Jembatan Roboh, Pengendara Motor Tewas

12:00
Rabu, 29 Februari 2012, 11.55 WIB

Banten-Jembatan Sentul yang menghubungkan Desa Kadu Bereum dan Desa Padarincang, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, roboh. Akibatnya, seorang warga yang sedang mengendarai sepeda motor terperosok dan tewas

Menurut keterangan Kapolsek Padarincang, Ajun Komisaris Polisi Deni Ramdhani, korban yang meninggal itu diketahui bernama Jumri (40) warga Kampung Pasar Sore, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang dan sudah dimakamkan oleh keluarganya.

“Jumri sehari-hari sebagai tukang ojek sedang membawa balok kayu dan berencana menuju Desa Padarincang. Namun, saat melintas di atas Jembatan Sungai roboh bersama sepeda motornya dengan kedalaman 10 meter. Korban tewas diduga akibat tertimpa reruntuhan jembatan yang roboh itu,” Jelas Deni.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab ambruknya jembatan itu. Jembatan tersebut terbuat dari beton semen dengan lebar dua meter, panjang 20 meter dengan tinggi 10 meter. Diduga jembatan yang dibangun 1990 konstruksinya sudah rapuh karena faktor usia tua.

Sementara itu, Camat Padarincang Kusnadi mengatakan, saat ini warga yang tinggal di dua desa tersebut terpaksa melintas Jembatan Citaman. Lokasi jembatan itu, kata dia, hanya berjarak sekitar 500 meter dari jembatan yang roboh.

"Kami menutup jembatan yang roboh itu dan warga tidak boleh melintasinya," katanya.

Kepala Bidang Bina Marga, Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Serang Hatib Nawawi mengatakan, pihaknya akan mengusulkan anggaran agar Jembatan Sentul yang roboh dibangun tahun 2012. Sebab, pembangunan jembatan yang menghubungkan antardesa, yakni Desa Kadu Bereum dengan Desa Padarincang dilakukan secara swadaya masyarakat.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »