GARUT, - Sebuah truk pengangkut galon air mineral terguling di
Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogongkidul, Kabupaten Garut, Kamis
(20/9). Tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan tunggal ini. Namun,
sekitar 150 galor air mineral rusak dan arus lalu lintas di sekitar
lokasi kejadian sempat tersendat.
Supir truk, Maulana (30), mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 06.00. Saat itu truknya tengah mengangkut 210 galon air mineral dari sebuah gudang di Kota Tasikmalaya untuk didistribusikan ke sejumlah minimarket di Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut.
Saat melintasi Jalan Pembangunan, ban kiri belakang truk tiba-tiba meletus. Maulana mengatakan tidak bisa mengendalikan laju truk karena truk yang melaju dengan kecepatan 40 kilometer per jam tersebut tiba-tiba oleng. Truk kemudian berbelok ke kanan dan terguling ke arah kiri.
Seketika, sekitar 150 galon air menggelinding, pecah, dan airnya membanjiri Jalan Pembangunan. Kala itu jalan sedang sepi sehingga tidak menimbulkan tabrakan beruntun. Namun, sempat terjadi kemacetan sekitar 500 meter karena truk yang terguling menghalangi badan jalan.
Petugas polisi yang langsung mendatangi lokasi kejadian mengalihkan arus kendaraan dari arah Tasikmalaya ke jalur dengan arah berlawanan. Dengan demikian, walaupun tersendat, arus lalu lintas di Jalan Pembangunan bisa berjalan dari dua arah.
Supir truk, Maulana (30), mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 06.00. Saat itu truknya tengah mengangkut 210 galon air mineral dari sebuah gudang di Kota Tasikmalaya untuk didistribusikan ke sejumlah minimarket di Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut.
Saat melintasi Jalan Pembangunan, ban kiri belakang truk tiba-tiba meletus. Maulana mengatakan tidak bisa mengendalikan laju truk karena truk yang melaju dengan kecepatan 40 kilometer per jam tersebut tiba-tiba oleng. Truk kemudian berbelok ke kanan dan terguling ke arah kiri.
Seketika, sekitar 150 galon air menggelinding, pecah, dan airnya membanjiri Jalan Pembangunan. Kala itu jalan sedang sepi sehingga tidak menimbulkan tabrakan beruntun. Namun, sempat terjadi kemacetan sekitar 500 meter karena truk yang terguling menghalangi badan jalan.
Petugas polisi yang langsung mendatangi lokasi kejadian mengalihkan arus kendaraan dari arah Tasikmalaya ke jalur dengan arah berlawanan. Dengan demikian, walaupun tersendat, arus lalu lintas di Jalan Pembangunan bisa berjalan dari dua arah.