Cirebon - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, memprogramkan “Cirebon Terang”. Namun, terwujudnya program tersebut sangat membutuhkan bantuan dari pihak swasta, yakni BJB, PLN, Indocement, Pertamina dan PLTU Cirebon.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, H A Sukma Nugraha, bahwa program tersebut merupakan program penerangan untuk jalan umum. “Kami mengundang perusahaan besar yang ada di Cirebon untuk kepeduliannya membantu perekonomian warga Kabupaten Cirebon, melalui pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU),” ujarnya.
“Namun, pihak kami menerima bantuan dari Bank Jabar Banten (PJB) Cirebon, PJU yang sudah dipasang baru 10 titik, yakni di Desa Kubang dan Desa Wanasaba Kidul, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Bantuan tersebut berbentuk barang,” tandas A Sukma.
Menurut Sukma, program tersebut dicanangkan Dishub untuk mengurangi beban APBD. Pasalnya, anggaran dari APBD sangat minim dari target pemasangan PJU se Kabupaten Cirebon yang baru terpasang 8200 ribu titik, dari target pemasangan 16.500 ribu titik. Sedangkan, anggaran dari APBD untuk PJU sebesar Rp 400 juta/tahun dan tahun 2011 sekitar Rp 300 juta.
“Kami harapkan kepedulian para pengusaha untuk memasang PJU di sekitar perusahaan atau desa-desa terdekat, demi meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar dan umumnya warga Kabupaten Cirebon,” tegasnya.
Sementara, MS Ernedin, Kasi PJU Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengatakan, bahwa program pemasangan PJU yang dilakukan perusahaan besar di Cirebon untuk membantu daerah-daerah yang dianggap rawan. Pasalnya, Cirebon identik kecelakaan.
“Peningkatan PJU setelah dibantuh perusahaan lain, sangat membantu program pemerintah dan meringankan anggaran yang diterima Dishub per tahun. Menyinggung tentang kerusakan PJU per tahun 15% hingga 20%. Sedangkan, anggaran yang diterima sangat minim. Untuk tahun 2011 sebesar Rp 300 juta dan tahun 2012 sebesar Rp 400 juta.
“Kami merasa bangga dengan terpasangnya PJU tersebut, yang mana penerangan jalan sangat membantu warga masyarakat yang hendak berpergian, memang daerah Kubang dan Wanasaba Kidul sebelum dipasang PJU daerah tersebut sangat rawan kecelakaan dan kriminalitas,” jelas Sarnika, warga Desa Kubang, Kecamatan Talun