Karawang-Kondisi jalan yang menghubungkan antar-kecamatan di Kabupaten Karawang mengalami rusak parah mencapai sekitar 60 persen. Kerusakan jalan ini pun membuat transportasi ke sentra-sentra ekonomi pedesaan menjadi tersendat.
Titik-titik kerusakan di antaranya terdapat di jalur Kecamatan Karawang Barat, Karawang Timur, Majalaya, Telagasari, Lemah Abang, Cilamaya Wetan, Cilamaya Kulon, Tempuran, serta Rawamerta.
Ironisnya, lalu lintas di jalur ini merupakan pusat aktifitas masyarakat sekitarnya yang selalu mengalami kepadatan. Dan melihat kondisi tersebut, ratusan warga Kabupaten Karawang demo mendesak Bupati Karawang, Ade Swara, segera memperbaiki jalan rusak.
“Kerusakan sudah sangat parah. Warga sudah seringkali meminta Pemkab Karawang memperbaiki, namun tidak pernah ditanggapi,” ujar salah satu warga yang tak ingin disebutkan namanya.
Desakan perbaikan jalan itu, di antaranya pada lokasi Jalan Badami-Loji yang merupakan jalur penghubung tiga kecamatan (Telukjambe Barat, Pangkalan, dan Tegalwaru). Selain itu, jalur sepanjang 30 km ini diperparah karena dilalui truk raksasa pengangkut material dan hasil industri dari Pangkalan dan Tegalwaru. Akibatnya, pengendara harus rela antre melewati jalan untuk menghindari lubang yang membahayakan.
Selain itu, kondisi jalan akan semakin parah setelah hujan turun. Lubang jalan seperti kolam tergenang air bercampur lumpur membuat jalan menjadi licin. Jalan berlubang pun hampir terjadi di setiap titik. Lubang ada yang mencapai kedalaman 30 cm dengan lebar dua meter dan panjang mencapai lima meter.