Jalur Pantura Karawang: Ceceran Tanah Merah Membahayakan

10:36
 
KARAWANG  – Kondisi jalan berlumpur dan licin akibat ceceran tanah merah terjadi di jalan Pantura Karawang dari mulai jembatan Tamelang Desa Purwasari Kecamatan Purwasari sampai Pancawati Kecamatan Klari sepanjang lima sekitar kilometer. Situasi ini rawan kecelakaan apabila turun hujan.

Selain membahayakan saat hujan, juga apabila kemarau, di mana debu tanah merah menebal di sepanjang kiri dan kanan jalan ke arah Karawang. Debu tanah merah tersebut, mencemari lingkungan dan pemukiman setempat.

Truk raksasa pengangkut tanah merah ini bila keluar dari lokasi galian tanah merah di bantaran Kali Irigasi Tamelang, dua sampai tiga truk beriringan menuju jalan raya Pantura Purwasari, Karawang. Walaupun bagian atas muatan tanah merah, sudah ditutup terpal, tetapi penutupnya itu asal-asalan sehingga banyak yang tercecer dari muatannya bahkan tanah merah itu berasal dari ban truk itu sendiri, yang keluar dari lokasi galian tanah merah dengan keadaan sudah penuh dengan tanah merah.

Petugas Lalu Lintas Polres Karawang, mengungkapkan, beberapa waktu lalu pihaknya sudah menertibkan sopir truk tanah supaya rapih menutupi muatannya itu agar tidak tercecer. Tetapi belakangan ini mereka sudah melanggar lagi. “Kami siap menertibkan lagi, bila sudah ada perintah dari komandan,” ujarnya.

Selain jalan dari Tamelang Kec. Purwasari sampai Pancawati Kec. Klari, yang kotor dengan tanah merah, kondisi saat ini jalan di wilayah ini mulai dari Pancawati sampai Dawuan Cikampek, banyak jalan yang berlobang sehingga membahayakan keselamatan jiwa terutama pengendara sepeda motor.
Jalan yang paling rusak berada di dekat Jembatan Tamelang, dari arah Karawang menuju Cikampek, kondisi jalan di lokasi ini, selain sering banjir juga jalannya banyak berlubang. Beberapa pengendara celaka karena motor yang dikemudikannya terperosok ke lobang di tempat ini.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »