Pembebasan JLS Jatim Ditargetkan Tuntas Tahun Ini

14:53
Rabu, 29 February 2012, 14.55 WIB

Jatim-Seluruh proses pembebasan lahan di Jalur Lintas Selatan (JLS) wilayah Jawa Timur di Trenggalek ditargetkan akan tuntas pada tahun 2012 ini, atau sebelum memasuki tahun 2013. Hal tersebut berdasarkan keterangan dari Bupati Trenggalek, Mulyadi Wr.

"Yang belum tuntas kan hanya tinggal sedikit di wilayah Munjungan, totalnya sekitar lima kilometer meliputi Desa Craken, Munjungan, dan Desa Tawing," kata Bupati Trenggalek Mulyadi Wr, Rabu.

Sementara, dana ganti rugi dari APBD tahun 2012 sebesar Rp5 miliar telah disiapkan untuk pembebasan lahan. Upaya penuntasan lahan JLS itu sendiri sebelumnya memang sempat terkendala oleh minimnya anggaran yang dimiliki serta terjadinya tarik-ulur di masyarakat, terkait jalur yang akan dilalui proyek nasional tersebut.

"Kami yakin dengan anggaran yang telah tersedia, semua akan tuntas tahun ini. Kemudian terkait tarik-ulur jalur, kami sudah menyepakati untuk memilih jalur B karena lebih efisien," tambah Mulyadi.

Ia juga mengklaim telah menyelesaikan sejumlah ruas jalan yang melalui kawasan milik perhutani, dengan proses ganti-rugi serta pengalihan lahan. Diharapkan terselesaikannya pembebasan lahan di wilayah Trenggalek, proses pembangunan jalan bisa segera dituntaskan.

"Kalau Presiden menargetkan tahun 2014 sudah tersambung antara Pacitan-Malang. Tapi bagi Trenggalek, cukup di empat wilayah yakni Munjungan, Panggul, Watulimo dan Popoh, namun saya mengusulkan minimal Prigi-Popoh harus tembus dulu, kalau ini terwujud luar biasa manfaatnya," ujarnya.

Karena selama ini hubungan ekonomi antarwilayah itu sulit dilakukan, bahkan untuk Trenggalek-Tulungagung yang melalui Popoh sama sekali tidak terjalin. Hal itu terjadi karena selama ini akses jalan yang menghubungkan wilayah pesisir tersebut cukup jauh dan kondisinya tidak memungkinkan dilalui kendaraan, sehingga masyarakat tidak bisa dengan leluasa untuk mengakses.

"Padahal, potensi di wilayah pesisir selatan cukup banyak, mulai dari perikanan sampai perkebunan," imbuhnya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »