NTMCPOLRI.INFO - Pada hari Selasa 17 Pebruari 2015 aksi
penipuan pria penjaga toko berkedok anggota TNI berpangkat Kapten yang
berdalih bisa meluluskan AKMIL AD tanpa melalui tes berhasil diamankan
Polsek Panji, ulah pria penjaga toko di Situbondo ini benar-benar nekat,
bermodalkan potongan rambut model cepak, Hendra Hadi (30), warga
Kecamatan Asembagus, mengaku sebagai perwira TNI berpangkat Kapten
sehingga berhasil mengelabui Ahmad Zainuri, warga Kelurahan Mimbaan
Kecamatan Panji.
Remaja 19 tahun itu dijanjikan akan dimasukkan Akademi Militer (AKMIL) TNI AD dengan syarat menyerahkan sejumlah uang pelicin. Supriyadi sebagai orang tua korban langsung tergiur karena ingin melihat sang anak jadi tentara dan menyerahkan uang pelicin sebanyak 13,8 juta kepada tersangka Kapten gadungan tersebut.
Untuk meyakinkan korban dalam melancarkan aksinya pelaku mengajak korban ke Jember dan Pasuruan dengan alasan untuk mengambil formulir dan menemui atasannya untuk meminta tanda tangan Panglima TNI tapi hasilnya tidak pernah ada sehingga membuat korban dan keluarga merasa curiga.
Dengan alasan akan memberi uang tambahan, Hendra Hadi berhasil didatangkan ke rumah korban. Berkat kerjasama keluarga korban, Polsek Panji dibantu masyarakat berhasil mengamankan pelaku.
“ Dihimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dan tergiur dengan janji-janji seseorang yang bisa meluluskan tes dalam proses seleksi masuk TNI-POLRI maupun Instansi lainnya “ ucap Kasubbag Humas AKP Wahyudi
Remaja 19 tahun itu dijanjikan akan dimasukkan Akademi Militer (AKMIL) TNI AD dengan syarat menyerahkan sejumlah uang pelicin. Supriyadi sebagai orang tua korban langsung tergiur karena ingin melihat sang anak jadi tentara dan menyerahkan uang pelicin sebanyak 13,8 juta kepada tersangka Kapten gadungan tersebut.
Untuk meyakinkan korban dalam melancarkan aksinya pelaku mengajak korban ke Jember dan Pasuruan dengan alasan untuk mengambil formulir dan menemui atasannya untuk meminta tanda tangan Panglima TNI tapi hasilnya tidak pernah ada sehingga membuat korban dan keluarga merasa curiga.
Dengan alasan akan memberi uang tambahan, Hendra Hadi berhasil didatangkan ke rumah korban. Berkat kerjasama keluarga korban, Polsek Panji dibantu masyarakat berhasil mengamankan pelaku.
“ Dihimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dan tergiur dengan janji-janji seseorang yang bisa meluluskan tes dalam proses seleksi masuk TNI-POLRI maupun Instansi lainnya “ ucap Kasubbag Humas AKP Wahyudi