"Sedikitnya ada 41 sepeda motor berbagai jenis dirantai. Pembalap liar ini rata rata masih remaja yang berstatus sekolah".
Kapolsek Tambun, Kompol Andre Ananta, didampingi Kanit Sersenya Iptu Dwi Yanuar SH, mengungkapkan lomba balap liar yang dilakukan sekelompok remaja ini sangat meresahkan warga, terutama pengguna jalan Sultan Hasanudin. Selain mengganggu, mereka juga kerap ada yang mengalami kecelakaan. Jeleknya lagi, balap liar seperti ini digunakan untuk taruhan.
Pengamanan balap liar ini selain untuk menekan aksi kejahatan curanmor di jalan. Di samping itu untuk membuat mereka tak lagi melakukan aksi balap liar di jalan tersebut dan akan dibuat garis kejut.”.