Jakarta-Pemeriksaan terhadap mobil Mitsubishi Lancer milik tersangka kecelakaan Tol Jagorawi, AQJ, tengah dilakukan pihak kepolisian.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Sabtu 14 September 2013, mengatakan tim dari Mitsubishi telah datang untuk memeriksa mobil berplat B 80 SAL itu.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Sabtu 14 September 2013, mengatakan tim dari Mitsubishi telah datang untuk memeriksa mobil berplat B 80 SAL itu.
"Hasilnya akan disampaikan hari Senin 16 September 2013," jelasnya.
Pihak kepolisian juga telah memanggil beberapa saksi ahli untuk dimintai keterangannya terkait kasus ini. Termasuk Kak Seto dengan statusnya sebagai pemerhati anak. Ke depan Polisi sendiri juga berencana akan memeriksa supir pribadi AQJ.
Pihak kepolisian juga telah memanggil beberapa saksi ahli untuk dimintai keterangannya terkait kasus ini. Termasuk Kak Seto dengan statusnya sebagai pemerhati anak. Ke depan Polisi sendiri juga berencana akan memeriksa supir pribadi AQJ.
"Minggu depan kami akan panggil yang biasa mendampingi AQJ. Kaitannya adalah mengenai keberadaannya sebelum terjadi kecelakaan," ujar Rikwanto.
Rencananya, polisi akan turut memeriksa keluarga korban meninggal dari kecelakaan ini. Namun, pemanggilan belum dilakukan karena masih dalam kondisi berkabung.
"Keluarga yang meninggal juga akan dimintai keterangannya, tapi mereka meminta waktu seminggu untuk berkabung," tutur Rikwanto.
Dia menambahkan, kondisi para korban yang sedang dalam perawatan kini pada umumnya membaik. Namun, belum ada yang diperiksa oleh penyidik karena belum ada rekomendasi dari pihak dokter.
"Jika sudah ada yang memungkinkan diperiksa, maka akan kami periksa," pungkas Rikwanto.
Rencananya, polisi akan turut memeriksa keluarga korban meninggal dari kecelakaan ini. Namun, pemanggilan belum dilakukan karena masih dalam kondisi berkabung.
"Keluarga yang meninggal juga akan dimintai keterangannya, tapi mereka meminta waktu seminggu untuk berkabung," tutur Rikwanto.
Dia menambahkan, kondisi para korban yang sedang dalam perawatan kini pada umumnya membaik. Namun, belum ada yang diperiksa oleh penyidik karena belum ada rekomendasi dari pihak dokter.
"Jika sudah ada yang memungkinkan diperiksa, maka akan kami periksa," pungkas Rikwanto.