Menurut Irjen Pudji Hartanto kegiatan ini sangat penting, untuk mencegah agar tingkat kecelakaan yang merenggut korban jiwa tidak terus meningkat.
"Pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas memang sudah seharusnya diperkenalkan sejak usia sekolah dasar. Hingga mereka mengerti bagaimana pentingnya keselamatan berlalu lintas," ujar Kepala Korps lalu Lintas Polri Irjen Pudji Hartanto, usai memberikan pembekalan kepada peserta di Jakarta, Senin (5/11/2012).
Ia melanjutkan, pengenalan tentang keselamatan di jalan akan memberikan dampak positif. Selain memahami aturan lalu lintas yang menjadi bekal kehidupan mereka bermasyarakat kelak, anak-anak ini juga akan menjadi generasi yang disiplin, tertib, dan paham betul akan arti keselamatan.
"Bila masyarakat tertib dan disiplin dalam berlalu lintas serta mengutamakan keselamatan, angka kecelakaan pun bisa ditekan, dan akan tercipta kondisi lalu lintas seperti yang kita inginkan bersama," ucapnya.
Selain itu, dengan sosialisasi keselamatan lalu lintas, anak-anak ini dapat menjadi agen dan sekaligus sebagai pelopor keselamatan berlalulintas. "Nantinya mereka mampu mengajak, mengingatkan kepada lingkungannya dalam hal berlalu lintas yang tertib dan disiplin," katanya.
Konferensi anak ini berlangsung selama lima hari, dan diikuti oleh anak-anak yang berhasil terpilih setelah mengirimkan karya tulis seputar keselamatan di jalan, dari tingkat usia 9 hingga 12 tahun, dari 28 provinsi di Indonesia.
Dalam kesempatan itu Pudji juga mensosialisasikan slogan Korlantas Polri 'Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Jadikan Keselamatan sebagai Kebutuhan'. "Saya selalu mendukung kegiatan sosialisasi berlalu lintas, hingga keinginan untuk menciptakan suasana tertib dan disiplin berlalu lintas bisa terwujud,"tandasnya.