Mojokerto - Aksi blokade buruh jalur Jombang-Surabaya di Jalan Raya Trowulan, didatangi ratusan anggota Satbrimob Polda Jatim. Meski diminta meninggalkan lokasi, massa menolak dan memilih untuk bertahan.
Kabag Ops Polres Mojokerto, Kompol Sutarno yang mendatangi koordinator aksi yang berada tepat di pertigaan Lengkong. "Ini sudah melebih jam izin, tolong segera meninggalkan lokasi. Kasihan pengguna jalan yang lain," ungkapnya, Kamis (08/11/2012) tadi siang.
Meski diminta untuk meninggalkan lokasi, namun massa tak mengindahkan dan memilih untuk bertahan. "Sebentar pak, kita masih menunggu rekan kita yang ke rumah bupati. Setelah kita mendapatkan hasil dari rekan kita yang ke rumah bupati, kita akan meninggalkan lokasi," ujarnya koordinator aksi.
Sebelumnya, ratusan buruh kembali akan menggelar aksi turun ke jalan, Kamis (08/11/2012) hari ini. Mereka akan memblokir jalur nasional, massa juga akan menduduki rumah pribadi Walikota dan Bupati Mojokerto. Aksi buruh ini, dipicu lantaran usulan buruh terkait Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Mojokerto tahun 2013 tak disetujui.