Tarif KRL Naik, Komuter Bakal Beralih ke Mobil Pribadi

11:01

Rencananya tarif commuter line naik Rp2.000 Oktober mendatang.


Commuter Line
Penumpang KRL Jabodetabek yang tergabung dalam KRL Mania, menolak rencana kenaikan tarif Commuter Line sebesar Rp2.000 per 1 Oktober 2012. Juru bicara KRL Mania, Ariyo Nugroho, mengatakan kenaikan itu tidak pantas karena selama ini pelayanan yang diberikan kurang memuaskan.

Apalagi, keluhan penumpang tidak pernah didengar. Dia menyebut pelayanan yang harus ditingkatkan itu antara lain, informasi gangguan perjalanan, pelayanan loket, dan lampu penerangan.

"Itu adalah poin-poin dari Permen No. 9 Th. 2011 tentang SPM (Standar Pelayanan Minimum) yang telah disahkan 1,5 tahun lalu, namun operator selalu menghindar untuk menerapkannya," kata Ariyo, Jumat 21 September 2012.

Dia khawatir kenaikan ini berdampak penumpang KRL kembali mengendarai motor atau mobil pribadi. Sudah seharusnya pemerintah memberikan insentif kepada para pengguna KRL karena telah mengurangi beban jalan raya, polusi, konsumsi BBM dalam bentuk tarif KRL yang murah dan
terjangkau.

"Jadi selisih antara harga yang diharapkan operator (KAI/KCJ) dengan tarif karcis saat ini semestinya bisa ditutup dari anggaran pemerintah/DPR," ucap dia.

Manager Komunikasi Perusahaan PT Kereta Api Commuter Jabodetabek (KCJ), Eva Chairunisa, mengatakan kenaikan tarif itu bertujuan untuk peningkatan layanan, baik sarana maupun prasarana yang menunjang kenyamanan penumpang.

Menurutnya keputusan diambil berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No. 28 Tahun 2012 yang mengharuskan pihaknya menghitung ulang besaran tarif. "Peraturan menteri tentang penghitungan tarif itu  yang jadi dasar kami menyesuaikan tarif," katanya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »