Medan - Mahasiswa di Medan, Sumatera Utara (Sumut) kembali menggelar aksi unjuk rasa di kantor Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika di gedung Uniland Plaza, Jl. MT. Haryono Medan, Rabu (19/9/2012) siang. Dalam aksinya, mahasiswa memblokir jalan sebagai bentuk protes terhadap film Innocence of Muslims.
Semula aksi mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) berlangsung tertib. Selain membawa spanduk dan poster kecaman, mahasiswa menggelar orasi mengecam pembuat film Innocent of Muslims yang secara terbuka menghina Nabi Muhammad dan Islam.
"Amerika harus memberikan sanksi tegas terhadap warganya yang secara jelas menghina agama Islam. Bukan malah melindungi dengan berdalih demi menjunjung tinggi kebebasan berpendapat atau HAM," sebut salah seorang mahasiswa.
Suasana aksi kemudian memanas saat massa mahasiswa memblokir Jl. MT Haryono. Akibatnya, sejumlah pengendara yang tidak dapat melintas kesal hingga memicu pertengkaran.
Petugas Satuan Lalu-lintas Polresta Medan langsung meredakan ketegangan dan mengalihkan arus kendaraan ke Jl. Palangkaraya Medan.
"Aksi demo boleh saja. Tetapi jangan mengganggu kepentingan umum," sebut Irwandi, salah seorang sopir.
Selasa (18/9) kemarin, aksi serupa digelar Forum Umat Islam dan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Medan). Mereka sempat membakar ban di depan Konjen Amerika tersebut. Massa mendesak Amerika segera menghukum pembuat film dan mencabut peredaran film tersebut dari media internet karena dinilai menghina Islam.
Semula aksi mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) berlangsung tertib. Selain membawa spanduk dan poster kecaman, mahasiswa menggelar orasi mengecam pembuat film Innocent of Muslims yang secara terbuka menghina Nabi Muhammad dan Islam.
"Amerika harus memberikan sanksi tegas terhadap warganya yang secara jelas menghina agama Islam. Bukan malah melindungi dengan berdalih demi menjunjung tinggi kebebasan berpendapat atau HAM," sebut salah seorang mahasiswa.
Suasana aksi kemudian memanas saat massa mahasiswa memblokir Jl. MT Haryono. Akibatnya, sejumlah pengendara yang tidak dapat melintas kesal hingga memicu pertengkaran.
Petugas Satuan Lalu-lintas Polresta Medan langsung meredakan ketegangan dan mengalihkan arus kendaraan ke Jl. Palangkaraya Medan.
"Aksi demo boleh saja. Tetapi jangan mengganggu kepentingan umum," sebut Irwandi, salah seorang sopir.
Selasa (18/9) kemarin, aksi serupa digelar Forum Umat Islam dan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Medan). Mereka sempat membakar ban di depan Konjen Amerika tersebut. Massa mendesak Amerika segera menghukum pembuat film dan mencabut peredaran film tersebut dari media internet karena dinilai menghina Islam.
Sumber: Detik