Akibat konvoi ini, jalanan di Mojokerto padat dan macet. Kendaraan dari arah Surabaya dialihkan ke Mlirip dan dari arah Jombang masuk ke Raya Brangkal. "Sudah dialihkan semua," kata Kapolres Mojokerto, AKBP Eko Puji Nugroho di lokasi.
Ribuan buruh yang membawa motor, truk, dan bus ini memarkir kendaraannya di badan jalan. Untuk mengawal aksi buruh ini, pihak kepolisian menerjunkan Sat Brimobda Polda Jatim serta aparat gabungan Polres dan Polres Mojokerto Kota.
Massa buruh sempat memblokir Bypass Mojokerto dan mengepung kediaman pribadi Bupati Mojokerto. Mereka menuntut agar upah minimun kota/kabupaten (UMK) di Mojokerto dinaikkan menjadi Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta.
Massa buruh ingin UMK Mojokerto harus pada ring 1 yakni sama dengan Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Massa buruh meminta lebih karena UMK Mojokerto tahun 2013 yang diusulkan Bupati Mojokerto hanya sebesar Rp 1.408.359.