Truk Fuso nopol BE 9834 CP bermuatan tepung tapioka menabrak sebuah
rumah di kampung, Desa Cibahayu, Kecamatan Kadipaten, Tasikmalaya, Jawa
Barat. 4 Orang mengalami luka-luka.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, Jumat (14/3/2014). Truk yang dikemudikan Pandu Wiratama (26), warga Lampung Tengah, tiba-tiba nyelonong ke sebelah kiri jalan dan menyeruduk rumah milik Ganda (52).
Kapolsek Kadipaten AKP Rudi Suherman saat dihubungi wartawan, Jumat (14/3/2014) mengatakan truk mengambil tepung Lampung ke Jawa Tengah. Saat melintas jembatan, truk oleng dan menabrak rumah.
"Keempat korban mengalami luka di tangan, kaki, kepala akibat tertimpa reruntuhan," kata Rudi.
Korban merupakan keluarga pemilik rumah. Terdiri dari Ganda (52), Nunung (51), dan kedua anaknya, Isa (18) dan Santi (16). Mereka dilarikan ke puskesmas setempat.
Saat ini, sopir truk sudah diamankan dan diperiksa. "Kami belum melakukan evakuasi bangkai mobil karena muatannya masih berada di dalam truk," pungkas Rudi.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, Jumat (14/3/2014). Truk yang dikemudikan Pandu Wiratama (26), warga Lampung Tengah, tiba-tiba nyelonong ke sebelah kiri jalan dan menyeruduk rumah milik Ganda (52).
Kapolsek Kadipaten AKP Rudi Suherman saat dihubungi wartawan, Jumat (14/3/2014) mengatakan truk mengambil tepung Lampung ke Jawa Tengah. Saat melintas jembatan, truk oleng dan menabrak rumah.
"Keempat korban mengalami luka di tangan, kaki, kepala akibat tertimpa reruntuhan," kata Rudi.
Korban merupakan keluarga pemilik rumah. Terdiri dari Ganda (52), Nunung (51), dan kedua anaknya, Isa (18) dan Santi (16). Mereka dilarikan ke puskesmas setempat.
Saat ini, sopir truk sudah diamankan dan diperiksa. "Kami belum melakukan evakuasi bangkai mobil karena muatannya masih berada di dalam truk," pungkas Rudi.