
Sigli - Lebih kurang 50 meter ruas badan jalan Gampong Krueng Cot Kemukiman Beuah Reubee, Kecamatan Delima, Pidie, amblas ke sungai karena terkikis erosi Krueng Reubee, Sabtu (9/3) malam.
Keuchik Gampong Krueng Cot, Kecamatan Delima, Abdurahman Abdullah (47) saat diwawancarai Minggu (10/3) mengatakan, dampak banjir luapan Krueng Reubee sejak Sabtu (9/3) siang telah mengakibatkan badan jalan amblas ke sungai karena terkikis derasnya terjangan air.
“Jebolnya ruas badan jalan tersebut dikarenakan salah satu rumpun bambu tersangkut, sehingga menyebabkan derasnya air Krueng Reube menerjang tanggul penahan badang jalan,”sebutnya.
Dijelaskan, karena air semakin besar membuat tebing bronjong penahan badann ruas jalan dalam tempo beberapa jam akhirnya jebol dan menerjang ruas badan jalan. “Kini, hanya tersisa hanya 1,5 meter dari ruas badan jalan sebelumnya 3 meter dan kami meminta pemerintah untuk segera memmbangun tanggul pengaman serta memperluas jalan yang telah amblas tersebut,”ujarnya.
Dikatakannya, saat luapan air mulai menggenangi pemukiman di dua dusun, yaitu Dusun Barat dan Timur, warga secara spontan panik. Namun, hingga pukul 01.30 WIB luapan banjir tersebut secara perlahan-lahan mulai surut.
Keuchik Gampong Krueng Cot, Kecamatan Delima, Abdurahman Abdullah (47) saat diwawancarai Minggu (10/3) mengatakan, dampak banjir luapan Krueng Reubee sejak Sabtu (9/3) siang telah mengakibatkan badan jalan amblas ke sungai karena terkikis derasnya terjangan air.
“Jebolnya ruas badan jalan tersebut dikarenakan salah satu rumpun bambu tersangkut, sehingga menyebabkan derasnya air Krueng Reube menerjang tanggul penahan badang jalan,”sebutnya.
Dijelaskan, karena air semakin besar membuat tebing bronjong penahan badann ruas jalan dalam tempo beberapa jam akhirnya jebol dan menerjang ruas badan jalan. “Kini, hanya tersisa hanya 1,5 meter dari ruas badan jalan sebelumnya 3 meter dan kami meminta pemerintah untuk segera memmbangun tanggul pengaman serta memperluas jalan yang telah amblas tersebut,”ujarnya.
Dikatakannya, saat luapan air mulai menggenangi pemukiman di dua dusun, yaitu Dusun Barat dan Timur, warga secara spontan panik. Namun, hingga pukul 01.30 WIB luapan banjir tersebut secara perlahan-lahan mulai surut.
Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie, Said Mulyadi SE MSi yang ditanyai Serambi mengatakan, pihaknya belum menerima laporan soal badan jalan yang amblas tersebut.
Karena itu, Said Mulyadi mengatakan, pihaknya akan meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar segera menurunkan tim ke Gampong Krueng Cot. “Kami akan menurunkan tim agar penanganan ruas jalan yang telah amblas ke sungai itu segera dapat ditangani agar arus lalulintas akan lancar kembali sebagai mana biasanya,”jelas Said Mulyadi.
Karena itu, Said Mulyadi mengatakan, pihaknya akan meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar segera menurunkan tim ke Gampong Krueng Cot. “Kami akan menurunkan tim agar penanganan ruas jalan yang telah amblas ke sungai itu segera dapat ditangani agar arus lalulintas akan lancar kembali sebagai mana biasanya,”jelas Said Mulyadi.