Pantura - Malang tak dapat diduga, untuk tak dapat diraih, Seorang Pengendara sepedamotor yang belum diketahui identitasnya, menjadi korban tabrak lari di jalur utama pantura Brebes, Jawa Tengah, tepatnya di depan Pengadilan Agama setempat, Jumat malam (16/11/2012).Korban, yang diduga adalah seorang polisi dan bertugas sebagai Kapolsek di daerah Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat ini tewas di tempat kejadian.
Kecelakaan yang menewaskan korban bermula saat korban mengendarai sepeda motornya dengan
kecepatan sedang dari arah barat menuju timur.
Namun naas, korban yang menggunakan sepeda motor Honda Supra G 3903 BE ini, tiba-tiba ditabrak sebuah kendaraan dari arah belakangnya. Akibatnya, korban jatuh tersungkur kemudian terlindas kendaraan dari belakangnya, hingga akhirnya langsung tewas mengenaskan dilokasi
kejadian. Belum diketahui jenis kendaraan yang menabrak, karena langsung melarikan diri.
“Kejadiannya cepat sekali. Saya belum tahu pasti, korban ditabrak oleh kendaraan jenis apa, karena kondisi jalan yang agak gelap,” ujar Imam,
salah seorang warga setempat.
Menurut Imam, di dompet korban ditemukan beberapa identitas, salah satunya identitas seorang anggota polisi Bantargebang, Bekasi Kota, Jawa Barat. Itu diketahui, setelah petugas kepolisian Satlantas Polres Brebes, Jawa Tengah, mengevakuasi korban. Jasad Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes dengan menggunakan mobil ambulans.
“Ada sekitar lima identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang kesemua KTPnya asli dan nomor perdana handphone sebanyak 12 biji, ditemukan dari dompet korban,” katanya.
Imam menduga, kecelakaan di jalur pantura Brebes ini adalah akibat adanya perbaikan jalan di Jalan Ahmad Yani maupun Jalan Gajah Mada Brebes. Dalam sebulan terakhir, tercatat sudah lima orang korban tewas sia-sia di jalur itu.
Sementara itu, petugas kepolisian Satlantas Polres Brebes hingga saat ini belum bisa dikonfirmasi terkait kecelakaan yang menewaskan korban di jalur pantura Brebes tersebut.