Imbauan ‘Awas Tabrak Belakang’ di Tol Cipularang

10:29
Purwakarta-Seringnya peristiwa kecelakaan lalulintas yang terjadi di Tol Cipularang tak jarang lebih disebabkan oleh sang pengemudi yang lalai dan tidak bisa menjaga jarak. Dari penyidikan polisi, tabrakan lebih sering terjadi akibat tabrakan belakang.

Untuk mengantisipasi kecelakaan yang kerap terjadi itu, Satlantas Polres Purwakarta memasang spanduk imbauan ‘awas tabrak belakang’ di atas sejumlah jembatan Ruas Tol Cipularang wilayah Purwakarta. Imbauan ini untuk mengingatkan pengemudi melintasi Tol Cipularang agar menjaga jarak dengan kendaraan yang berada didepannya.

“Hampir 90 persen kasus kecelakaan di Tol Cipularang ini akibat tabrak belakang. Pemasangan spanduk imbauan ini diharapkan pengemudi selalu waspada dengan memerhatikan jarak kendaraan yang berada didepannya,” ujar Kapolres Purwakarta AKBP Bahtiar UP didampingi Kasatlantas AKP Agus Wahyudin.

AKP Agus menambahkan, berdasarkan hasil analisa penanganan kasus kecelakaan di Tol Cipularang diketahui penyebabnya akibat sopir mengantuk dan kelelahan sehingga kerap terjadi kecelakaan tabrak belakang.

” Kondisi kendaraan baik. Penyebab tabrak belakang ini akibat mengantuk,” jelas Agus.

Dari catatan yang ada, sering kali truk yang sarat muatan melaju lambat terutama saat di tanjakan. Bersamaan itu mobil kecil atau truk yang tidak membawa muatan terlalu berat melaju kencang. Karena tidak bisa menjaga jarak apalagi ruas tol tersebut gelap pada malam hari, maka seringkali terjadi tabrakan dari belakang.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »