Lampung, - Sebanyak delapan unit kontainer tidak
bertuan ditemukan mengapung di perairan Bengkunat, Kabupaten Lampung
Barat (Lambar), Senin (17/12/2012). Polisi belum mengetahui siapa
pemilik kontainer tersebut.
Kasat Polair Polres Lambar AKP Amiruddin mengatakan keberadaan kontainer yang mengapung dilaporkan oleh nelayan. "Setelah dilaporkan, polisi langsung ke lokasi dan mengamankan delapan kontainer itu," kata Amiruddin kepada detikcom, Selasa (18/12/2012).
Menurutnya, awalnya delapan kontainer itu penuh muatan. Namun, beberapa sudah dijarah oleh masyarakat sekitar pantai. Tinggal empat kontainer yang masih ada muatan. Isinya dua kontainer bermuatan minyak pelumas sisanya berisi tabung gas ukuran tiga kilogram, dan deterjen.
"Polisi terlambat menerima informasi terkait kontainer yang mengambang di perairan Lambar itu. Sehingga masyarakat sudah melakukan penjarahan," kata dia.
Dia mengungkapkan, kontainer tersebut kemudian diamankan di Pelabuhan Belimbing Nusantara. Pihaknya belum mengetahui secara pasti kapal jenis yang membawa kontainer, asal kontainer, dan tujuannya.
Dugaannya, kata dia, bisa tidak sengaja jatuh ke laut. Atau malah sengaja dijatuhkan ke laut untuk menyelamatkan kapal.
Menururtnya, Satuan Polair sudah berkoordinasi dengan Polda Lampung guna mencari siapa pemilik kontainer. "Kami akan menunggu saja siapa yang nanti melaporkan kehilangan kontainer," katanya.
Kasat Polair Polres Lambar AKP Amiruddin mengatakan keberadaan kontainer yang mengapung dilaporkan oleh nelayan. "Setelah dilaporkan, polisi langsung ke lokasi dan mengamankan delapan kontainer itu," kata Amiruddin kepada detikcom, Selasa (18/12/2012).
Menurutnya, awalnya delapan kontainer itu penuh muatan. Namun, beberapa sudah dijarah oleh masyarakat sekitar pantai. Tinggal empat kontainer yang masih ada muatan. Isinya dua kontainer bermuatan minyak pelumas sisanya berisi tabung gas ukuran tiga kilogram, dan deterjen.
"Polisi terlambat menerima informasi terkait kontainer yang mengambang di perairan Lambar itu. Sehingga masyarakat sudah melakukan penjarahan," kata dia.
Dia mengungkapkan, kontainer tersebut kemudian diamankan di Pelabuhan Belimbing Nusantara. Pihaknya belum mengetahui secara pasti kapal jenis yang membawa kontainer, asal kontainer, dan tujuannya.
Dugaannya, kata dia, bisa tidak sengaja jatuh ke laut. Atau malah sengaja dijatuhkan ke laut untuk menyelamatkan kapal.
Menururtnya, Satuan Polair sudah berkoordinasi dengan Polda Lampung guna mencari siapa pemilik kontainer. "Kami akan menunggu saja siapa yang nanti melaporkan kehilangan kontainer," katanya.