Jembatan Darurat di Merapi Ambrol Akibat Banjir

12:08
Rabu, 29 Februari 2012, 12.05 WIB

Jateng-Banjir besar terjang Jembatan darurat yang menghubungkan Dukuh Kajor-Tosari, Sepi di Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, di lereng Merapi, hingga ambrol. Jembatan darurat tersebut satu-satunya yang masih berfungsi menghubungkan Dukuh Kajor-Tosari, Sepi (Jrakah), dan Desa Klakah.

Keterangan kepala Desa Jrakah Tumar, di Boyolali, menjelaskan akibat ambrolnya jembatan darurat dengan panjang sekitar 9 meter tersebut, membuat anak-anak yang pergi ke sekolah terpaksa harus menuruni jurang.

"Jembatan itu, sudah tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun empat sehingga warga yang menyeberang harus menuruni jurang," kata Tumar.

Jembatan darurat Kali Kajor tersebut dibuat dari bahan kayu glugu (batang Pohon kelapa) yang merupakan bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Boyolali.

"Ambrolnya jembatan darurat itu, akibat terkikisnya pondasi akibat banjir. Sehingga, warga Dukuh Tosari, Sepi (Jrakah), dan Klakah jika hendak ke pusat Kecamatan Selo harus menuruni sungai," katanya.

Pihaknya akan mengerahkan warga untuk bergotong-royong membuat jembatan darurat di Kali kajor itu, agar warga tidak terisolir. Bahkan sebelumnya, sebuah kendaraan Pik up pengangkut sayuran sempat terjebak amblesnya jembatan tersebut. Beruntung warga sekitar dengan cepat membantu mengevakuasi kendaraan itu.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »