NTMC - Kapolda Kepualauan Riau, Brigjen Arman Depari menegaskan bahwa selama tahun 2015 jumlah kasus peredaran narkoba pada wilayah tersebutterjadi penurun yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau dilihat saat ini peredaran narkoba di Kepri menurun dibanding pada tahun-tahun sebelumnya,” Ujar Arman Depari di Batam, Kamis (2/4).
Hal tersebut, kata dia, salah satunya karena upaya gencar kepolisian, BNN dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kepri.
“Sejak 2014, pemberantasan narkoba menjadi salah satu target utama kami. Sehingga saat ini jumlah peredaran dan pengguna narkoba mulai berkurang,” imbuh Arman.
Namun demikian, kata dia, Polda Kepri dan jajaran tidak akan mengurangi intensitas upaya memberantas peredaran berbagai jenis narkoba di Kepri.
“Kami akan terus menindak dan bergerak untuk memberantas narkoba di Kepri yang selama ini telah banyak masyarakat menjadi korban,” kata dia.
Selama ini Kota Batam menjadi jalur transit pengiriman narkoba khususnya sabu oleh jaringan internasional dari Malaysia untuk dikirim ke daerah lain di Indonesia.
Namun, sebagian narkoba tersebut juga dijual di Kota Batam dan wilayah lain di Provinsi Kepri yang jumlahnya termasuk tinggi.
Sebelumnya, Kepala BNN Kepri, Benny Setiawan mengatakan jumlah pengguna narkoba di Kepri pada awal 2015 diperkirakan sekitar 41.000 orang, jauh menurun dibanding perkiraan sebelumnya sebanyak 71.000 pengguna berdasarkan pada akhir 2013.
Ia mengatakan, kesadaran masyarakat di Kepri untuk memerangi peredaran narkoba sudah mulai terbangun.
Sebelumnya, Kepala BNN Kepri, Benny Setiawan mengatakan jumlah pengguna narkoba di Kepri pada awal 2015 diperkirakan sekitar 41.000 orang, jauh menurun dibanding perkiraan sebelumnya sebanyak 71.000 pengguna berdasarkan pada akhir 2013.
Ia mengatakan, kesadaran masyarakat di Kepri untuk memerangi peredaran narkoba sudah mulai terbangun.
“Di Batam juga sudah ada pantirehabilitasi milik BNN. Diharapkan akan semakin banyak masyarakat terbebas dari narkoba melalui proses rehabilitasi,” kata Benny.