Kepolisian
Republik Indonesia (Polri) mengerahkan 253.035 personel untuk
mengamankan jalannya Pemilu tahun 2014. Mereka nantinya akan bertugas
selama 224 hari hingga seluruh tahapan pemilu berakhir.
Kapolri Jenderal Polisi Sutarman pada Saat apel gelar pasukan operasi terpusat Mantap Brata 2014 di Lapangan Monas, mengatakan bahwa Polri memiliki tugas penting untuk melaksanakan pengamanan pemilu sehingga pemilu dapat berjalan dengan aman dan lancar. Kondisi itu membuat masyarakat tak khawatir untuk dapat menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani.
"Pemilu merupakan bentuk penyampaian aspirasi rakyat yang legitimate, sehingga pemimpin yang terpilih sesuai kehendak hati nurani rakyat," katanya.
Kapolri mengatakan, Polri telah bekerjasama dengan TNI dan Linmas untuk menjaga 545.778 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Guna mendukung itu semua, setidaknya akan ada 234.050 anggota TNI dan 1.091.556 personel Linmas yang akan dikerahkan untuk membantu pengamanan.
Kapolri menambahkan, saat ini anggaran pengamanan Pemilu 2014 sudah turun sebesar Rp 1 triliun. "Kita beruntung, karena alokasi anggaran untuk Linmas dibantu oleh KPU," ujarnya.
Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh sekitar 3.000 pasukan gabungan dari berbagai unsur di Mabes Polri dan Polda Metro Jaya. Turut dihadiri dalam apel tersebut adalah Ketua KPU Husni Kamil Manik, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Bayuseno, Kepala Korps Brimob Irjen Rum Murkal dan Kepala Badan Pemelihara Keamanan Komjen Pol Badrodin Haiti.
Kapolri Jenderal Polisi Sutarman pada Saat apel gelar pasukan operasi terpusat Mantap Brata 2014 di Lapangan Monas, mengatakan bahwa Polri memiliki tugas penting untuk melaksanakan pengamanan pemilu sehingga pemilu dapat berjalan dengan aman dan lancar. Kondisi itu membuat masyarakat tak khawatir untuk dapat menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani.
"Pemilu merupakan bentuk penyampaian aspirasi rakyat yang legitimate, sehingga pemimpin yang terpilih sesuai kehendak hati nurani rakyat," katanya.
Kapolri mengatakan, Polri telah bekerjasama dengan TNI dan Linmas untuk menjaga 545.778 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Guna mendukung itu semua, setidaknya akan ada 234.050 anggota TNI dan 1.091.556 personel Linmas yang akan dikerahkan untuk membantu pengamanan.
Kapolri menambahkan, saat ini anggaran pengamanan Pemilu 2014 sudah turun sebesar Rp 1 triliun. "Kita beruntung, karena alokasi anggaran untuk Linmas dibantu oleh KPU," ujarnya.
Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh sekitar 3.000 pasukan gabungan dari berbagai unsur di Mabes Polri dan Polda Metro Jaya. Turut dihadiri dalam apel tersebut adalah Ketua KPU Husni Kamil Manik, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Bayuseno, Kepala Korps Brimob Irjen Rum Murkal dan Kepala Badan Pemelihara Keamanan Komjen Pol Badrodin Haiti.
