Rabu, 29 February 2012, 14.58 WIB
Jayapura-Puluhan sopir dan kernet mobil tangki Pertamina yang mengangkut BBM, melakukan aksi unjuk rasa ke PT Pertamina Jayapura di Dok VIII Kodya Jayapura. Mereka menuntut kenaikan upah atau gaji mereka yang dibawa standar upah minimum regional Papua (UMP).
Sebelumnya, para demonstran juga melancarkan aksi serupa ke DPRD Kota Jayapura di Kotaraja, sekitar 30 km dari kantor PT Pertamina. Sehingga sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Sementara itu, Humas PT Pertamina Jayapura, Juni Adam, mengakui para sopir dan kernet itu bukan pekerja Pertamina karena sebetulnya mereka itu bekerja di perusahaan yang menjadi rekanan Pertamina.
“Namun, kami akan menfasilitasi dengan menyampaikan keluhan dari para sopir dan kernet ke perusahaan tempat mereka bekerja, karena itu bukan wewenang dari Pertamina,” ujar Adam.
Ketika ditanya apakah aksi para supir berdampak pada pengiriman BBM ke SPBU, Adam mengakui, aksi demo dan mogok yang dilakukan para supir dan kenek itu memang membawa dampak terhadap pengiriman BBM ke SPBU yang ada di kota Jayapura dan sekitarnya.
"Mudah mudahan setelah aksi demo selesai mereka lakukan, mereka langsung kembali bekerja sehingga pelayanan tetap dapat dilakukan," harapnya.