Menghindari tabrakan dengan bus yang berjalan ngeblong,
truk boks B 9296 UXR masuk parit dalam posisi terguling di sebelah
timur pintu perlintasan kereta api (KA) Karanganyar Kebumen.
Peristiwa tersebut terjadi Minggu (15/9/2013) sekitar pukul 03.30. Sopir truk, Yadi (24) warga Bandung Jawa Barat, selamat dari maut.
"Sebelum masuk perlintasan KA, bus sudah ngeblong. Untuk menghindari tabrakan, saya banting setir ke kiri," ungkap Yadi yang mengemudikan truk tanpa kernet.
Namun naas, jalan yang licin karena turun hujan gerimis, membuat truk yang datang dari arah timur, selip hingga tak bisa dikendalikan. Akibatnya, truk masuk parit sedalam dua meter yang ada di selatan jalan. Sedangkan bus dari arah barat yang tidak diketahui identitasnya, terus tancap gas ke timur.
Saat kejadian, Yudi mengaku berjalan perlahan karena hujan. "Saya juga tidak mengantuk karena baru saja istirahat di rumah makan yang ada di Sruweng," ujarnya.
Peristiwa tersebut terjadi Minggu (15/9/2013) sekitar pukul 03.30. Sopir truk, Yadi (24) warga Bandung Jawa Barat, selamat dari maut.
"Sebelum masuk perlintasan KA, bus sudah ngeblong. Untuk menghindari tabrakan, saya banting setir ke kiri," ungkap Yadi yang mengemudikan truk tanpa kernet.
Namun naas, jalan yang licin karena turun hujan gerimis, membuat truk yang datang dari arah timur, selip hingga tak bisa dikendalikan. Akibatnya, truk masuk parit sedalam dua meter yang ada di selatan jalan. Sedangkan bus dari arah barat yang tidak diketahui identitasnya, terus tancap gas ke timur.
Saat kejadian, Yudi mengaku berjalan perlahan karena hujan. "Saya juga tidak mengantuk karena baru saja istirahat di rumah makan yang ada di Sruweng," ujarnya.