakarta Utara. Ketiganya merampok mobil boks menggunakan senjata tajam.