Bambu Penyangga Kabel Listrik Resahkan Warga

13:46
Sidimpuan – Warga di Gang Cahaya, Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan (Psp) Tenggara, Kota Psp resah dengan keberadaan bambu yang menjadi tiang penyangga kabel listrik PLN di daerah tersebut. Seorang warga Umak Roy, mengaku sangat ketakutan dengan berdirinya bambu yang digunakannya sebagai penyangga kabel listrik tepat di depan rumahnya tersebut.

“Bagaimana kalau kabel ini mengenai saya dan keluarga saya. Apa mereka mau bertanggung jawab,” kata wanita paruh baya yang mengaku telah menetap selama puluhan tahun di daerah tersebut.

Keadaan kabel listrik yang hampir menyentuh tanah tersebut terjadi sejak beberapa tahun belakangan, yang dikhawatirkan warga mengancam keselamatan mereka walaupun sampai sekarang belum ada memakan korban. Sehingga, dia berharap kepada PT PLN Cabang Psp agar segera turun ke lapangan dan memperhatikan kabel yang berada di depan rumahnya, guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi saat ini sedang musim penghujan yang disertai angin kencang.

Warga lainnya bermarga Hasibuan juga mengatakan, tiang bambu yang digunakan untuk menopang kabel listrik itu membuat beberapa warga merasa terganggu. Namun, dirinya tidak tahu menahu tiang listrik yang kini masih berdiri berasal dari pihak PLN atau inisiatif warga.

“Jelas, kami merasa takut dengan kondisi tiang kabel sekarang ini. Bukan saya saja yang merasa khawatir, para pengguna jalan juga merasa terganggu dengan kondisi kabel yang melintang dipinggiran jalan ini,” ungkapnya.

Kekhawatiran maupun sejumlah warga lain sangat beralasan, sebab selain menyangga kabel listrik bertegangan tinggi, tiang-tiang bambu tersebut rentan roboh. Apalagi, kata dia, saat ini tengah dilanda musim panas dan hujan yang biasanya disertai hembusan angin kencang di wilayah itu.

“Harapan kami, pihak PLN segera membenahi dan menyelesaikan permasalahan ini, karena sudah meresahkan kenyamanan warga. Kami takut anak-anak main dekat tiang itu, lalu roboh, itu bisa membahayakan. Ya, syukur-syukur pemerintah bisa membangun tiang permanen,” pungkasnya.

Hal yang sama diungkapkan warga lainnya bermarga Lubis. Dia juga mengkhawatirkan dengan keberadaan tiang listrik yang masih menggunakan bambu. Menurutnya, hal ini akan selalu menjadi ancaman bagi warga sekitar bila saat musim penghujan tiba.

“Kami sangat khawatir, bagaimana nanti bila musim hujan tiba bambu-bambu ini khawatir roboh dan mengenai warga sekitar. Pastinya, kami sangat berharap kepada pihak PLN segera mengganti bambu dengan tiang listirk beton,” pintanya.

Karena keberadaan bambu yang dijadikan tiang listrik sudah terlalu lama di situ, sudah sangat mengganggu sekali bagi warga. Mereka berencana mau melaporkannya ke polisi soal kabelnya, selain bahaya buat pengguna jalan, mau musim hujan takut imbas ke warga

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »