Kediri - Angga Kirna Waluyo (25)
meregang nyawa setelah diterjang kereta api Rapih Doho di perlintasan
kereta tanpa palang pintu di Desa Janti, Kecamatan Papar, Kabupaten
Kediri, tepatnya di timur SMA Negeri 1 Papar pada Rabu (21/03/2012)
sekitar pukul 07.00 WIB. Jenazah pria asal Desa Jambangan, Kecamatan itu
hancur tak beraturan.
Polisi mengevakuasi korban. Saat ini, jenazahnya berada di dalam Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri.
Saat dibawa ke
rumah sakit, korban telah meninggal dunia. Kondisinya mengenaskan dengan
kepala paling parah
Kejadian bermula saat itu korban
berangkat kerja ke Tulungagung, di sebuah perusahaan percetakan. Ketika
melintasi rel kereta api tanpa palang pintu dari barat ke timur diduga
tidak sadar ada kereta api Rapih Doho jurusan Surabaya-Malang melaju
dari utara keselatan.
Akibatnya, korban yang menaiki sepeda motor
Honda Beat dengan nopol AG 3973 FI langsung diterjang kereta api.
Tubuhnya terlindas bersama sepeda motornya dan terseret hingga beberapa
meter. Seketika, korban tewas mengenaskan.
Kejadian itu menarik
perhatian masyarakat. warga melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek
Papar. Selanjutnya, petugas mengevakuasi jenasahnya untuk dibawa ke
rumah sakit.
Beberapa keluarga korban yang datang ke RS
Bhayangkara tampak shok. Mereka meratap sambil menangis di depan kamar
jenazah. Ayah korban terlibat terpukul dan terus menangis meraung-raung.