NTMCPOLRI – Senin 23/03 wakapolri komjen pol. Badrodin Haiti meresmikan pembukaan Rakernis fungsi lalu lintas di ruang Rupatama Mabes Polri Jakarta.
Wakapolri menjelaskan, bahwa sebelumnya memang sudah ada pelayanan SIM online, namun dalam pendataan sebelumnya masih belum lengkap. Sebab warga Indonesia masih belum mengaplikasikan e-KTP dan pelayanan sebelumnya masih sebatas wilayah provinsi.
Dalam kerjasama SIM online Polri, Wakapolri menjelaskan bahwa dalam kerjasama ini Polri bekerjasama dengan bank BRI, dikarenakan Bank BRI adalah satu-satunya yang ada hingga ke pelosok daerah.
“BRI itu ada sampai di Polsek terpencil di Indonesia”, ujar wakapolri.
Komjen Pol Badrodin Haiti juga mengingatkan kepada seluruh jajaran Polisi lalu lintas agar Rakernis jangan hanya dijadikan sebagai seremonial pada program Kerja baru, namun Rakernis juga sebagai instropeksi diri untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Indonesia.
Beliau juga berharap agar dalam rakernis ini banyak perubahan baru yang lebih baik lagi, Dan juga masih banyak ya mainstream masyarakat terhadap Polri tentang pungli, baik dalam pelayanan di kantor-kantor Polisi maupun di lapangan.
“Pungli di Satpas harus sudah dihapus, beberapa pelayanan yang esensinya tidak ada itu harus dihilangkan”, ujar Komjen Pol Badrodin Haiti.
Komjen Pol. Badrodin Haiti menyampaikan beberapa poin penting harus diperbaiki dalam rakernis ini, diantaranya:
1. Masih banyaknya anggota di lapangan yang membiarkan pelanggaran lalu lintas terjadi,
2. Pengawalan pribadi yang tidak semestinya harus sudah ditertibkan, lebih baik memberikan pengawalan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan Seperti pengawalan saat mengantar jenazah atau mengawal ambulan,
3. Dapat menekan angka pelanggaran, sebab kecelakaan lalu lintas terjadi berawal dari pelanggaran lalu lintas.
4. Dapat memanfaatkan sekolah-sekolah mengemudi sebagai tolak ukur kesispan diri para pemohon sim.
Tidak hanya berharap pada perubahan semata, Komjen Pol. Badrodin Haiti juga menekankan 10 poin penting dalam Rakernis fungsi lalu lintas 2015, diantaranya :
1. Perkuat mekanisme pelayanan masyarakat.
2. Terus membuat terobosan yang kreatif, namun tidak melanggar peraturan yang berlaku.
3. Bangun sistem integrasi sistem pelayanan.
4. Bangun sistem pendataan kendaraan bermotor secara nasional.
5. Kerjasama dengan instansi terkait.
6. Pengembangan fungsi NTMC sebagai K3i Dan sebagai pusat informasi kepada masyarakat.
7. Tampilkan postur polantas yang mendidik dilapangan.
8. Lakukan restruktur.
9. Jalin kerjasama dengan komunitas yang mendukung kamseltibcar lantas.
10. Harus Ada perubahan yang lebih baik Dari hasil rakernis tahun ini.
Diakhiri sambutannya, Komjen Pol Badrodin mengucapkan kepada seluruh jajaran Polisi lalu lintas, selamat bertugas dan jadi lah Polisi sebagai Pelopor tertib sosial.
“Dengan ini Rakernis fungsi lalu lintas saya resmikan”, tutup pidato Wakapolri dengan mengetuk palu.