Bengkulu: Jalan nasional yang menghubungkan Kota Bengkulu-Bandara Fatmawati Soekarno yang berlubang ditanami pohon pisang oleh warga, karena dikhawatirkan membahayakan pengendara sepeda motor.
Tanaman pisang setinggi dua meter itu tepatnya ditanam di dekat Masjid Kelurahan Sukarami. Seorang warga, Sahirudin, Minggu (6/1), mengatakan pohon pisang itu sengaja ditanam masyarakat karena jalan yang berlubang sepekan terakhir menyebabkan kecelakaan dan beberapa pengendara motor terperosok.
Terlebih pada saat hujan malam hari, lubang-lubang itu tertutup air, sehingga membuat pengendara terjebak dan langsung terjatuh. Bila lubang itu ditanam pohon pisang ujarnya, pengendara bisa terhindar dari kecelakaan.
"Kami berharap kepada instansi berwenang yang menangani jalan tersebut hendaknya cepat memperbaiki jalan itu, apalagi jalan tersebut merupakan jalan poros ke bandara dengan arus lalu lintas padat," ujarnya.
Warga lainnya, Sukarami M Sis Rahman juga minta Dinas Pekerjaan Umum Kota dan Provinsi Bengkulu maupun pihak berwenang atas jalan tersebut seega melakukan perbaikian. "Poros jalan Kota Bengkulu-Bandara kondisnya saat ini sangat memprihatinkan, selain berlubang juga setiap hujan air masuk ke jalan akibat tidak ada saluran siring permanen," ujarnya.